2 Raja-raja 2:9-10 --> Bagi kita yang hidup di akhir dari akhir zaman, tidak perlu meminta lagi Roh Kudus 2 kali ganda, karena Tuhan sudah menyediakan bagi kita. Hujan awa dan hujan akhir disediakan bagi kita, tapi kita harus ada kehausan untuk mendapatkannya.

2 Raja-raja 2:1-3 --> Elisa berteguh untuk mengikuti Elia ke Betel (rumah Allah). Beda dengan para nabi, yang hanya bangga saja dan tidak mau menyertai Elia, tidak ada Allah dalam hidup mereka. Tinggal di Betel tapi tidak terjadi El-Betel.

Lukas 15:11-14 --> Anak bungsu meninggalkan bapaknya dan menjual semua harta kekayaan yang diberikannya. Kita sering juga meninggalkan Tuhan dan menjual Firman, Roh Kudus dan Kasih yang diberikan kepada kita.

Ketika anak bungsu kembali, dia sudah kehilangan hak kesulungan. Anak yang sulung yang sehari-hari tinggal dengan Bapapun tidak mendapatkan Firman, Roh Kudus dan Kasih yang disediakan Bapa baginya.

I Kor 3:10-16 --> Kita adalah bait /allah, dan Allah diam di dalam kita.

2 Raja-raja 2:4-5 --> Rombongan nabi yang di Yerikho juga sama: hidup di Betel tapi tidak mengalami El-Betel.

Yosua 6:12-16 --> Imam dengan 7 Sangkakala mengelilingi kota Yerikho 7 kali pada hari ke-7.

Daniel 9:24 --> 1 x 7 masa yang dibutuhkan Gereja. ½ masa (3.5 tahun) telah dikerjakan oleh Yesus untuk menebus dosa, kefasikan dan kesalahan kita. ½ masa yang akan terjadi pada masa Antikris yang akan menggenapkan penglihatan dan nabi serta mengurapi yang maha kudus.

2 Raja-raja 2:6-8 --> Keluar 50 orang nabi dari Yerikho pergi bersama Elia. Tapi tidak ikut menyeberang sungai Yordan, mereka melihat saja dari jauh.

Ulangan 34:1-4 --> Musa hanya diperkenankan untuk melihat tanah Kanaan, tidak diizinkan untuk masuk ke tanah perjanjian, karena Musa pernah tidak menurut kepada Tuhan.

Ulangan 31:2 --> Musa tidak diperkenankan menyeberang sungai Yordan.

Kita ada di mana? Betel, Yerikho atau sungai Yordan? Jika kita hanya melihat dari jauh, maka berkat-berkat yang disediakan Allah (Firman, Roh Kudus dan Kasih) tidak akan menjadi bagian kita.

Kita perlu berubah, supaya kita dapat mengalami hujan awal dan hujan akhir itu. Amin.

Tuhan Yesus memberkati.



Tanggal          : 13 Maret 2016                              
Pembicara       : Bpk. Gembala
Ayat Pokok     : 2 Raja-raja 2:9-10


Ibadah Umum, 10 Juni 2018

Tanggal : 10 Juni 2018
Pembicara : Bpk. Gembala
Ayat Pokok : Amsal 3:1-2
Tema : Sejahtera


(Amsal 3:1-2) Panjang umur dan lanjut usia serta sejahtera akan ditambahkan kepada kita bila kita tidak melupakan ajaran Tuhan dan memelihara perintah Tuhan. Kata sejahtera dalam bahasa Ibrani tertulis Shalowm, dalam bahasa Inggris diartikan sebagai Completeness, Welfare, Health, Prosperity. Saat kita hidup sejahtera, kita akan menikmati keselamatan, kesehatan, kekayaan dan kelengkapan.

Kekayaan akan kita peroleh ketika kita memuliakan Tuhan dengan harta kita, dan dengan penghasilan pertama dari segala usaha kita (Amsal 3:9-10,16). Kesehatan akan menjadi bagian kita ketika kita hidup takut akan Tuhan dan menjauhi kejahatan (Amsal 3:8).

Read more ...

Ibadah Umum, 3 Juni 2018

Tanggal : 3 Juni 2018
Pembicara : Bpk. Gembala
Ayat Pokok : Matius 3:7-12


(Matius 3:7-12) Ketika Yohanes Pembaptis membaptis di sungai Yordan, ia berbicara kepada orang Farisi dan orang Saduki. Mereka adalah orang-orang yang sangat mengenal Taurat, namun tidak berbuah dalam kehidupan nyata. Yohanes berkata kapak dan alat penampi telah tersedia untuk mereka.

Apa yang disampaikan Yohanes Pembaptis, sama dengan yang disampaikan Yesus (Yohanes 15:1-6). Yesus berkata barangsiapa yang tidak tinggal di dalam Dia, akan menjadi kering, lalu dibuang dan dicampakkan ke dalam api.

Yesus juga memperingatkan kita untuk berhati-hati terhadap nabi-nabi palsu. Mereka terlihat seperti domba, padahal mereka adalah serigala yang buas. Kita dapat melihat dan mengenal mereka dari buahnya. (Matius 7:15-23)

Read more ...

Ibadah Pelprip, 24 Mei 2018

Tanggal : 24 Mei 2018
Pembicara : Bpk. Timotius Liong
Ayat Pokok : 2 Petrus 1:7
Tema : Phileo - Kasih antara Saudara Seiman

Dalam alkitab terjemahan King James Version, kasih antara saudara seiman menggunakan kata Brotherly Kindness. Sedangkan dalam bahasa Yunani menggunakan kata Philadelphian atau Phileo.

Ada empat jenis kasih dalam bahasa Yunani :
  1. Storge : Kasih antara orang tua - anak ( ada pertalian darah )
  2. Eros : Kasih antara pria dan wanita , ada unsur erotis
  3. Phileo : Kasih antara sesama manusia ( tidak ada hubungan darah )
  4. Agape : Kasih tanpa pamrih
Dalam Alkitab ditemukan kasih Phileo dan Agape

Kasih terhadap saudara-saudara / Phileo dapat didefinisikan menjadi kesalehan yang diimplementasikan kepada saudara seiman kita sebagai sesama manusia.. Ada rasa persaudaraan diantara sesama kita. Point pentingnya adalah bagaimana kasih phileo ini dapat kita terapkan, karena ini adalah salah satu langkah yang harus ditambahkan kepada iman kita. Pada akhirnya kita harus menambahkan kepada iman kita dengan kasih Agape.

Read more ...

INFORMASI IBADAH RUTIN

KOMSEL DOA

  • Senin, 18 Juni 2018 DILIBURKAN
  • Rabu, 20 Juni 2018 DILIBURKAN
  • Kamis, 21 Juni 2018 DILIBURKAN

IBADAH KAUM WANITA

  • Selasa, 19 Juni 2018 DILIBURKAN
DOA PUASA
  • Selasa,19 Juni 2018 DILIBURKAN
IBADAH RAYON
  • Jumat,, 22 Juni 2018 DILIBURKAN

NB : Untuk Alamat Lengkap Bisa dilihat di Warta Jemaat / Hubungi Sekretariat Gereja

 

 
INFORMASI TAMBAHAN

PELAYANAN SOSIAL

 

Menerima Pakaian Layak Pakai untuk disalurkan kepada yang membutuhkan. Pakaian dikumpulkan di Sekretariat. Tuhan Memberkati.