Roma 8:37 --> Oleh Dia yang telah mengasihi kita, kita lebih dari orang-orang yang menang.

Mazmur 107:23-31 --> Dalam keadaan tenang, terberkati, kita ini ada dalam tempat yang dalam (ada berkat, ada pemulihan).

Dalam keadaan tenang, datanglah ombak sampai mereka terhuyung-huyung seperti orang mabok dan kehilangan akal. Baik professional maupun pengusaha, langkah apa yang harus dilakukan?
1. Ayat 37, Berseru-serulah kepada Tuhan
2. Keluaran 2:23-25, Mereka (orang Israel) mengeluh karena perbudakan dan Allah memperhatikan mereka.
3. Markus 10:46-18, Ketika Yesus mendiamkan teriakan Bartimeus, dia semakin keras berseru kepada Yesus.

Yesus akan menjawab segala doa dan keinginan kita, jika iman kita tetap ada dan kita tetap dalam doa yang berseru-seru kepada Dia. Itulah yang dikatakan kita lebih dari pemenang.

Ay 49-52, Yesus ingin tahu kebutuhan kita secara spesifik. Kita harus sampaikan kebutuhan kita, maka Tuhan akan menjawabnya. Kita harus berdoa menurut iman kita, menurut kebutuhan kita walaupun Tuhan sudah mengetahui sebelum kita mendoakannya. Jika iman kita belum mencapai sesuai dengan kebutuhan kita, maka kita perlu tingkatkan iman kita dengan mendengarkan Firman Allah (iman datang dari pendengaran akan Firman).

Mazmur 145:18 --> Tuhan dekat kepada setiap orang yang berseru kepada-Nya dalam kesetiaan (kebenaran). Hidup menurut jalan-Nya Tuhan. Jika kita ingin Tuhan dekat kepada kita, Tuhan tolong kita, maka kita harus hidup dalam kebenaran.

Amsal 24:10 --> Jika engkau tawar hati pada masa kesesakan, kecillah kekuatanmu. Semuanya mulai kendor.

Ay 1-4, Kita seringkali mengandalkan kekuatan kita dalam menjalankan hidup ini.

Lukas 14:28-30 --> Tanpa hikmat seringkali kita salah bertindak karena tidak melibatkan Tuhan. Kalau kita tawar hati, kita tidak akan menjadi lebih dari pemenang.

Yosua 1:9 --> Jangan kecut dan tawar hati, karena Tuhan menyertai engkau ke manapun engkau pergi. Dengan melihat kenyataan yang dihadapi orang lain, kita sering menjadi kecut dan tawar hati. Jangan kita merasa tidak mampu, tapi bersama Tuhan kita akan melakukan perkara-perkara besar.

Yosua 14:6-8 --> Yosua tetap mengikuti Allahku dengan sepenuh hati.

Yesaya 35:3-4 --> Kita harus menjadi berkat bagi setiap orang yang tawar hati. Kita sendiri harus tidak tawar hati sebelum bisa menjadi berkat bagi orang lain.

Yesaya 40:27-31 --> Orang-orang yang menantikan Tuhan mendapatkan kekuatan baru. Dia seumpana burung rajawali yang terbang naik dengan kekuatan sayapnya (Roh Kudus). Amin

Tuhan Yesus memberkati.



Tanggal          : 1 Mei 2016                              
Pembicara       : Pdt. Kornelius Abraham
Ayat Pokok     : Roma 8:37


Ibadah Umum, 20 Mei 2018

Tanggal : 20 Mei 2018
Pembicara : Bpk. Gembala
Ayat Pokok : Kisah Para Rasul 2:1-4


Yohanes Pembaptis membaptis dengan air. Baptisan Yohanes Pembaptis merupakan baptisan pertobatan. Ia berkata bahwa setelahnya, akan ada fase selanjutnya yaitu baptisan Roh Kudus dan baptisan dengan api (Matius 3:7-12).

Peristiwa di atas loteng (Kis 2:1-4) merupakan kegenapan dari Lukas 24. Mereka penuh dengan Roh Kudus dan berbicara dengan bahasa-bahasa lain. Mereka menerima Dorea, langsung dipenuhkan dan menerima Karisma. Kalimat “pada hari-hari terakhir...” dalam Kis 2:17 menyatakan bahwa janji Tuhan juga berlaku untuk kita, menggenapi Yoel 2:27-28.

Read more ...

Ibadah Umum, 13 Mei 2018

Tanggal : 6 Mei 2018
Pembicara : Pdt. Bondan Abraham
Ayat Pokok : Kejadian 1:1-26
Tema : Terbentuk dan Penuh


Saat pertama diciptakan, bumi belum berbentuk dan kosong. Maka berfirmanlah Allah dan membentuk bumi. Allah menjadikan terang, cakrawala, memisahkan samudera dan daratan (Kej 1:1-26). Semuanya dibuat Tuhan sebagai proses untuk mencapai tujuannya menempatkan manusia di muka bumi.

Ketika Allah menempatkan kita dalam rahim ibu kita, Allah telah memiliki tujuan atas kehidupan kita (Yeremia 1:5). Namun saat kita dilahirkan, kita belum terbentuk dan kosong. Kita perlu terlebih dahulu dibentuk dan diisi, untuk menggenapi rencana Tuhan dan tujuannya atas hidup kita.

Read more ...

Ibadah Pelprip, 24 Mei 2018

Tanggal : 24 Mei 2018
Pembicara : Bpk. Timotius Liong
Ayat Pokok : 2 Petrus 1:7
Tema : Phileo - Kasih antara Saudara Seiman

Dalam alkitab terjemahan King James Version, kasih antara saudara seiman menggunakan kata Brotherly Kindness. Sedangkan dalam bahasa Yunani menggunakan kata Philadelphian atau Phileo.

Ada empat jenis kasih dalam bahasa Yunani :
  1. Storge : Kasih antara orang tua - anak ( ada pertalian darah )
  2. Eros : Kasih antara pria dan wanita , ada unsur erotis
  3. Phileo : Kasih antara sesama manusia ( tidak ada hubungan darah )
  4. Agape : Kasih tanpa pamrih
Dalam Alkitab ditemukan kasih Phileo dan Agape

Kasih terhadap saudara-saudara / Phileo dapat didefinisikan menjadi kesalehan yang diimplementasikan kepada saudara seiman kita sebagai sesama manusia.. Ada rasa persaudaraan diantara sesama kita. Point pentingnya adalah bagaimana kasih phileo ini dapat kita terapkan, karena ini adalah salah satu langkah yang harus ditambahkan kepada iman kita. Pada akhirnya kita harus menambahkan kepada iman kita dengan kasih Agape.

Read more ...

INFORMASI IBADAH RUTIN

KOMSEL DOA

  • Senin, 28 Mei 2018 di lobby Gereja
  • Rabu, 30 Mei 2018 di rumah ibu Sonya, Kelapa Puan 11 blok AF3/7 Gading Serpong
  • Kamis, 31 Mei 2018 di rumah ibu Henny, Jl. Kentang blok B1/44 BSD

IBADAH KAUM WANITA

  • Selasa, 29 Mei 2018 di Gereja
DOA PUASA
  • Selasa, 29 Mei 2018 di Gereja
IBADAH RAYON
  • Jumat,, 1 Juni 2018 DILIBURKAN

NB : Untuk Alamat Lengkap Bisa dilihat di Warta Jemaat / Hubungi Sekretariat Gereja

 

 
INFORMASI TAMBAHAN

PELAYANAN SOSIAL

 

Menerima Pakaian Layak Pakai untuk disalurkan kepada yang membutuhkan. Pakaian dikumpulkan di Sekretariat. Tuhan Memberkati.