1 Kor 13:1-2, semuanya tidak berarti jika tidak memiliki kasih.

Ada 4 kasih: eros, fileo, storge dan agape. Yang terbesar adalah kasih agape. Bicara tentang pertumbuhan, karunia roh tetapi tanpa kasih maka semuanya tidak akan berguna.

Ibrani 6:1-6, karunia Roh masih dapat murtad jika tidak disertai kasih. Kasih agape adalah kasih yang tidak memiliki kepentingan.

Lukas 8:9-15, ada 4 tanah hati. Tanah hati ke-3 dalam pertumbuhan selanjutnya terhimpit oleh kekuatiran, kekayaan dan kenikmatan hidup.

Lukas 15:11-14, kasih anak bungsu hanya sampai tanah hati ke-3. Kasih yang dimiliki mempunyai kepentingan sehingga dia mencapai tanah hati yang ke-4. Mari tingkatkan kasih kita pada Tuhan. Jangan gampang menjual hak kesulungan.

Lukas 15:31, anak sulung tidak mendapatkan apa yang dipunyai Bapa. Pelayanannya atau kasihnya hanya sampai tanah hati ke-3. Anak sulung berhitung-hitung dalam pelayanannya. Bapa berkata: "Apa yang Bapa punya adalah kita punya. Seharusnya ia memiliki kasih yang dimiliki Bapa (Agape).

Melalui karya Roh Kudus, kita mewarisi semua kekayaan Allah.

Milikilah kasih supaya Roh Kudus yang mampukan kita mengerti akan pribadi Allah. Hal ini juga yang pernah ditanyakan Yesus kepada Petrus karena Dia ingin kita memiliki kasih yang sempurna dan tulus / kasih agape.

Allah kita adalah sama dari masa penciptaan sampai kehidupan kekal. Tuhan ingin kita menjadi seperti Yusuf, tidak ada hitung-hitungan dengan Tuhan.

Amin.

Tuhan Yesus memberkati.


 

Tanggal          : 16 Februari 2014                              
Pembicara       : Bpk. Gembala
Ayat Pokok     : 1 Korintus 13:1-2
Tema              : Pengetahuan yang Benar

Lukas 16:10-12, setia dalam perkara kecil dan harta yang sesungguhnya akan menjadi bagian kita.

Galatia 4:1-9, harus ada kesetiaan dan menuju pada kedewasaan.

Yang berhak menerima warisan adalah anak. Bapa memberikan makanannya, apalagi statusnya sebagai anak, tidak perlu diminta. Setiap orang Kristen mempunyai hak untuk dipelihara. Bapa menyambut anaknya dan diberikan jubahnya. Hal ini bicara tentang pemulihan.

Yang dipuluhkan adalah status sebagai anak. Anak bungsu ini murtad karena belum akil balik, tidak setia dalam perkara kecil dan tidak benar dalam perkara besar.

Saat ini kita hanya baru menerima hak yaitu kesuksesan dan diberkati, maka jangan bermain-main dengan murtad. Haknya adalah pemeliharaan, berkat-berkat yang kita terima.

Lukas 8:9-15, ada 4 tanah hati. Anak bungsu menerima berkat tetapi untuk mencapai tanah hati yang ke-4 gagal, murtad dan akhirnya kembali bertobat. Statusnya dipulihkan, tetapi haknya untuk menerima perkara besar dan harta sesungguhnya tertutup. Harta sesungguhnya yaitu berkat dua kali ganda.

Lukas 15:25-32, Dalam hal pelayanan, tidak berhenti sampai di kita secara pribadi, tetapi harus menghasilkan generasi pelayan-pelayan berikutnya.

1 Korintus 2:9 dan 2 Korintus 8:9, banyak pelayan yang memiliki hati seperti anak sulung. Anak sulung ini tidak menerima apa yang menjadi milik Bapa.

Yang bisa menghambat kita masuk dalam masa 3 1/2 tahun yaitu hak atau berkat kesulungan.

Ibrani 6:6, yang murtad tidak akan dipulihkan kembali.

Amin.

Tuhan Yesus memberkati.


 

Tanggal          : 9 Februari 2014                              
Pembicara       : Bpk. Gembala
Ayat Pokok     : Lukas 16:10-12
Tema              : Pengetahuan yang Benar

Galatia 4:9-11: Paulus saat di penjara, dia kuatir karena dia mendengar adanya aliran / ajaran Yudaisme yang membuat orang-orang Galatia kembali ke halaman (meninggalkan hukum Kasih Karunia, kembali ke Hukum Taurat). Paulus kuatir kalau pengajarannya menjadi sia-sia.

Galatia 4:1-8: Jemaat di Galatia sesungguhnya sudah mengenal tentang Kasih Karunia.

Bila kita tidak menerima siraman Firman Allah yang tetap dan benar, maka kita bisa berubah.

Apolos mengajarkan pertobatan, Paulus mengajarkan tentang Kerajaan Allah (kebenaran sukacita oleh Roh Kudus), bukan soal makan minum.

Kita adalah ahli waris / anak-anak Abraham bukan lagi menjadi hamba. (Kita sudah masuk dalam Kasih Karunia dan jangan masuk lagi ke Hukum Taurat).

1 Timotius 4:7: Jauhilah tahayul / dongeng tapi latihlah dirimu beribadah.

1 Timotius 4:1-6: Sebagai seorang pelayan Kristus yang terdidik dalam soal-soal pokok iman.

Ibrani 2:1-4: Kita harus lebih teliti memperhatikan apa yang kita dengar supaya kita tidak hanyut dibawa arus. Ajaran Yudaisme membawa kita orang percaya kembali kepada korban, gereja diakhir jaman juga harus hati-hati dengan pengajaran yang membawa kita kepada korban.

Ibrani 10:26-29: Jika kita tidak hati-hati, kita dapat kembali berbuat dosa (korban) dan kita membangkitkan kembali murka Allah, karena kita menginjak-injak Anak Allah, menajiskan darah perjanjian dan menghina Roh Kudus karunia.

Matius 7:15-23: Jangan sampai Yesus berkata: Enyahlah dari padaKu, aku tidak pernah mengenal kamu.

Amin.

Tuhan Yesus memberkati.


 

Tanggal          : 2 Februari 2014                              
Pembicara       : Bpk. Gembala
Ayat Pokok     : Galatia 3:13-14
Tema              : Pengetahuan yang Benar