Tanggal : 31 Des 2017
Pembicara : Bpk. Yohanes Kuntjoro
Ayat Pokok : Yoh 3:16

Tahun 2017 akan segera kita lalui. Siapapun kita, tidak luput dari kesalahan. Begitu pula siapapun kita, tidak luput dari orang lain yang berbuat salah kepada kita.

(Yoh 3:16) Allah memberikan kehidupan melalui pengampunan. (Mat 1:1-16) Kita bisa melihat berbagai karakter dari silsilah Yesus. Banyak diantaranya pernah melakukan kesalahan dan dosa yang memalukan. Hanya Yesus yang tidak berdosa. Sebesar apapun dosa manusia, Yesus sanggup mengampuni dan menyucikan dosa kita. Kasih Allah menyelamatkan manusia melalui pengampunan.

Tanggal : 25 Des 2017
Pembicara : Bpk. Peter Sie
Ayat Pokok : Efesus 1:9

Ketidak percayaan Adam membuatnya berbuat dosa. Allah memiliki rencana untuk memulihkan keadaan manusia. Allah menginginkan manusia tidak binasa dan diselamatkan

Natal adalah kerelaan Allah mengorbankan AnakNya yang tunggal untuk menyelamatkan manusia. Dia rela AnakNya harus lahir di kandang domba. Allah yang berkuasa dan menciptakan segala sesuatu, rela berkorban bagi manusia yang berdosa karena pilihannya sendiri. Betapa besarnya kasih Allah bagi kita.

Tanggal : 24 Des 2017
Pembicara : Bpk. Yossy Avianto
Ayat Pokok : Matius 2:1-12

Ada dua type manusia :
  1. Manusia yang diubah keadaan
  2. Manusia yang mengubah keadaan
Manusia yang diubah keadaan, sangat terpengaruh oleh kondisi di sekelilingnya. Namun manusia yang mengubah keadaan, tidak mudah terpengaruh oleh kondisi di sekitarnya.

Tanggal : 17 Des 2017
Pembicara : Bpk. Ev. Yeremia Kristanto
Ayat Pokok : Efesus 4:3

Kita semua senang diberkati. Namun berkat membutuhkan kesatuan. Definisi kesatuan ditinjau dari sifatnya, adalah bagian yang terikat bersama dalam struktur yang pasti. Kesatuan juga berarti tidak terbagi. Kesatuan memiliki kesamaan kata yaitu kesepakatan, kebersamaan, kerukunan.

Komunitas seperti kumpulan jemaat tidak mudah disatukan, butuh proses yang panjang. Namun kesatuan sangat penting. (Efe 4:3) Kesatuan sebenarnya sudah ada, namun harus selalu kita pelihara.

Kesatuan merupakan jantung di dalam gereja, organ vital yang harus terpelihara dengan baik agar tetap sehat. Ketika gereja tidak memiliki kesatuan, perbedaan kecil saja dapat menyebabkan perpecahan. Karena itu rasul Paulus meminta kepada jemaat di Efesus untuk selalu menjaga kesatuan. Pada masa itu, jemaat di Efesus sulit disatukan karena:

  1. Jemaat Efesus memiliki perbedaan latar belakang budaya
  2. Adanya persoalan imoralitas
Tanggal : 10 Des 2017
Pembicara : Bpk. Timotius Liong
Ayat Pokok : Dan 6:1-11

(Dan 6:1-11) Daniel dianugerahkan karunia Roh Tuhan yang luar biasa karena ia selalu setia beribadah kepada Tuhan. Daniel dapat mengartikan mimpi bahkan menceritakan mimpi sebelum yang mengalami mimpi itu sendiri menceritakannya. Keberhasilannya menyebabkan banyak orang iri hati dan merancangkan hal yang jahat.

Saat kita mengalami keberhasilan, baik dalam kehidupan sehari-hari maupun dalam pelayanan, akan banyak pihak yang iri hati dan berniat menjatuhkan kita.

Ketika Daniel mengetahui rancangan yang dibuat untuk menjatuhkannya, Daniel tetap setia beribadah kepada Tuhan, walaupun ia tahu hal itu membahayakan nyawanya. Dia datang kepada Tuhan dan tidak mengandalkan orang lain. Di tengah-tengah kesibukannya, Daniel tetap setia berdoa dan menyembah Tuhan tiga kali sehari. Daniel tidak protes kepada Tuhan dan tetap mengendalikan diri dan datang kepada Tuhan.

Saat kita menghadapi masalah yang berat, tetaplah datang kepada Tuhan dengan setia.

Tanggal : 3 Des 2017
Pembicara : Bpk. Gembala
Ayat Pokok : Lukas 17:31

(Mat 20:16) Yang terakhir menjadi yang terdahulu, yang terdahulu menjadi yang terakhir. Hal ini dapat terjadi karena orang kristen mencari Kerajaan Allah dengan tanda-tanda lahiriah (Luk 17:20-21).

(Luk 17:22) Akan datang waktunya kamu ingin melihat satu dari hari-hari Anak Manusia namun kamu tidak akan melihatNya. Satu dari hari-hari Anak Manusia ⇒ Kerajaan Allah

(Yes 2:1) Pada hari-hari terakhir, Gunung Rumah Tuhan berdiri teguh dan menjulang tinggi di atas bukit. Segala bangsa akan datang berduyun-duyun untuk mencari pengajaran Firman Allah. Gereja dimuliakan dalam Firman Tuhan dan Roh Kudus. Tetapi orang-orang yang mencari tanda-tanda lahiriah dan tidak memiliki Kerajaan Allah tidak akan dimuliakan sehingga bangsa-bangsa tidak datang meminta pengajaran, sebab gereja lahiriah tidak memiliki Firman Tuhan dan Roh Kudus.