Wahyu 3:7-8 --> Bila Allah membuka, tidak ada yang dapat menutup. Allah tahu kekuatan kita tidak seberapa, namun Allah akan tetap membuka bila kita tetap menuruti Firman-Nya.

Allah membuka dan tidak ada yang dapat menutup, bila kita:

1. Menjaga kekudusan
2. Berpegang pada kebenaran
3. Memiliki "Kunci Daud" / Kerajaan Allah.

Kisah 16:19-23 --> Kita seringkali memenjarakan Tuhan, kita memenjarakan pelayanan. Baik melalui orang yang melayani maupun kita sendiri yang memenjarakan pelayanan yang dipercayakan kepada kita.

Marilah kita jangan menjadi bagian dari orang yang memenjarakan pelayanan Tuhan. Jika kita melakukannya maka kita akan berhadapan dgn yang punya pelayanan, yaitu Tuhan.

Jika kita melalaikan pelayanan sekali, maka kita akan terus dihasut oleh Iblis untuk melalaikan pelayanan yang akan berikutnya.

Markus 9:42 s/d 50, Markus 9:50 -->Garam memang baik, tetapi jika garam menjadi hambar, dengan apakah kamu mengasinkannya?

Firman Allah itu bisa hambar atau tawar, jangan kita menganggap jika kita mengabaikan ibadah, level ibadah kita tetap sama. Tidak demikian.

Paulus berkata jika kita mengaggap diri kita kuat maka kita sedang menuju kejatuhan.

Dengan garam yang tawar kita akan dengan mudah terbawa pada berita2 yang sesat. jangan menjauhi pertemuan2 ibadah untuk menjaga garam itu tetap asin. Dengan segala masalah yang ada sering membuat kita kehilangan sukacita dalam pelayanan dan dalam memuliakan Tuhan.

Banyak hal yang kita bisa perbuat untuk pelayanan. Ketika Paulus dan Silas menaikkan pujian, tembok penjara runtuh yang mengakibatkan kepala penjara hendak bunuh diri. Tapi akhirnya kepala penjara itu dan seisi rumahnya diselamatkan dan terima Tuhan.

Yesaya 54:1-3 --> apabila kita memenjarakan pelayanan itu kita menjadi orang2 yang mandul.

Ketika suka cita kita karena merasa tidak ada keberhasilan dalam pelayanan, maka kita juga menjadi orang yang mandul.

Jiwa2 akan ditambahkan ketika kita menjadi orang yang tidak mandul.

Yesaya 54:2 --> Lapangkanlah tempat kemahmu, dan bentangkanlah tenda tempat kediamanmu, janganlah menghematnya; panjangkanlah tali-tali kemahmu dan pancangkanlah kokoh-kokoh patok-patokmu!

Kita tidak boleh hitung2an dengan Tuhan. Kita harus semakin kuat dalam pelayanan maka pelayanan akan berjalan dengan baik. Yang mendapatkan apresiasi adalah yang melayani.

Yesaya 54:3 --> Sebab engkau akan mengembang ke kanan dan ke kiri, keturunanmu akan memperoleh tempat bangsa-bangsa, dan akan mendiami kota-kota yang sunyi.

Kota bicara jiwa, batin, roh. Banyak orang Kristen seperti kota2 sunyi di hari2 ini karena garam telah tawar.

Yea 6:5 – 11 --> Ini aku utuslah aku. Banyak orang yang mau melayani tapi masih terpenjara.

Menghadapi tantangan dalam pelayanan kita perlu mengokohkan patok-patok kita.

Membuat pelayanan menyala-nyala itu tidak mudah. Tetaplah setia, tetaplah berpegang teguh apa yang Tuhan percayakan kepada kita. Tetaplah melayani.
Amin.

Tuhan memberkati.



Tanggal          : 24 Juli 2016                              
Pembicara       : Bapak Gembala
Ayat Pokok     : Wahyu 3:7-8


Ibadah Umum, 9 September 2018

Tanggal : 9 September 2018
Pembicara : Bpk. Gembala
Ayat Pokok :Kejadian 4:1-5

(Kejadian 4:1-5) Ada dua jenis korban yang dipersembahkan Kain & Habel. Korban dari Kain tidak diindahkan Tuhan, sedangkan korban dari Habel diindahkan Tuhan.

Korban yang Tidak Diindahkan Tuhan

1. Ibadah yang Tidak Berkenan (Yesaya 1:10-20)
Ibadah yang tidak berkenan di hadapan Tuhan adalah ibadah yang tidak berbuah, tidak mengubah kehidupan kita. Ibadah dan korban kita akan diterima bila kita bertobat dan mau mengubah kehidupan kita menjadi berkenan di hadapan Tuhan.

Read more ...

Ibadah Umum, 2 September 2018

Tanggal : 9 September 2018
Pembicara : Bpk. Gembala
Ayat Pokok :Matius 18:18

(Kejadian 4:1-5) Habel menjadi lambang dari korban, karena Allah tidak ingin kutukan itu terus berjalan. Habel membersembahkan korban yang diindahkan Tuhan, yaitu anak sulung dari ternaknya. Anak sulung berbicara tentang korban Yesus.

Yesus telah menerima kutuk dari dosa di atas kayu salib, sehingga kita telah bebas dari kutuk akibat dosa (Galatia 3:13-14). Ketika kita percaya kepada Yesus, kita dibebaskan dari segala kutuk. Dengan kematian Yesus, hukum kutuk telah diubahkanNya menjadi hukum berkat .

Read more ...

Ibadah Pelprip, 13 September 2018

Tanggal : 9 Agustus 2018
Pembicara : Bpk. Bondan Abraham
Ayat Pokok : Ibrani 11:30-40

Yosua taat mengikuti perintah Allah mengelilingi tembok Yerikho, sehingga tembok itu runtuh (Ibr 11:30). Setelah Yosua dan bangsa Israel menang pertempuran di Yerikho dan Ai, mereka menjadi terlalu percaya diri, sehingga mereka mengambil keputusan sendiri tanpa bertanya kepada Tuhan (Yosua 9:1-15).

Dalam kehidupan kita, seringkali iman kita terganggu oleh kepercayaan tinggi yang terlalu tinggi sehingga kita lupa mengikut-sertakan Tuhan dalam keputusan kita.

Read more ...

INFORMASI IBADAH RUTIN

KOMSEL DOA

  • Senin, 17 September 2018 di rumah ibu Yunita, Villa Melati Mas
  • Rabu, 19 September 2018 di rumah ibu Lydia, Gading Serpong
  • Kamis, 20 September 2018 di rumah ibu Henny, BSD, dan di rumah ibu Dewi, Alam Sutera

IBADAH KAUM WANITA

  • Selasa, 18 September 2018 di Gereja
DOA PUASA
  • Selasa, 18 September 2018 di Gereja
IBADAH RAYON
  • Jumat,, 21 September 2018 pukul 19:30 di rumah Kel. Eko Sumitro, Villa Melati Mas

NB : Untuk Alamat Lengkap Bisa dilihat di Warta Jemaat / Hubungi Sekretariat Gereja

 

 
INFORMASI TAMBAHAN

PELAYANAN SOSIAL

 

Menerima Pakaian Layak Pakai untuk disalurkan kepada yang membutuhkan. Pakaian dikumpulkan di Sekretariat. Tuhan Memberkati.