Allah memanggil/memilih kita untuk jadi pekerja-pekerjaNya.

Matius 9:37-38: Banyak tuaian yang membutuhkan pekerja-pekerja (Allah membutuhkan pelayan-pelayan yang sungguh-sungguh).

Lakukan pelayanan jangan lihat upah tapi harus fokus pada Allah, maka upah itu akan otomatis datang menghampiri kita.

Yohanes 6:26: Lakukan pelayanan bukan untuk makan / minum tapi untuk kehidupan kekal.

Yohanes 15:16-17: Bukan kita yang mau melayani, tapi karena Allah yang memilih kita untuk melayani.

Ayat 16: Bukan kamu yang memilih Aku, tetapi Akulah yang memilih kami. Dan Aku telah menetapkan kamu supaya kamu pergi dan menghasilkan buah dan buahmu itu tetap supaya apa yang kamu minta kepada Bapa dalam namaKu diberikanNya kepadamu.

Matius 19:30 = Matius 20:16
Ayat 30: Tetapi banyak orang yang terdahulu akan menjadi yang terakhir dan yang terakhir akan menjadi yang terdahulu.

Ayat 16: Demikianlah orang yang terakhir akan menjadi yang terdahulu dan yang terdahulu akan menjadi yang terakhir.

Matius 19:16-26: Orang kaya yang tidak mau melayani karena fokus pada kekayaannya.

Ayat 22: Ketika orang muda itu mendengar perkataan itu pergilah ia dengan sedih sebab banyak hartanya.

Ayat 23: Yesus berkata kepada murid-muridNya : "Aku berkata kepadamu, sesungguhNya sukar sekali bagi seorang kaya untuk masuk ke dalam Kerajaan Sorga."

Matius 19:27-28: Berkat bagi orang yang melayani / fokus pada Allah.

Ayat 28: Kata Yesus kepada mereka : "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya pada waktu penciptaan kembali, apabila Anak Manusia bersemayam di takhta kemuliaanNya, kamu, yang telah mengikut Aku, akan duduk juga di atas dua belas takhta untuk menghakimi kedua belas suku Israel.

Matius 20:15: Allah berkuasa memberikan karunia untuk orang yang melakukan pelayanan / melengkapi pelayanan.

1 Korintus 10:10, Yakobus 3:15: Jangan iri hati dan jangan bersungut-sungut dalam pelayanan.

1 Korintus 15:58: Dalam persekutuan dengan Tuhan, giat selalu dalam pekerjaan Tuhan, maka jerih payah kita tidak akan sia-sia.

Amin.

Tuhan Yesus memberkati.


 

Tanggal          : 26 Januari 2014                              
Pembicara       : Bpk. Franky
Ayat Pokok     : Matius 20:1-16
Tema              : Fokus pada Allah

Efesus 4:11-16: Melalui pengetahuan yang benar kita menuju kedewasaan penuh untuk menerima tingkat pertumbuhan yang sesuai dengan kepenuhan Kristus, sehingga kita tidak diombang-ambingkan dalam rupa-rupa pengajaran dan penyesatan. Bertumbuh ke arah Kristus dalam segala hal.

Ayat 16 prosesnya melalui pengikatan menjadi 1, yaitu pelayanan. Bicara pelayanan yaitu ibadah + pelayanan dalam ibadah.

Menerima pertumbuhan berarti membangun dirinya dalam kasih, pertumbuhan bisa terjadi dengan apa yang disampaikan di atas mimbar dan jemaat mau membangun dirinya dengan 5 jawatan yang ada. Jemaat diajarkan, dibina untuk tidak terombang-ambing dalam rupa-rupa pengajaran, dan menghasilkan pertumbuhan jemaat, tidak pasif dan harus membangun dirinya.

1 Korintus 3:1-10: Masuknya hamba Tuhan yaitu Apolos. Siapa itu Apolos dan diapa itu Paulus ? Yang penting adalah pertumbuhannya.

Ayat 16-17: Bahwa kamu adalah bait Allah, sehingga hamba Tuhan harus membangun dirinya sendiri, begitu juga jemaat.

Kis 18:24-28: Seorang Apolos punya semangat tetapi hanya mengerti baptisan Yohanes yaitu pertobatan dalam Tabernakel, bicara tentang halaman/pekarangan.

Kis 19:1-8: Paulus menyampaikan tentang kerajaan Allah. Kerajaan Allah bicara tentang Roma 14:17: Kebenaran, damai sejahtera, sukacita oleh Roh Kudus. Bukan hanya sampai di jalan Tuhan tetapi harus mengalami kerajaan Allah (ruang kudus).

1 Kor 3:18-23: Mengapa jemaat harus mengerti kerajaan Allah, bahwa dalam menjalankan kegiatan atau aktivitas diperlukan hikmat, karena itu kehendak Allah yaitu membawa kita kepada hikmat Allah bicara tentang Roh Kudus, kerajaan Allah sehingga kita bisa menjalani hidup ini.

Dalam segala keberadaan dan memiliki kebebasan maka kita harus berjalan dengan memiliki Roh Kudus. Kristus akan membawa kita kepada Allah melakui gereja sempurna.

Yang Allah inginkan adalah kita memiliki Kristus dan Kristus memiliki kita dan Kristus akan membawa kita kepada Allah. Kristus yang diurapi yaitu hikmat dari Allah.

Jemaat harus bertumbuh: dari pekarangan --> ruang kudus --> maha kudus. Bukan mundur/turun: ruang kudus --> pekarangan. Itu yang Paulus katakan: susu yang mereka terima bukan makanan keras.

Amin.

Tuhan Yesus memberkati.


 

Tanggal          : 19 Januari 2014                              
Pembicara       : Bpk. Gembala
Ayat Pokok     : Efesus 4:11-16
Tema              : Pengetahuan Yang Benar

Tuhan adalah Sang Penjunan bagi kita dan kita bagaikan tanah liat yang sedang dibentukNya.

Ada proses yang harus kita (tanah liat) lalui sampai akhirnya menjadi bejana yang indah di pemandangan Tuhan (Sang Penjunan). Di tangan penjunan yang hebat, sejelek apapun bongkahan tanah liat, Ia bisa menjadikannya bejana yang sangat indah dan yang tak terpikirkan oleh orang lain. Namun semuanya itu tentu harus melalui suatu proses dan tanah liat itu mau untuk dibentuk.

Ada kalanya hidup kita seperti tanah liat yang ditekan, dipukul dan dibanting, dipotong, dikikis dalam proses pembentukan. Kita mengalami hal-hal yang tidak enak namun akhir dari semuanya itu untuk membuat kita berubah menjadi lebih baik.

Yang harus kita ingat adalah bahwa ketika tanah liat ditekan, tangan sang penjunan itu tetap melekat pada tanah liat. Begitupun dalam proses pembentukan, tangan Tuhan tidak pernah meninggalkan kita sendiri.

Walaupun ada saatnya memerlukan alat untuk mengikis bejana tanah liat, tapi alat itu dipegang oleh tangan penjunan. Dialah yang mengontrol seberapa dalam bejana itu dikikis. Begitupun terkadang kita diproses dengan alat serupa, entah melalui situasi, lingkungan atau orang-orang di sekitar kita. Namun percayalah bahwa Allah sendiri tetap mengawasi dan Dia tahu, seberapa lama dan seberapa dalam bejana hidup kita itu harus dikikis. Tuhan tetap yang memegang kendali.

Tuhan adalah Sang Penjunan yang selalu mempunyai tujuan yang indah bagi bejana bentukanNya. Banyak tokoh dalam Alkitab yang diproses dan dibentuk bagaikan tanah liat menjadi bejana yang indah, misalnya Daud, Musa dan Abraham.

Mereka itu semuanya manusia biasa, sama seperti kita. Berarti kita juga bisa. Ingat, kualitas Sang Penjunan, Tuhan kita, mampu membawa dan membentuk kita menjadi bejana yang indah di pemandanganNya.

Yang penting juga kita mau menyerahkan hidup kita sepenuhnya untuk dibentuk olehNya, seperti yang tertulis dalam Yesaya 64:8

"Tetapi sekarang, ya Tuhan, Engkaulah Bapa kami. Kamilah tanah liat dan Engkaulah yang membentuk kami, dan kami sekalian adalah buatan tanganMu".

Amin.

Tuhan Yesus memberkati.


 

Tanggal          : 12 Januari 2014                              
Pembicara       : Bpk. Howard S. Giam
Ayat Pokok     : Yeremia 18:1-6
Tema              : Penjunan dan Tanah Liat

1 Tawarikh 29:10-14: Daud berkata yang dicari manusia adalah semua yang ada dalam dunia ini yang adalah milik Tuhan. Dia penguasa langit dan bumi, Dia pencipta langit dan bumi. Engkau Allah adalah kepala apabila kita menjadikan Dia kepala, maka apa yang ada dalam diri Allah menjadi bagian hidup kita yaitu kejayaan, kemasyuran, kemakmuran.

Ayat 12&14: Dalam tangan Tuhan ada kekuatan, kejayaan, ada kuasa, yaitu kuasa untuk membesarkan dan mengokohkan.

1 Tawarikh 28:9-10: Kenallah Allahnya ayahmu. Bicara bahwa kita harus mengajarkan hal ini kepada anak-anak kita.

1 Tawarikh 29:25-26: Tuhan membuat Salomo luar biasa. Allah mengangkat dia, mengaruniakan kehormatan bagi dia.

1 Raja 11:1-3, 9-11: Tangan Tuhan mampu memberikan kejayaan, namun kita harus ingat bahwa Tuhan yang sama tersebut sanggup untuk mengambil apa yang sudah diberikan kepada kita. Jalani hidup, kenallah Allah kita.

Amsal 3:16: Umur panjang di tangan kananMu, kekayaan dan kehormatan ada di tangan kiri.

Ayat 1-2: Sejahtera akan ditambahkan kepadamu.

Ayat 3: Kasih dan setia jangan meninggalkan engkau. Kalungkanlah itu pada lehermu.

Ayat 4: Maka kasih dan pengharapan akan kita dapat dalam pandangan Allah serta manusia. Peliharalah kasih dan setia itu. Di tangan Tuhan ada yang kita butuhkan dalam kehidupan kita. Bagaimana caranya ?

Ayat 1 dan 3 sehingga ayat 2 dan 4 menjadi bagian kita.

Ayat 9 dan 10: Muliakanlah Tuhan dengan hartamu dan dengan hasil pertama dari segala penghasilanmu, maka lumbung-lumbungmu akan diisi penuh sampai melimpah-limpah, dan bejana pemerahanmu akan meluap dengan air buah anggurnya.

Yesaya 41:18-20: Ada tangan Tuhan yang membuat jalan bagi kita, akan menciptakan, menjadikan hal-hal yang baru bagi kita.

Yesaya 43:18: Tangan Tuhan akan menciptakan yang tidak mungkin menjadi mungkin.

Amin.

Tuhan Yesus memberkati.


 

Tanggal          : 5 Januari 2014                              
Pembicara       : Bpk. Gembala
Ayat Pokok     : 1 Tawarikh 29:10-14
Tema              : Pengetahuan Yang Benar