Matius 13:18-23 --> Orang banyak berkumpul ingin mendengarkan Yesus. Apa yang melatarbelakangi orang bersedia datang dan mendengarkan Yesus? Apa motivasi orang-orang itu? Mengapa saya ikut Yesus? Karena Yesus punya daya tarik.

Mari perhatikan cara penabur menabur benih. Yang di tanah berbatu sama dengan orang yang melakukan segala sesuatu asal-asalan. Jika kita melakukan pekerjaan asal-asalan, maka hasilnya akan sedikit. Kita perlu melakukan pekerjaan dengan sungguh-sungguh. Orang yang melakukan pekerjaan dengan sungguh-sungguh, akan mendapatkan hasil yang maksimal. Kalau kita lihat dari sisi positif, pekerjaan penabur itu luar biasa. Pribadinya tidak pilih kasih, ikhlas. Pribadi inilah pribadi Tuhan.

Ay 18,19 --> Tanah pertama, tanah di pinggir jalan: Menerima tapi tidak mengerti.

Tidak mengerti bisa disebabkan beberapa hal: Rasa tidak perduli, tidak butuh, tidak fokus, maka tidak akan mengerti Firman itu.

Firman Allah tidak pernah habis-habis selalu baru setiap hari, tapi kenapa tidak ada hasil? Itu karena tergantung pada respon yang mendengar Firman Allah.

Ay 23, --> Mendengar Firman Allah dan mengerti.
Jika kita salah bersikap terhadap Firman Allah, maka tidak akan ada hasil. Ternyata bukan Tuhan yang berhenti mengalirkan berkat. Tapi respon dari tanah itu yang salah. Respon dari kitalah yang salah, menyebabkan berkat berhenti mengalir.

Ratapan 3:22-23 --> Rahmat-Nya tidak pernah habis.
Jika respon kita kecil jangan minta hasil besar. Jadi Firman Allah yang Tuhan beri harus direspon oleh orang Kristen yang ingin menerima berkat.

Beri perhatian yang cukup kepada Firman dan berusaha mengerti Firman Allah.

Kita harus menempatkan Firman dengan sikap: Tunduk, takluk dan melayani.

Ayub 36:11 --> Jikalau mereka mendengar dan takluk, maka mereka hidup mujur sampai akhir hari-hari mereka dan senang sampai akhir tahun-tahun mereka.

Jangan pernah mendapatkan hasil yang tidak sesuai Firman Allah dan melakulan pekerjaan Tuhan dengan uang itu.

Tunduk pada otoritas Tuhan, kemujuran akan menyertai hidup kita. Takluk kepada Firman Allah bukan hal yang sederhana.

Kadang kala hobby mengalahkan hal itu. Orang yang mendengar kerajaan sorga. Tuhan menurunkan matahari untuk orang yang benar dan orang tidak benar. Manfaat sinar matahari tergantung sikap kita menerima sinar matahari tersebut. Jika benar memanfaatkan sinar matahari, akan berakibat positif. Sebaliknya jika salah memanfaatkan sinar matahari, penyakitlah yang kita dapat.

Tanah ke-3, tanah berduri. Skala prioritas, manusia yang butuh fasilitas daging. Sebagai manusia beriman kita perlu memelihara rohani, tapi tidak dapat kita pungkiri bahwa kita juga memerlukan fasilitas daging untuk hidup.

Tanah tidak bisa mencabut duri sendiri. Manusia kitalah yang bisa mencabut duri itu berdasarkan Firman Allah yang kita dengar. Bertindaklah jika ada tanah berduri, dapatkanlah berkat itu. Amin. Tuhan memberkati.



Tanggal          : 31 Juli 2016                              
Pembicara       : Pdt. Yos Hartono
Ayat Pokok     : Matius 13:18-23


Ibadah Umum, 11 November 2018

Tanggal : 11 November 2018
Pembicara :Bpk. Gembala
Ayat Pokok : Lukas 16:27-31

Semua bisa kita perbaiki ketika kita hidup. Setelah kita mati, tidak bisa lagi kita perbaiki. Orang kaya dalam perumpamaan Lukas 16:27-31, meminta kepada Abraham untuk memperingatkan saudara-saudaranya yang masih hidup agar mengubah hidupnya supaya tidak berakhir di hades seperti orang kaya itu. Namun Abraham berkata bahwa ada kesaksian para nabi yang dapat mengubah mereka. Apabila kesaksian tersebut tidak dapat mengubah mereka, maka tidak ada yang dapat mengubah mereka walaupun dari kesaksian orang dari dunia orang mati.

Mari kita memanfaatkan waktu dan kesempatan yang diberikan Tuhan saat kita masih hidup.
  • Kehidupan Dunia → Keselamatan
  • Kekayaan / Harta → Mata rohani
  • Kekayaan → Keluarga yang manis
Read more ...

Ibadah Umum, 4 November 2018

Tanggal : 4 November 2018
Pembicara :Bpk. Gembala
Ayat Pokok : Matius 26:14-16

(Matius 26:14-16) Di mata Yudas, Yesus hanya dihargai 30 uang perak. Dengan menjual Yesus, Yudas menjual keselamatan dirinya. Bagi Yudas, keselamatannya hanya berharga 30 uang perak.

(Lukas 16:19-23) Orang kaya dalam kisah ini menghargai / memberi harga keselamatan dunia dengan kehidupannya.. Dengan kekayaannya, ia mampu membeli banyak hal, termasuk khotbah-khotbah dari para nabi palsu agar sesuai dengan keinginannya. Setelah ia meninggal, ternyata ia berakhir di hades, menandakan kehidupannya tidak berkenan di mata Allah

Read more ...

Ibadah Pelprip, 25 Oktober 2018

Tanggal : 25 Oktober 2018
Pembicara : Bpk. Bondan Abraham
Ayat Pokok : Ibrani 12:5-10
Tema : Didikan dan Latihan Sesi 1

(Ibrani 12:5-10) Penulis surat Ibrani pada ayat hari ini mengingatkan bahwa nasehat yang diberikan sebelumnya sudah pernah disampaikan. Yaitu untuk tidak menganggap remeh didikan Tuhan, dan jangan putus asa bila kita diperingatkanNya.

(Ayub 5:17) Kita harus berbahagia jika kita ditegur Allah. Janganlah kita menolak didikan Yang Maha Kuasa

Read more ...

INFORMASI IBADAH RUTIN

KOMSEL DOA

  • Senin, 19 Nov 2018 di rumah Oma Anna, Villa Melati Mas
  • Rabu, 21 Nov 2018 di rumah Oma Sonya, Gading Serpong
  • Kamis, 22 Nov 2018 di rumah ibu Dewi, Alam Sutera, dan di rumah ibu Agung, BSD

IBADAH KAUM WANITA

  • Selasa, 20 Nov 2018 DILIBURKAN
DOA PUASA
  • Selasa, 20 Nov 2018 diliburkan sehubungan adanya latihan gabungan
IBADAH PELPRIP
  • Kamis,, 22 Nov 2018 pukul 19.30 di lobby Gereja
IBADAH RAYON
  • Jumat,, 23 Nov 2018 pukul 19.30 DILIBURKANs

NB : Untuk Alamat Lengkap Bisa dilihat di Warta Jemaat / Hubungi Sekretariat Gereja

 

 
INFORMASI TAMBAHAN

PELAYANAN SOSIAL

 

Menerima Pakaian Layak Pakai untuk disalurkan kepada yang membutuhkan. Pakaian dikumpulkan di Sekretariat. Tuhan Memberkati.