Yohanes 3:16 --> Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.

Karena dosa manusia, Yesus bersedia mati di kayu salib untuk menebus dosa manusia.

Matius 25:1-13 --> Pada akhir zaman, gereja akan disempurnakan, masuk ke dalam perjamuan kawin.

Ada 2 kelompok orang Kristen (gereja) dalam perjamuan kawin yang menunggu pengantin datang. Pengantin sangat lama datang, sehingga mereka tertidur.

Pada saat pengantin datang, kelompok yang bijaksana dan bodoh dibangunkan. Masalah terjadi di sini, yang bodoh kehabisan minyak, sehingga pelita mereka hampir padam dan mereka terpaksa harus pergi mencari minyak.

Pada saat yang beli minyak datang, pengantin berkata: Aku tidak mengenal engkau, enyahlah!

Tuhan sudah mengerjakan bagian-Nya, sekarang kita sebagai orang Kristen harus mengerjakan bagian kita. Kita yang harus menentukan mau menjadi Kristen yang bijaksana atau bodoh.

Ay 14: Apakah kita bertanggung jawab atas api dan minyak (Roh Kudus dan Firman), karena Roh Kudus dan Firman sudah disediakan untuk kita. Kita harus berjuang untuk meraih Roh Kudus dan tetap berjuang untuk hidup sesuai dengan Firman Allah yang sudah kita dengar.

Firman Allah dan Roh Kudus harus bekerja sama, Firman sebagai minyak yang akan membuat pelita (Roh Kudus) itu menyala terus.

Ay 31-36 --> Tuhan mengajar kita bahwa ada dua kelompok orang Kristen: Kelompok Domba dan Kambing. Domba suka hidup berkelompok dan suka makan rumput yang disediakan oleh gembalanya. Sedangkan kambing suka jalan-jalan dan makan apa saja yang ditemukannya.

Tuhan sudah melakukan bagian-Nya, apakah kita sudah bertanggung jawab atas bagian kita?

Tuhan Yesus memberkati.



Tanggal          : 20 Maret 2016                              
Pembicara       : Bpk. Yohanes Kuntjoro
Ayat Pokok     : Yohanes 3:16


Ibadah Umum, 10 Juni 2018

Tanggal : 10 Juni 2018
Pembicara : Bpk. Gembala
Ayat Pokok : Amsal 3:1-2
Tema : Sejahtera


(Amsal 3:1-2) Panjang umur dan lanjut usia serta sejahtera akan ditambahkan kepada kita bila kita tidak melupakan ajaran Tuhan dan memelihara perintah Tuhan. Kata sejahtera dalam bahasa Ibrani tertulis Shalowm, dalam bahasa Inggris diartikan sebagai Completeness, Welfare, Health, Prosperity. Saat kita hidup sejahtera, kita akan menikmati keselamatan, kesehatan, kekayaan dan kelengkapan.

Kekayaan akan kita peroleh ketika kita memuliakan Tuhan dengan harta kita, dan dengan penghasilan pertama dari segala usaha kita (Amsal 3:9-10,16). Kesehatan akan menjadi bagian kita ketika kita hidup takut akan Tuhan dan menjauhi kejahatan (Amsal 3:8).

Read more ...

Ibadah Umum, 3 Juni 2018

Tanggal : 3 Juni 2018
Pembicara : Bpk. Gembala
Ayat Pokok : Matius 3:7-12


(Matius 3:7-12) Ketika Yohanes Pembaptis membaptis di sungai Yordan, ia berbicara kepada orang Farisi dan orang Saduki. Mereka adalah orang-orang yang sangat mengenal Taurat, namun tidak berbuah dalam kehidupan nyata. Yohanes berkata kapak dan alat penampi telah tersedia untuk mereka.

Apa yang disampaikan Yohanes Pembaptis, sama dengan yang disampaikan Yesus (Yohanes 15:1-6). Yesus berkata barangsiapa yang tidak tinggal di dalam Dia, akan menjadi kering, lalu dibuang dan dicampakkan ke dalam api.

Yesus juga memperingatkan kita untuk berhati-hati terhadap nabi-nabi palsu. Mereka terlihat seperti domba, padahal mereka adalah serigala yang buas. Kita dapat melihat dan mengenal mereka dari buahnya. (Matius 7:15-23)

Read more ...

Ibadah Pelprip, 24 Mei 2018

Tanggal : 24 Mei 2018
Pembicara : Bpk. Timotius Liong
Ayat Pokok : 2 Petrus 1:7
Tema : Phileo - Kasih antara Saudara Seiman

Dalam alkitab terjemahan King James Version, kasih antara saudara seiman menggunakan kata Brotherly Kindness. Sedangkan dalam bahasa Yunani menggunakan kata Philadelphian atau Phileo.

Ada empat jenis kasih dalam bahasa Yunani :
  1. Storge : Kasih antara orang tua - anak ( ada pertalian darah )
  2. Eros : Kasih antara pria dan wanita , ada unsur erotis
  3. Phileo : Kasih antara sesama manusia ( tidak ada hubungan darah )
  4. Agape : Kasih tanpa pamrih
Dalam Alkitab ditemukan kasih Phileo dan Agape

Kasih terhadap saudara-saudara / Phileo dapat didefinisikan menjadi kesalehan yang diimplementasikan kepada saudara seiman kita sebagai sesama manusia.. Ada rasa persaudaraan diantara sesama kita. Point pentingnya adalah bagaimana kasih phileo ini dapat kita terapkan, karena ini adalah salah satu langkah yang harus ditambahkan kepada iman kita. Pada akhirnya kita harus menambahkan kepada iman kita dengan kasih Agape.

Read more ...

INFORMASI IBADAH RUTIN

KOMSEL DOA

  • Senin, 18 Juni 2018 DILIBURKAN
  • Rabu, 20 Juni 2018 DILIBURKAN
  • Kamis, 21 Juni 2018 DILIBURKAN

IBADAH KAUM WANITA

  • Selasa, 19 Juni 2018 DILIBURKAN
DOA PUASA
  • Selasa,19 Juni 2018 DILIBURKAN
IBADAH RAYON
  • Jumat,, 22 Juni 2018 DILIBURKAN

NB : Untuk Alamat Lengkap Bisa dilihat di Warta Jemaat / Hubungi Sekretariat Gereja

 

 
INFORMASI TAMBAHAN

PELAYANAN SOSIAL

 

Menerima Pakaian Layak Pakai untuk disalurkan kepada yang membutuhkan. Pakaian dikumpulkan di Sekretariat. Tuhan Memberkati.