Dasar2 Gereja / Hukum2 dalam kerajaan Allah:
Kasih, Iman, Pengharapan.

1. Kasih
Mat 22:36-40 --> Kasih tidak bisa terlepas dari salib. Kasih itu pengorbanan.
Dilihat dari sisi Tuhan, benarkah Tuhan mengasihi kita? Benar..!! buktinya:

  • Natal, Yesus lahir. Tuhan memberikan anak-Nya yang tunggal untuk kita.
  • Paskah, Barang siapa yang percaya kepada-Nya tidak binasa. Yesus rela berkorban hanya lewat kematian Yesus dosa kita diampuni.
  • Pentakosta, Roh Kudus diberikan sebagai penolong, supaya kita kuat. 

Kita diminta untuk mengasihi Tuhan (vertikal) dan sesama manusia (horizontal). Walaupun sukar tapi kita pasti bisa asal ada kemauan yang kuat. Vertikal dan horizontal harus berjalan bersama-sama.

2. Iman
Barang siapa percaya kepada Yesus tidak akan binasa. Bukan percaya asal percaya. Jika suami isteri tidak bisa saling percaya, maka tidak mungkin ada iman di antara mereka.

Mat 8:13 --> Perwira ini beres kehidupan keluarganya. Saat dia percaya kepada Yesus, terjadi kesembuhan.

Mat 14:31 --> Petrus bimbang, saat melihat besarnya gelombang. Iman hendaknya tidak boleh bimbang.

3. Pengharapan
Yoh 3:16, “… melainkan memperoleh hidup kekal”. Kita harus berjuang untuk mempertahankan pengharapan kita.

Yes 60:2 --> Dunia akan mengalami kalang kabut. Semua orang akan ketakukan. Gereja tetap punya masa depan.

1 Kor 13:13 --> Demikianlah tinggal ketiga hal ini: iman, pengharapan dan kasih. Yang paling besar adalah kasih. Karena kasih itu kekal.

Kasih yang begaimana?
1 Kor 13:1-2; Gal 5:22 --> Buah roh itu Kasih, dll. Kasih, buah roh yang pertama. Jika orang punya kasih pasti punya suka cita, orang yang punya suka cita belumt tentu punya kasih.

Tidak ada hukum di dunia ini yang menentang hukum kasih.

Yoh 3:16 --> Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal. Amin.

Tuhan memberkati.



Tanggal          : 26 Juni 2016                              
Pembicara       : Bapak Yohanes Kuntjoro
Ayat Pokok     : Yoh 3:16


Ibadah Umum, 20 Mei 2018

Tanggal : 20 Mei 2018
Pembicara : Bpk. Gembala
Ayat Pokok : Kisah Para Rasul 2:1-4


Yohanes Pembaptis membaptis dengan air. Baptisan Yohanes Pembaptis merupakan baptisan pertobatan. Ia berkata bahwa setelahnya, akan ada fase selanjutnya yaitu baptisan Roh Kudus dan baptisan dengan api (Matius 3:7-12).

Peristiwa di atas loteng (Kis 2:1-4) merupakan kegenapan dari Lukas 24. Mereka penuh dengan Roh Kudus dan berbicara dengan bahasa-bahasa lain. Mereka menerima Dorea, langsung dipenuhkan dan menerima Karisma. Kalimat “pada hari-hari terakhir...” dalam Kis 2:17 menyatakan bahwa janji Tuhan juga berlaku untuk kita, menggenapi Yoel 2:27-28.

Read more ...

Ibadah Umum, 13 Mei 2018

Tanggal : 6 Mei 2018
Pembicara : Pdt. Bondan Abraham
Ayat Pokok : Kejadian 1:1-26
Tema : Terbentuk dan Penuh


Saat pertama diciptakan, bumi belum berbentuk dan kosong. Maka berfirmanlah Allah dan membentuk bumi. Allah menjadikan terang, cakrawala, memisahkan samudera dan daratan (Kej 1:1-26). Semuanya dibuat Tuhan sebagai proses untuk mencapai tujuannya menempatkan manusia di muka bumi.

Ketika Allah menempatkan kita dalam rahim ibu kita, Allah telah memiliki tujuan atas kehidupan kita (Yeremia 1:5). Namun saat kita dilahirkan, kita belum terbentuk dan kosong. Kita perlu terlebih dahulu dibentuk dan diisi, untuk menggenapi rencana Tuhan dan tujuannya atas hidup kita.

Read more ...

Ibadah Pelprip, 24 Mei 2018

Tanggal : 24 Mei 2018
Pembicara : Bpk. Timotius Liong
Ayat Pokok : 2 Petrus 1:7
Tema : Phileo - Kasih antara Saudara Seiman

Dalam alkitab terjemahan King James Version, kasih antara saudara seiman menggunakan kata Brotherly Kindness. Sedangkan dalam bahasa Yunani menggunakan kata Philadelphian atau Phileo.

Ada empat jenis kasih dalam bahasa Yunani :
  1. Storge : Kasih antara orang tua - anak ( ada pertalian darah )
  2. Eros : Kasih antara pria dan wanita , ada unsur erotis
  3. Phileo : Kasih antara sesama manusia ( tidak ada hubungan darah )
  4. Agape : Kasih tanpa pamrih
Dalam Alkitab ditemukan kasih Phileo dan Agape

Kasih terhadap saudara-saudara / Phileo dapat didefinisikan menjadi kesalehan yang diimplementasikan kepada saudara seiman kita sebagai sesama manusia.. Ada rasa persaudaraan diantara sesama kita. Point pentingnya adalah bagaimana kasih phileo ini dapat kita terapkan, karena ini adalah salah satu langkah yang harus ditambahkan kepada iman kita. Pada akhirnya kita harus menambahkan kepada iman kita dengan kasih Agape.

Read more ...

INFORMASI IBADAH RUTIN

KOMSEL DOA

  • Senin, 28 Mei 2018 di lobby Gereja
  • Rabu, 30 Mei 2018 di rumah ibu Sonya, Kelapa Puan 11 blok AF3/7 Gading Serpong
  • Kamis, 31 Mei 2018 di rumah ibu Henny, Jl. Kentang blok B1/44 BSD

IBADAH KAUM WANITA

  • Selasa, 29 Mei 2018 di Gereja
DOA PUASA
  • Selasa, 29 Mei 2018 di Gereja
IBADAH RAYON
  • Jumat,, 1 Juni 2018 DILIBURKAN

NB : Untuk Alamat Lengkap Bisa dilihat di Warta Jemaat / Hubungi Sekretariat Gereja

 

 
INFORMASI TAMBAHAN

PELAYANAN SOSIAL

 

Menerima Pakaian Layak Pakai untuk disalurkan kepada yang membutuhkan. Pakaian dikumpulkan di Sekretariat. Tuhan Memberkati.