Mazmur 84:6-8 --> Manusia sering manaruh kebahagiaannya dalam aset/harta dan uang yang mereka miliki, tapi Tuhan berkata: “Berbahagialah engkau yang kuat dalam Tuhan”.

Yesaya 51:11 --> Orang-orang yang dibebaskan akan masuk ke Sion.

Ay. 6 --> Berbahagialah yang berhasrat mengada-kan ziarah (kerinduan untuk bersekutu dengan Tuhan). Tidak akan ada kebahagiaan, jika kita tahu tentang berziarah, tapi kita tidak berziarah /bersekutu dengan Tuhan.

Seringkali manusia hidup saja dalam menjalankan hidupnya karena kebiasaan.

Ay. 7 --> Walaupun kita melintasi lemah baka, maka Tuhan akan membuatnya menjadi mata air.

Kalau kita berhasil melewati lembah baka, maka Tuhan akan membuat tempat lembah baka itu menjadi mata air.

Yohanes 4:13-14 --> Air yang Tuhan berikan kepada kita akan menjadi mata air yang terus-menerus memancar sampai kepada hidup yang kekal.

Kelimpahan --> Apa yang kita butuhkan dicukupi Tuhan.

Ay. 8 --> Berjalan semakin lama, semakin kuat.

Mazmur 84:13 --> Berbahagialah manusia yang percaya kepada Tuhan.

Memasuki tahun 2016, janganlah kita mengandalkan kekuatan diri sendiri. Karena Yeremia mengatakan terkutuklah orang yang mengandalkan kekuatan diri sendiri.

Dengan saling mendukung antara sesama tubuh Kristus yang tersusun rapi, maka kekuatan itu akan nyata dan kita akan sanggup menjalani sepanjang tahun 2016.

Amin.

Tuhan Yesus memberkati.



Tanggal          : 27 Desember 2015                              
Pembicara       : Bpk. Peter Sie
Ayat Pokok     : Mazmur 84:6-8


Ibadah Umum, 2 Desember 2018

Tanggal : 2 Desember 2018
Pembicara :Bpk. Gembala
Ayat Pokok : Yohanes 21:1-13

(Markus 4:1) Tuhan Yesus berbicara dengan orang banyak di tepi danau. Demikian banyaknya orang, membuat Yesus harus berbicara dari atas perahu di tepi pantai.

(Lukas 5:1-11) Di tepi pantai danau Genezaret Yesus mengajar orang banyak dari atas perahu. Orang banyak yang tidak mau beranjak dari pantai, dilambangkan dalam pelajaran Tabernakel sebagai mereka yang tinggal di pelataran, yaitu mereka yang akan masuk aniaya besar di zaman antikris (Wahyu 12:17-18). Mereka adalah orang-orang kebanyakan, bagian dari sekumpulan besar orang yang gagal masuk gereja sempurna.

Read more ...

Ibadah Umum, 25 November 2018

Tanggal : 25 November 2018
Pembicara :Pdm. Bondan Abraham
Ayat Pokok : Kejadian 6:8-22

1. Nuh
(Kejadian 6:8-22) Nuh mendapat kasih karunia dari Tuhan karena Nuh hidup benar dan tidak bercela di hadapan Tuhan. Ia hidup intim dengan Tuhan.

Pada masa Nuh, ia hidup ditengah-tengah dunia yang rusak dan penuh dengan kekerasan. Di tengah kondisi seperti itu, tentunya banyak godaan dan masalah yang dihadapi Nuh untuk tetap hidup benar di hadapan Tuhan.

Read more ...

Ibadah Pelprip, 22 November 2018

Tanggal : 22 November 2018
Pembicara : Pdm. Bondan Abraham
Ayat Pokok : Ibrani 12:12-17

Didikan dan ajaran Allah terasa terlalu berat bagi sebagian orang. Dalam menjalani pertandingan iman, kita tidak harus menjalaninya sendiri. Kita harus saling mendukung antar sesama anak Tuhan. Kita berjalan bersama saling menguatkan tangan yang lemah dan lutut yang goyah.

Komsel dan wadah-wadah diadakan dengan tujuan agar kita dapat saling menguatkan antara sesama anak Tuhan. Dalam perlombaan iman, kita tidak akan kuat berjalan sendiri. Dalam kelompok kecil, kita juga saling menajamkan dan saling mengasah (Amsal 27:17). Kita juga bertekun dalam pengajaran firman Tuhan untuk saling menguatkan, saling mendukung, mengingatkan / menegur (Kisah 2:41-42,46, Ibrani 10:24-25)

Read more ...

INFORMASI IBADAH RUTIN

KOMSEL DOA

  • Senin, 10 Des 2018 di rumah ibu Loan, Villa Melati Mas
  • Rabu, 12 Des 2018 di lobby Gereja
  • Kamis, 13 Des 2018 DILIBURKAN

NATAL KAUM WANITA

  • Selasa, 11 Des 2018 pukul 16:00 di Gereja
DOA PUASA
  • Selasa, 11 Des 2018 DILIBURKAN
IBADAH RAYON
  • Jumat,, 14 Des 2018 DILIBURKAN

NB : Untuk Alamat Lengkap Bisa dilihat di Warta Jemaat / Hubungi Sekretariat Gereja

 

 
INFORMASI TAMBAHAN

PELAYANAN SOSIAL

 

Menerima Pakaian Layak Pakai untuk disalurkan kepada yang membutuhkan. Pakaian dikumpulkan di Sekretariat. Tuhan Memberkati.