Filipi 3:13-14 --> Rasul Paulus mengajarkan kita untuk melupakan apa yang dibelakang kita. Dan mengarahkan apa yang di depan kita. Di dunia ini kita harus ada target juga. Janji Tuhan akan ada gereja yang sempurna, bukan isapan jempol, tapi sesuatu yang pasti, ya dan amin. Tujuan kita adalah sorga yang kekal.

Pertolongan Tuhan itu pasti --> Tuhan punya cara sendiri untuk menolong kita. Jangan kita membatasi cara Tuhan menolong kita.

Contoh 1: 2 Raja2 7 --> Ada bala kelaparan.
Ay. 3, Empat orang kusta pada saat bala kelaparan memutuskan mengambil resiko menyeberang ke kemah tentara Aram untuk mendapatkan makanan. Pertolongan Tuhan sesuai kebutuhan kita, bukan sesuai keinginan kita. Jika kita tahu bahwa kita butuh Roh Kudus, maka Tuhan akan memberikan Roh Kudus kepada kita.

Ay. 6, Tuhan memperdengarkan langkah orang kusta tersebut seperti bunyi kereta, bunyi kuda, dan bunyi tentara yang besar sehingga tentara Aram melarikan diri. Lalu orang kusta bisa memakan apa yang tersedia di perkemahan tersebut.

Contoh 2: 2 Tawarikh 20:2 --> Raja Yosafat takut pada saat mendengar ancaman kepadanya. Lalu Yosafat datang dan minta pertolongan kepada Tuhan dan berpuasa.

Takut itu manusiawi, tapi kita tidak boleh tenggelam dengan ketakutan kita. Kita harus mencari Tuhan. Kita perlu kuatkan kepercayaan kita kepada Tuhan. Iman itu akan mati jika tidak ada action.

Ay. 12, Yosafat mengaku tidak punya daya menghadapi laskar yang besar yang akan datang menyerangnya. Tapi dia tahu apa yang harus dilakukan: Matanya tertuju kepada Tuhan (datang minta pertolongan kepada Tuhan).

Ay 15, Tuhan akan berperang ganti kita, tapi kita harus menghadapi masalah itu. Terus bekerja. Maju saja nanti Tuhan akan bekerja bagi kita.

Contoh 3: Markus 16:3 --> Beberapa perempuan yang datang ke kubur Yesus berkata: “Siapa yang akan menggulingkan batu itu bagi kita dari pintu kubur?” Sekalipun ada rintangan besar, kita perlu setia melayani, perlu jalan terus. Mereka maju terus, sehingga mendapatkan batu itu sudah digulingkan dan mereka mendapatkan bahwa Yesus telah bangkit. Seberapa berani kita percaya kepada Tuhan, seberani itu juga Tuhan akan menolong kita.

Contoh 4: Lukas 17:13-14 --> Seringkali kelihatannya Tuhan memberikan perintah yang bertentangan dengan aturan-aturan Firman Allah. Tapi Tuhan bertanggung jawab atas firman-Nya. Tugas kita hanya mengikuti Firman Allah saja.

Seperti orang kusta yang diperintahkan Yesus datang kepada Imam dalam keadaan masih sakit kusta. Ini sesuatu yang bertentangan dengan norma-norma yang berlaku saat itu. Orang kusta tidak boleh datang menemui imam. Tuhan tahu lebih jauh dari apa yang menusia ketahui. Orang kusta itu datang menemui imam sesuai perintah Yesus, di tengah perjalanan kustanya sembuh. Dengan kesembuhan ini, terbukti Tuhan bertanggung jawab atas firman-Nya dan Dia tidak mencelakakan umat-Nya yang mengikuti perintah-Nya. Amin.

Tuhan Yesus memberkati.



Tanggal          : 31 Jan 2016                              
Pembicara       : Pdt. Lidya Kairupan
Ayat Pokok     : Filipi 3:13-14


Ibadah Umum, 8 Juli 2018

Tanggal : 8 Julii 2018
Pembicara : Bpk. Gembala
Ayat Pokok :Mazmur 139:6

Dalam Mazmur 139:6, Daud mengatakan bahwa pengetahuan tentang Allah terlalu ajaib dan terlalu tinggi baginya.

Di zaman Abraham (2000 SM) hak kesulungan sudah ada, yang merupakan bayangan hak kesulungan bangsa Israel yang jatuh kepada bangsa-bangsa lain (Kejadian 25:29). Sebagaimana bangsa Israel yang menjual hak kesulungan itu dengan menyalibkan Yesus, di zaman sekarang juga banyak anak-anak Tuhan yang menjual hak kesulungan hanya demi hal-hal duniawi.

Read more ...

Ibadah Umum, 1 Juli 2018

Tanggal : 1 Julii 2018
Pembicara : Bpk. Gembala
Ayat Pokok :Keluaran 3:14

Allah mengatakan diriNya Aku adalah Aku (Keluaran 3:14). Aku adalah Aku berbicara tentang Kekekalan. Waktu tidak berlaku bagi Allah. Sebab Ia adalah Alfa dan Omega, yang awal dan yang akhir.

Allah juga Pribadi yang sempurna. Ketika diciptakan oleh Allah, Adam dapat menikmati kesempurnaan di dalam Allah. Namun ketika jatuh ke dalam dosa, hak manusia untuk menikmati kesempurnaan dicabut. Domba disiapkan pada waktu manusia jatuh ke dalam dosa dan disembelih pada hari / tanggal 14 (Kel 12:1-6).

Read more ...

Ibadah Pelprip, 24 Mei 2018

Tanggal : 24 Mei 2018
Pembicara : Bpk. Timotius Liong
Ayat Pokok : 2 Petrus 1:7
Tema : Phileo - Kasih antara Saudara Seiman

Dalam alkitab terjemahan King James Version, kasih antara saudara seiman menggunakan kata Brotherly Kindness. Sedangkan dalam bahasa Yunani menggunakan kata Philadelphian atau Phileo.

Ada empat jenis kasih dalam bahasa Yunani :
  1. Storge : Kasih antara orang tua - anak ( ada pertalian darah )
  2. Eros : Kasih antara pria dan wanita , ada unsur erotis
  3. Phileo : Kasih antara sesama manusia ( tidak ada hubungan darah )
  4. Agape : Kasih tanpa pamrih
Dalam Alkitab ditemukan kasih Phileo dan Agape

Kasih terhadap saudara-saudara / Phileo dapat didefinisikan menjadi kesalehan yang diimplementasikan kepada saudara seiman kita sebagai sesama manusia.. Ada rasa persaudaraan diantara sesama kita. Point pentingnya adalah bagaimana kasih phileo ini dapat kita terapkan, karena ini adalah salah satu langkah yang harus ditambahkan kepada iman kita. Pada akhirnya kita harus menambahkan kepada iman kita dengan kasih Agape.

Read more ...

INFORMASI IBADAH RUTIN

KOMSEL DOA

  • Senin,16 Juli 2018 di rumah ibu Endang A., Villa Melati Mas
  • Rabu, 18 Juli 2018 di rumah ibu Herlin, Gading Serpong
  • Kamis, 19 Juli 2018 di rumah ibu Dewi, Alam Sutera, dan di rumah ibu Agung, BSD

IBADAH KAUM WANITA

  • Selasa, 17 Juli 2018 di Gereja
DOA PUASA
  • Selasa, 17 Juli 2018 di Gereja
IBADAH RAYON
  • Jumat,, 20 Juli 2018 pukul 19:30 DILIBURKAN

NB : Untuk Alamat Lengkap Bisa dilihat di Warta Jemaat / Hubungi Sekretariat Gereja

 

 
INFORMASI TAMBAHAN

PELAYANAN SOSIAL

 

Menerima Pakaian Layak Pakai untuk disalurkan kepada yang membutuhkan. Pakaian dikumpulkan di Sekretariat. Tuhan Memberkati.