Filipi 3:13-14 --> Kebanggaan rasul Paulus pada masa lalu adalah sampah. Dia melupakan semua hal tersebut, untuk mengarahkan mata ke depan pada panggilan surgawi.

Kolose 3:1-4 --> Mencari perkara yang di atas, bukan yang dibumi untuk menerima kemuliaan surgawi.

Kejadian 19:24-26 --> Isteri Lot menoleh ke belakang (melihat perkara di bumi) sehingga menjadi tiang garam.

Matius 6:19-24 --> Di mana hartamu berada di situ hatimu berada. Jika mata rohani kita terang, maka kita akan melihat perkara yang di atas.

2 Raja-raja 7:1 --> Firman Allah datang pada saat kelaparan terjadi.

2 Raja-raja 6:24-25 --> Terjadi kelaparan hebat, mereka marah kepada hamba Tuhan (Elisa) dan marah kepada Tuhan

2 Raja-raja 7:2 --> Tetapi ajudan raja, menjawab abdi Allah, katanya: "Sekalipun TUHAN membuat tingkap-tingkap di langit, masakan hal itu mungkin terjadi?" Jawab abdi Allah: "Sesungguhnya, engkau akan melihatnya dengan matamu sendiri, tetapi tidak akan makan apa-apa dari padanya."

Yesaya 55:8-11 --> Firman Allah yang disampaikan tidak akan kembali dengan sia-sia. Ia akan melaksanakan apa yang Tuhan kehendaki. Benih Firman Allah disampaikan tapi bukan roti yang dimakan.

Ibrani 6:7-8 --> Kondisi orang Kristen/hamba Tuhan di sini sudah mendekati sempurna tapi masih bisa murtad (masuk dalam penganiayaan 3.5 tahun)

Kita perlu mengerjakan (lebih mementingkan) apa yang di atas dari pada di bumi.

2 Raja-raja 7:16-20 --> Menjadi ajudan raja tapi tidak menikmati apa-apa. Untuk segala perkara, kita perlu melihatnya dengan mata rohani, sehingga memerima pemulihan yang Tuhan lakukan (Kisah 3:21).

2 Tawarikh 20:12 --> Yosafat dikepung tapi, matanya tertuju kepada Tuhan, bukan tertuju kepada laskar besar yang akan menyerangnya.

Ay. 14, Ketika ada pernyertaan dari Yosafat, Tuhan langsung bekerja.

Markus 16:4 --> Ketika mereka melihat ke atas, batu itu sudah terguling (melihat ke atas, mujizat terjadi).

Yohanes 11:33-41 --> Marta, Maria dan orang Yahudi menangis karrena Lazarus mati. Mereka sering duduk di bawah kaki Yesus, tatapi Firman Allah tidak menjadi rema dalam hidup mereka. Karena mereka masih memikirkan hal-hal di bumi.

Mereka yang harus mengangkat batu itu, sehingga kuasa mujizat dapat terjadi. Kita perlu mengangkat batu-batu yang menghalangi pemulihan2 dalam hidup kita. Angkatlah batu itu, dan pemulihan2 akan terjadi. Tuhan tidak akan mengangkat batu itu, kita yang harus mengangkatnya. Sehingga kuasa Tuhan bekerja, Amin.

Tuhan Yesus memberkati.



Tanggal          : 7 Feb 2016                              
Pembicara       : Bpk. Gembala
Ayat Pokok     : Filipi 3:13-14


Ibadah Umum, 9 September 2018

Tanggal : 9 September 2018
Pembicara : Bpk. Gembala
Ayat Pokok :Kejadian 4:1-5

(Kejadian 4:1-5) Ada dua jenis korban yang dipersembahkan Kain & Habel. Korban dari Kain tidak diindahkan Tuhan, sedangkan korban dari Habel diindahkan Tuhan.

Korban yang Tidak Diindahkan Tuhan

1. Ibadah yang Tidak Berkenan (Yesaya 1:10-20)
Ibadah yang tidak berkenan di hadapan Tuhan adalah ibadah yang tidak berbuah, tidak mengubah kehidupan kita. Ibadah dan korban kita akan diterima bila kita bertobat dan mau mengubah kehidupan kita menjadi berkenan di hadapan Tuhan.

Read more ...

Ibadah Umum, 2 September 2018

Tanggal : 9 September 2018
Pembicara : Bpk. Gembala
Ayat Pokok :Matius 18:18

(Kejadian 4:1-5) Habel menjadi lambang dari korban, karena Allah tidak ingin kutukan itu terus berjalan. Habel membersembahkan korban yang diindahkan Tuhan, yaitu anak sulung dari ternaknya. Anak sulung berbicara tentang korban Yesus.

Yesus telah menerima kutuk dari dosa di atas kayu salib, sehingga kita telah bebas dari kutuk akibat dosa (Galatia 3:13-14). Ketika kita percaya kepada Yesus, kita dibebaskan dari segala kutuk. Dengan kematian Yesus, hukum kutuk telah diubahkanNya menjadi hukum berkat .

Read more ...

Ibadah Pelprip, 13 September 2018

Tanggal : 9 Agustus 2018
Pembicara : Bpk. Bondan Abraham
Ayat Pokok : Ibrani 11:30-40

Yosua taat mengikuti perintah Allah mengelilingi tembok Yerikho, sehingga tembok itu runtuh (Ibr 11:30). Setelah Yosua dan bangsa Israel menang pertempuran di Yerikho dan Ai, mereka menjadi terlalu percaya diri, sehingga mereka mengambil keputusan sendiri tanpa bertanya kepada Tuhan (Yosua 9:1-15).

Dalam kehidupan kita, seringkali iman kita terganggu oleh kepercayaan tinggi yang terlalu tinggi sehingga kita lupa mengikut-sertakan Tuhan dalam keputusan kita.

Read more ...

INFORMASI IBADAH RUTIN

KOMSEL DOA

  • Senin, 17 September 2018 di rumah ibu Yunita, Villa Melati Mas
  • Rabu, 19 September 2018 di rumah ibu Lydia, Gading Serpong
  • Kamis, 20 September 2018 di rumah ibu Henny, BSD, dan di rumah ibu Dewi, Alam Sutera

IBADAH KAUM WANITA

  • Selasa, 18 September 2018 di Gereja
DOA PUASA
  • Selasa, 18 September 2018 di Gereja
IBADAH RAYON
  • Jumat,, 21 September 2018 pukul 19:30 di rumah Kel. Eko Sumitro, Villa Melati Mas

NB : Untuk Alamat Lengkap Bisa dilihat di Warta Jemaat / Hubungi Sekretariat Gereja

 

 
INFORMASI TAMBAHAN

PELAYANAN SOSIAL

 

Menerima Pakaian Layak Pakai untuk disalurkan kepada yang membutuhkan. Pakaian dikumpulkan di Sekretariat. Tuhan Memberkati.