Roma 8:31-39 --> Kita ini lebih dari pemenang, yang jadi persoalan apakah kita dapat mengalami kemenangan itu atau tidak, seringkali kita kalah pada kondisi yang ada.

Seringkali kita belum mengalami kemenangan, kita sudah berhenti melayani.

1. Mazmur 37:1-11
Kita hidup dalam kondisi bergumul dan melihat orang fasik yang melakukan kejahatan tapi badan mereka gemuk-gemuk seperti Tuhan membiarkan mereka.

Ay 3, Percayalah kepada Tuhan dan lakukanlah yang baik. Berdoalah di negeri dan berlakulah setia dan bergembiralah karena Tuhan, maka Ia akan memberikan kepadamu apa yang diinginkan hatimu.

Ay 5, Serahkanlah hidup kita kepada Tuhan dan percayalah kepada-Nya, maka Ia akan bertindak. Kita tidak menggunakan akal dan kepintaran kita tapi membiarkan Tuhan yang menuntun hidup kita.

Waktu dipersingkat, supaya orang pilihan Allah tetap diselamatkan.

Ay 11, Orang yang rendah hati akan mewarisi negeri dan bergembiralah karena kesejahteraan yang berlimpah-limpah.

Kesejahteraan (shalom) --> berlimpah-limpah belum kita alami karena kita belum berjalan seiring dengan Firman Tuhan.

2. Mazmur 107:4-7
Ay 6, Mereka berseru kepada Tuhan dalam kesesakan untuk ditunjukkan jalan, karena mereka adalah orang-orang yang setia dalam imannya.

Ay 1, Bersyukurlah kepada Tuhan sebab Ia baik. Bahwasanya untuk selama-lamanya kasih setia-Nya.

Ay 10, Ada ucapan syukur atas pertolongan dan pemulihan yang Tuhan kerjakan atas hidup kita.

Ay 17, Orang yang sakit karena kelakuan yang berdosa, mereka disiksa oleh kesalahan- kesalahan mereka. Jangan kita sakit karena dosa, bersyukurkan kepada Tuhan karena kasih setia-Nya, karena perbuatan-perbuatan-Nya yang ajaib.

Ay 22-30, Di tengah kehidupan yang nyaman datang gelombang dan badai menghantam hidup kita. Kita perlu berseru-seru kepada Tuhan dan intropeksi apakah ada kesalahan atau kelalaian kita. Tuhan sanggup membuat badai itu diam. Tuhan akan menuntun kita ke pelabuhan kesukaan kita. Di tengah badai, jangan kalah oleh badai tapi berseruh-serulah kepada Tuhan.

Ay 31, Biarlah kita selalu bersyukur kepada Tuhan, karena kasih setia-Nya.

Ay 33, Karena kejahatan dan dosa kita, Tuhan membuat tanah yang subur menjadi padang yang asin.

Ay 35, Orang-orang yang mau berbuah, manabur dan melayani. Mereka selalu diberkati dan bertambah-tambah.

Menabur semakin diberkati, menghemat semakin berkurang. "Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap kekuatanmu dan dengan segenap akal budimu, dan kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri." Amin.

Tuhan Yesus memberkati.



Tanggal          : 17 April 2016                              
Pembicara       : Bpk. Gembala
Ayat Pokok     : Roma 8:31-39


Ibadah Umum, 9 Desember 2018

Tanggal : 9 Desember 2018
Pembicara :Bpk. Gembala
Ayat Pokok : Matius 12:43-45

Kehidupan kekristenan kita tidak boleh stagnan. Petrus pernah mengalami kegagalan karena kecewa dalam hidupnya. Namun ketika ia mau bergerak dan mengikuti perintah Tuhan, ia diberkati dengan melimpah dan jalanya tidak koyak (Lukas 5:1-11, Yohanes 21:1-3).

Mengapa akhir-akhir ini banyak orang Kristen yang mudah kecewa ? (Matius 12:43-45) Banyak orang Kristen yang rohaninya bersih tersapu dan rapi teratur, namun kosong. Saat rohani kita kosong, kondisi kita akan memburuk lebih dari sebelumnya.

Read more ...

Ibadah Umum, 2 Desember 2018

Tanggal : 2 Desember 2018
Pembicara :Bpk. Gembala
Ayat Pokok : Yohanes 21:1-13

(Markus 4:1) Tuhan Yesus berbicara dengan orang banyak di tepi danau. Demikian banyaknya orang, membuat Yesus harus berbicara dari atas perahu di tepi pantai.

(Lukas 5:1-11) Di tepi pantai danau Genezaret Yesus mengajar orang banyak dari atas perahu. Orang banyak yang tidak mau beranjak dari pantai, dilambangkan dalam pelajaran Tabernakel sebagai mereka yang tinggal di pelataran, yaitu mereka yang akan masuk aniaya besar di zaman antikris (Wahyu 12:17-18). Mereka adalah orang-orang kebanyakan, bagian dari sekumpulan besar orang yang gagal masuk gereja sempurna.

Read more ...

Ibadah Pelprip, 22 November 2018

Tanggal : 22 November 2018
Pembicara : Pdm. Bondan Abraham
Ayat Pokok : Ibrani 12:12-17

Didikan dan ajaran Allah terasa terlalu berat bagi sebagian orang. Dalam menjalani pertandingan iman, kita tidak harus menjalaninya sendiri. Kita harus saling mendukung antar sesama anak Tuhan. Kita berjalan bersama saling menguatkan tangan yang lemah dan lutut yang goyah.

Komsel dan wadah-wadah diadakan dengan tujuan agar kita dapat saling menguatkan antara sesama anak Tuhan. Dalam perlombaan iman, kita tidak akan kuat berjalan sendiri. Dalam kelompok kecil, kita juga saling menajamkan dan saling mengasah (Amsal 27:17). Kita juga bertekun dalam pengajaran firman Tuhan untuk saling menguatkan, saling mendukung, mengingatkan / menegur (Kisah 2:41-42,46, Ibrani 10:24-25)

Read more ...

INFORMASI IBADAH RUTIN

KOMSEL DOA

  • Senin, 17 Des 2018 DILIBURKAN
  • Rabu, 19 Des 2018 DILIBURKAN
  • Kamis, 20 Des 2018 DILIBURKAN

IBADAH KAUM WANITA

  • Selasa, 18 Des 2018 DILIBURKAN
DOA PUASA
  • Selasa, 18 Des 2018 DILIBURKAN
IBADAH RAYON
  • Jumat,, 21 Des 2018 DILIBURKAN

NB : Untuk Alamat Lengkap Bisa dilihat di Warta Jemaat / Hubungi Sekretariat Gereja

 

 
INFORMASI TAMBAHAN

PELAYANAN SOSIAL

 

Menerima Pakaian Layak Pakai untuk disalurkan kepada yang membutuhkan. Pakaian dikumpulkan di Sekretariat. Tuhan Memberkati.