Wahyu 2:1-5 --> Jemaat di Efesus meninggalkan kasih mereka yang mula-mula. Kasih agape yang belum sempurna, masih bisa turun.

Matius 5:43-48 --> Keharusan bagi orang Kristen untuk mencapai kesempurnaan.

Apa kendala, sehingga orang Kristen sulit mencapai kesempurnaan?

1. Kasih Agape --> bukan kasih yang membenci musuh.
2. Kasih Agape --> bukan mengasihi orang yang telah memiliki kasih Agape yang selevel.
3. Kasihilah musuhmu dan berdoalah bagi yang menganiaya kamu.

Wahyu 2:5 --> Betapa dalamnya engkau telah jatuh. Tuhan akan mengambil Kaki Dian (Roh Kudus) dari tempatnya. Jika Roh Kudus diambil, maka kehidupan Kristen kita tidak akan berfungsi. Gereja tidak bisa menjadi berkat untuk menjadi terang.

Wahyu 2:8 --> Jemaat di Smirna --> Terlihat miskin tapi kaya rohani. Karena takut menderita, maka jemaat Smirna meninggalkan kekayaan rohani.

Mereka sudah hampir sempurna, tapi meluncur ke halaman.

Wahyu 2:12-16 --> Terjadi perkawinan antara kebenaran dan ketidakbenaran di Pergamus, sehingga terjadi area abu2. Firman Tuhan yang didengar kepentingan. Tanpa kebenaran ornag Kristen sulit mempertahankan kebenaran yang dimiliki. Semakin sering kita mendengar ajaran palsu, maka kehidupan kita akan penuh dengan ajaran palsu.

Wahyu 2:18-22 --> Setiap orang Kristen yang diizinkan mengajar, sehingga tidak ada lagi standar jebenaran Firman Allah yang benar. Akibatnya mimbar diperjualbelikan untuk hal-hal yang bukan rohani. Jika kita tidak bertobat, maka kesusahan besar akan menjadi bagian kita. Kita harus masuk kembali ke ruang kudus.

Wahyu 3:1-5 --> Proses menuju kehancuran dan kematian rohani. Pekerjaanmu tidak kudapati sempurna. Efesus 5:14-19 --> Bangunlah dari tidur, bertindaklah bijak, jangan bodoh.

Wahyu 3:7-10 --> Pelayanan yang mati suri tidak peka. Yang penting ibadah jalan, pintu yang dibuka tidak dipergunakan dengan maksimal. Jika kita kembali, maka kita akan naik. Kasih persaudaraan akan terjadi. Pemulihan akan terjadi.

Wahyu 3:14-17 --> Kekristenan suam2 kuku. Tuhan ingin kita panas, biarlah rohmu menyala-nyala.

Wahyu 3:18-19 --> Bertobatlah. Belilah dari Tuhan, emas yang murni (Firman Kristus), Kebenaran dan Minyak untuk melumas matamu.

Amin.

Tuhan Yesus memberkati.



Tanggal          : 6 Desember 2015                              
Pembicara       : Bpk. Gembala
Ayat Pokok     : Wahyu 2:1-5


Ibadah Umum, 10 Juni 2018

Tanggal : 10 Juni 2018
Pembicara : Bpk. Gembala
Ayat Pokok : Amsal 3:1-2
Tema : Sejahtera


(Amsal 3:1-2) Panjang umur dan lanjut usia serta sejahtera akan ditambahkan kepada kita bila kita tidak melupakan ajaran Tuhan dan memelihara perintah Tuhan. Kata sejahtera dalam bahasa Ibrani tertulis Shalowm, dalam bahasa Inggris diartikan sebagai Completeness, Welfare, Health, Prosperity. Saat kita hidup sejahtera, kita akan menikmati keselamatan, kesehatan, kekayaan dan kelengkapan.

Kekayaan akan kita peroleh ketika kita memuliakan Tuhan dengan harta kita, dan dengan penghasilan pertama dari segala usaha kita (Amsal 3:9-10,16). Kesehatan akan menjadi bagian kita ketika kita hidup takut akan Tuhan dan menjauhi kejahatan (Amsal 3:8).

Read more ...

Ibadah Umum, 3 Juni 2018

Tanggal : 3 Juni 2018
Pembicara : Bpk. Gembala
Ayat Pokok : Matius 3:7-12


(Matius 3:7-12) Ketika Yohanes Pembaptis membaptis di sungai Yordan, ia berbicara kepada orang Farisi dan orang Saduki. Mereka adalah orang-orang yang sangat mengenal Taurat, namun tidak berbuah dalam kehidupan nyata. Yohanes berkata kapak dan alat penampi telah tersedia untuk mereka.

Apa yang disampaikan Yohanes Pembaptis, sama dengan yang disampaikan Yesus (Yohanes 15:1-6). Yesus berkata barangsiapa yang tidak tinggal di dalam Dia, akan menjadi kering, lalu dibuang dan dicampakkan ke dalam api.

Yesus juga memperingatkan kita untuk berhati-hati terhadap nabi-nabi palsu. Mereka terlihat seperti domba, padahal mereka adalah serigala yang buas. Kita dapat melihat dan mengenal mereka dari buahnya. (Matius 7:15-23)

Read more ...

Ibadah Pelprip, 24 Mei 2018

Tanggal : 24 Mei 2018
Pembicara : Bpk. Timotius Liong
Ayat Pokok : 2 Petrus 1:7
Tema : Phileo - Kasih antara Saudara Seiman

Dalam alkitab terjemahan King James Version, kasih antara saudara seiman menggunakan kata Brotherly Kindness. Sedangkan dalam bahasa Yunani menggunakan kata Philadelphian atau Phileo.

Ada empat jenis kasih dalam bahasa Yunani :
  1. Storge : Kasih antara orang tua - anak ( ada pertalian darah )
  2. Eros : Kasih antara pria dan wanita , ada unsur erotis
  3. Phileo : Kasih antara sesama manusia ( tidak ada hubungan darah )
  4. Agape : Kasih tanpa pamrih
Dalam Alkitab ditemukan kasih Phileo dan Agape

Kasih terhadap saudara-saudara / Phileo dapat didefinisikan menjadi kesalehan yang diimplementasikan kepada saudara seiman kita sebagai sesama manusia.. Ada rasa persaudaraan diantara sesama kita. Point pentingnya adalah bagaimana kasih phileo ini dapat kita terapkan, karena ini adalah salah satu langkah yang harus ditambahkan kepada iman kita. Pada akhirnya kita harus menambahkan kepada iman kita dengan kasih Agape.

Read more ...

INFORMASI IBADAH RUTIN

KOMSEL DOA

  • Senin, 18 Juni 2018 DILIBURKAN
  • Rabu, 20 Juni 2018 DILIBURKAN
  • Kamis, 21 Juni 2018 DILIBURKAN

IBADAH KAUM WANITA

  • Selasa, 19 Juni 2018 DILIBURKAN
DOA PUASA
  • Selasa,19 Juni 2018 DILIBURKAN
IBADAH RAYON
  • Jumat,, 22 Juni 2018 DILIBURKAN

NB : Untuk Alamat Lengkap Bisa dilihat di Warta Jemaat / Hubungi Sekretariat Gereja

 

 
INFORMASI TAMBAHAN

PELAYANAN SOSIAL

 

Menerima Pakaian Layak Pakai untuk disalurkan kepada yang membutuhkan. Pakaian dikumpulkan di Sekretariat. Tuhan Memberkati.