Pada saat Hizkia mendapatkan berita yang menakutkan, ia mengambil tindakan datang pada Tuhan dan berdoa.

Saat kita menghadapi hal-hal negatif / permasalahan, kita harus datang pada Tuhan untuk berdoa.

Kita perlu berdoa, karena dengan berdoa kita mendapatkan jalan keluar untuk mengatasi masalah yang kita hadapi. Jika kita melakukan hal-hal positif, maka hasilnya akan positif.

Dengan berdoa kita akan mendapatkan ketenangan dan kekuatan yang lebih besar menghadapi masalah hidup.

Raja Hizkia menangis, tapi karena ia rendah hati (karena datang dengan hati yang hancur, Allah tidak memandang hina).

Jawaban Tuhan adalah hak preogatif Allah. Hizkia sembuh karena berdoa.

Yakobus 4:3 --> Berdoa, tapi tidak menerima jawaban karena hanya menginginkan hawa nafsu sendiri.

1 Samuel 17:45 --> Berdoa agar untuk memuliakan nama Tuhan.

Yakobus 1:6 --> Berdoa dengan bimbang, maka kita tidak akan menerima kuasa doa.

Hal-hal yang menghambat kita menerima kuasa doa:

Salah berdoa karena untuk hawa nafsu diri sendiri dan bukan untuk kemuliaan Tuhan (Yakobus 4:3)
Bimbang dalam berdoa (Yakobus 1:6)
Dosa yang memisahkan kita dengan Allah (Yesaya 59:1)
Yesaya 59:1 --> Allah tidak mendengar / menjawab doa kita karena dosa-dosa kita.

Ayub 2:42 --> Tidak ada rencana Allah yang gagal.

Doa Hizkia dijawab karena dia hidup dengan benar.

Yesaya 38:20 --> Nazar Hizkia pada Allah

Yesaya 38:18 --> Berdoa dengan ucapan syukur

Amin.

Tuhan Yesus memberkati.



Tanggal          : 26 Oktober 2014                               
Pembicara       : Bpk. Yossy Avianto
Ayat Pokok     : 2 Raja-raja 20:1-6

Yohanes 10:10, yang dicuri adalah kelimpahan.

Wahyu 3:7-13, Filadelfia bicara tentang kasih persaudaraan. Dalam menjalankan kasih persaudaraan itu ada tantangan yang dihadapi. Kondisi tersebut tidak berbeda dengan kondisi jemaat di akhir zaman.

Jemaat yang ke-6, surat yang ke-6 kepada jemaat. 6 bicara tentang angka manusia, bicara hari di mana manusia ditempatkan, manusia diciptakan.

Daging semakin turun, Roh semakin naik. Bagaimana kita menjalani kekristenan kita ? Apakah menurut daging atau menurut Roh ?

Ayat 8: Aku telah membuka pintu bagimu, pintu kerajaan Allah, pintu pelayanan, pintu Rohani. Manfaatkan kesempatan yang baik ini karena Tuhan sudah membukakan pintu kerohanian ini.

Ayat 9, ada tantangan karena mengaku jemaah, mengikuti firman Tuhan. Tetapi apa yang dikatakan adalah dusta.

Wahyu 2:8-10, jemaah Smirna mengalami tantangan secara fisik. Jemaat Filadelfia yang rindu untuk melayani, melakukan yang rohani, mengalami tantangan di dalam doktrin. Pencuri datang atau masuk dalam firman dan Roh Kudus.

Kita harus lebih teliti apa yang kita dengar supaya kita-kita jangan dibawa arus (Ibrani 2:1-4).

Yohanes 8:37-47, mengaku pengikut Allah tetapi sebenarnya adalah dusta, menolak Yesus.

Yohanes 13:1-2, Yesus sedang makan dengan murid-muridNya, ada Iblis yang membisikkan kepada Yudas.

Kisah Rasul 5:1-5, hati Ananias dikuasai iblis. Bagaimana kita agar tidak dimasuki suara-suara yang bertentangan dengan Firman Allah ? Bahwa kita harus mengerti bahasa Alkitab.

Berjalan saat ini ada 2 kekuatan:

Allah dengan Firman dan Roh
Pencuri Firman dan Roh
Galatia 2:9, sebagai soko guru Yakobus, Kefas dan Yohanes, mereka melayani orang-orang yang bersunat. Paulus dan Barnabas melayani orang-orang yang tidak bersunat atau orang Yunani. Untuk menjadi soko guru dibutuhkan:

Iman dengan perbuatan
Pengharapan yang teguh tidak tergoyahkan, tidak mudah mengikuti arus
Memiliki kasih Bapa
Wahyu 3:12, Allah menjanjikan kemenangan kepada barang siapa yang menjalani dengan hakiki. Miliki kasih persaudaraan yang dijalankan dengan iman dan perbuatan.

Kisah Rasul 2:41-47, Ada kasih persaudaraan pada jemaat mula-mula. Memecah roti berbicara tentang berbagi kasih.


Amin.

Tuhan Yesus memberkati.



Tanggal          : 19 Oktober 2014                               
Pembicara       : Bpk. Gembala
Ayat Pokok     : Yohanes 10:10

Yohanes 10:10 --> Mencuri (hidup), membunuh (jiwa / pikiran), membinasakan (roh). Yesus : memberi hidup --> kelimpahan.

Tujuan iblis --> kebinasaan roh. Tujuan Yesus --> memberi hidup dalam segala kelimpahan (hidup yang menghasilkan kelimpahan). Hidup berkelimpahan itu yang dicuri iblis.

Bagaimana hidup supaya berkelimpahan.

Filipi 2:1-5 --> sehati, sepikir, seia, sekata

Dalam keluarga bila kehidupan kekristenannya sehati, sepikir, maka akan mendapatkan kelimpahan dalam hidupnya.

Iblis tahu bila orang Kristen / keluarga anak Tuhan sehati sepikir akan berkelimpahan. Maka iblis berusahan untuk mencurinya.

Matius 16:13-20 --> Simon Petrus, Yesus = sehati, sepikir, seia, sekata. Saat ini banyak orang Kristen. Saat ini banyak orang Kristen sibuk melayani, aktif hanya secara lahiriah. Sehingga hidupnya tidak berkelimpahan. Simon Petrus dapat sepikir, sehati dengan Yesus adalah dari Bapa / Yesus.

Matius 18:18-20 --> Apa yang kita ikat di dunia ini, akan terikat juga di surga. Keluarga dapat menikmati kelimpahan bila kita mengikatnya. Tritunggal Allah --> Bapa = Kasih, Yesus = Firman, Mesias = Kristus = Roh Kudus.

Matius 18:18-20 --> 2 atau 3 orang berkumpul, sehati --> sepakat. Tuhan hadir dan menjawab permintaan (doa).

Lukas 15:11-12 --> Perpecahan orang tua dan anak karena warisan.

Kejadian 27:41 --> Perpecahan dalam persaudaraan = harta, warisan (Esau menaruh dendam pada Yakub karena harta).

Kejadian 26:34-35 --> Perpecahan antara orang tua dan anak, karena pernikahan yang tidak seiman.

Kejadian 27:46 --> Menghancurkan hati orang tua.

Kejadian 28:6-9 --> Esau menyadari kesalahannya, ia mengambil Mahalat. Ia berpikir bahwa Mahalat juga adalah anak Abraham. Tidak seimbang --> Daging dan Perjanjian. Mahalat --> anak Abrahan tapi dari Ismael.

Mazmur 133:1-3 --> Alangkah baik dan indah apabila saudara-saudara diam bersama dengan rukun.

1 Korintus 1:10-13 --> Tanpa seia sekata akan melahirkan perpecahan.

1 Petrus 3:8-12 --> Seia sekata melahirkan berkat --> menerima berkat --> kehidupan. Hari-hari baik menjaga lidah dan bibir.

Amin.

Tuhan Yesus memberkati.



Tanggal          : 12 Oktober 2014                               
Pembicara       : Bpk. Gembala
Ayat Pokok     : Yohanes 10:10

Yohanes 10:10 --> Pencuri datang hanya untuk mencuri dan membunuh dan membinasakan; Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup, dan mempunyainya dalam segala kelimpahan.

Pencuri yang dimaksud adalah iblis. Yang dicuri --> Hidup, dibunuh --> Jiwa, dibinasakan --> roh. Yesus memberi Hidup, hidup yang dicuri dari orang Kristen.

1. Amsal 23:29-35,

Ay. 29. Siapa mengaduh? Siapa mengeluh? Siapa bertengkar? Siapa berkeluh kesah? Siapa mendapat cidera tanpa sebab? Siapa merah matanya?
Ay. 30. Yakni mereka yang duduk dengan anggur sampai jauh malam, mereka yang datang mengecap anggur campuran.

Contoh orang yang tidak ada kehidupan.

Yesaya 5:11,22, orang-orang yang celaka, tidak ada kehidupan, menuju pada kebinasaan.

2. Yohanes 10:10, yang dicuri adalah kelimpahan.

Yohanes 12:1-6, dalam kehidupan, kita juga menjadi bendahara-bendahara Tuhan, tetapi seringkali kita bersikap seperti Yudas (seorang pencuri, mengambil uang yang disimpan dalam kas).

1 Tawarikh 29:1-9, persembahan dengan sukarela. Hukum ekonomi Tuhan : semakin memberi maka semakin diberkati, semakin berhemat maka semakin berkekurangan.

Imamat 26:3-5, menghasilkan buah karena melakukan perintah Tuhan.

Amos 9:11-15, Tuhan akan memulihkan umat-Ku Israel. Untuk memiliki pohon pribadi maka kita harus menabur.

Markus 11:15, Kenapa orang tidak menabur? Karena banyak orang Kristen memakai pola: jual -beli = untung - rugi. Menganggap rugi kalau menabur, sehingga tidak mengalami berkat yang berkesinambungan.

Amin.

Tuhan Yesus memberkati.



Tanggal          : 5 Oktober 2014                               
Pembicara       : Bpk. Gembala
Ayat Pokok     : Yohanes 10:10