Imamat 2:13 --> Dalam setiap persembahan jangan melalaikan garam perjanjian Allah kita. Garam berbicara Firman Allah dan Roh Kudus.

Perjanjian Abraham harus melalui salib Kristus, sehingga perjanjian itu menjadi bagian kita.

Kejadian 21:1-2 --> TUHAN memperhatikan Sara, seperti yang difirmankan-Nya, dan TUHAN melakukan kepada Sara seperti yang dijanjikan-Nya.

Tuhan itu memperhatikan setiap orang yang menerima janji.
1. Tuhan memperhatikan kita semua
2. Dia akan melakukan kepada kita seperti yang dijanjikan-Nya

Ay 2, Dari proses mengandung sampai melahirkan sesuai dengan waktu dan ketetapan. Selama proses mengandung itu tidak ringan. Ada yang keguguran, dll. Kita sedang dalam proses mengandung garam perjanjian Allah. Jika kita tidak mendapatkan asupan Firman Allah yang cukup, maka kandungan tersebut bisa tidak kuat dan keguguran.

Kejadian 17:15-17 --> Aku akan memberkatinya, dan dari padanya juga Aku akan memberikan kepadamu seorang anak laki-laki, bahkan Aku akan mem-berkatinya, sehingga ia menjadi ibu bangsa-bangsa;raja-raja bangsa-bangsa akan lahir dari padanya."

Dalam proses mengandung sampai melahirkan:

1. Kejadian 18:9-15 --> Sara dan Abraham tertawa melecehkan perjanjian Tuhan karena terlalu lama menunggu. Kita seringkali juga tertawa dan berkata dalam kondisi seperti ini tidak mungkin bisa terjadi.

2. Matius 12:20-21 --> Buluh yang patah terkulai tidak akan diputuskan-Nya, dan sumbu yang pudar nyalanya tidak akan dipadamkan-Nya, sampai Ia menjadikan hukum itu menang. Dan pada-Nyalah bangsa-bangsa akan berharap." …………..
Kita seringkali hilang pengharapan itu, tapi Tuhan tidak akan memadamkan perjanjian-Nya.

Habakuk 3:17 --> Sekalipun pohon ara tidak berbunga, pohon anggur tidak berbuah, hasil pohon zaitun mengecewakan, sekalipun ladang-ladang tidak menghasilkan bahan makanan, kambing domba terhalau dari kurungan, dan tidak ada lembu sapi dalam kandang, jangan lemah sekalipun semua seakan-akan tidak berubah.

Habakuk 3:18 --> Namun aku akan bersorak-sorak di dalam TUHAN, beria-ria di dalam Allah yang menyelamatkan aku. Sekalipun kondisi yang kita alami sangat mengecewakan, tapi kita hendaknya kita tetap berharap kepada Tuhan.

Matius 21:32 --> Sebab Yohanes datang untuk menunjukkan jalan kebenaran kepadamu, dan kamu tidak percaya kepadanya. Tetapi pemungut-pemungut cukai dan perempuan-perempuan sundal percaya kepadanya. Dan meskipun kamu melihatnya, tetapi kemudian kamu tidak menyesal dan kamu tidak juga percaya kepadanya."

Pengharapan kita bisa habis, sehingga kekristenan kita hanya menjadi simbol saja, jika kita tidak menyesal dengan keterpurukan kita.

Kita harus tetap mengasinkan garam itu. Langkah apa yang harus kita jalani?

Keluaran 2:23-25 --> Allah mendengar mereka mengerang, lalu Ia mengingat kepada perjanjian-Nya dengan Abraham, Ishak dan Yakub. ………………………

Keluaran 3:6-9 --> Sebab itu Aku telah turun untuk melepaskan mereka dari tangan orang Mesir dan menuntun mereka keluar dari negeri itu ke suatu negeri yang baik dan luas, suatu negeri yang berlimpah-limpah susu dan madunya,

1. Kita harus berseru-seru dan mengerang di bawah kaki Tuhan.
2. Jangan berhenti berseru sampai Allah menggenapi perjanjian-Nya.

Kalau kita pernah mengalami pertolongan dan jamahan Tuhan pada masa lalu. Tuhan pasti akan menolong kita dalam kondsi keterpurukan kita saat ini. Yang penting kita harus berseru kepada-Nya minta tolong. Amin. Tuhan memberkati.



Tanggal          : 14 Agustus 2016                              
Pembicara       : Pdt. Kornelius Abraham
Ayat Pokok     : Imamat 2:13


Ibadah Umum, 9 Desember 2018

Tanggal : 9 Desember 2018
Pembicara :Bpk. Gembala
Ayat Pokok : Matius 12:43-45

Kehidupan kekristenan kita tidak boleh stagnan. Petrus pernah mengalami kegagalan karena kecewa dalam hidupnya. Namun ketika ia mau bergerak dan mengikuti perintah Tuhan, ia diberkati dengan melimpah dan jalanya tidak koyak (Lukas 5:1-11, Yohanes 21:1-3).

Mengapa akhir-akhir ini banyak orang Kristen yang mudah kecewa ? (Matius 12:43-45) Banyak orang Kristen yang rohaninya bersih tersapu dan rapi teratur, namun kosong. Saat rohani kita kosong, kondisi kita akan memburuk lebih dari sebelumnya.

Read more ...

Ibadah Umum, 2 Desember 2018

Tanggal : 2 Desember 2018
Pembicara :Bpk. Gembala
Ayat Pokok : Yohanes 21:1-13

(Markus 4:1) Tuhan Yesus berbicara dengan orang banyak di tepi danau. Demikian banyaknya orang, membuat Yesus harus berbicara dari atas perahu di tepi pantai.

(Lukas 5:1-11) Di tepi pantai danau Genezaret Yesus mengajar orang banyak dari atas perahu. Orang banyak yang tidak mau beranjak dari pantai, dilambangkan dalam pelajaran Tabernakel sebagai mereka yang tinggal di pelataran, yaitu mereka yang akan masuk aniaya besar di zaman antikris (Wahyu 12:17-18). Mereka adalah orang-orang kebanyakan, bagian dari sekumpulan besar orang yang gagal masuk gereja sempurna.

Read more ...

Ibadah Pelprip, 22 November 2018

Tanggal : 22 November 2018
Pembicara : Pdm. Bondan Abraham
Ayat Pokok : Ibrani 12:12-17

Didikan dan ajaran Allah terasa terlalu berat bagi sebagian orang. Dalam menjalani pertandingan iman, kita tidak harus menjalaninya sendiri. Kita harus saling mendukung antar sesama anak Tuhan. Kita berjalan bersama saling menguatkan tangan yang lemah dan lutut yang goyah.

Komsel dan wadah-wadah diadakan dengan tujuan agar kita dapat saling menguatkan antara sesama anak Tuhan. Dalam perlombaan iman, kita tidak akan kuat berjalan sendiri. Dalam kelompok kecil, kita juga saling menajamkan dan saling mengasah (Amsal 27:17). Kita juga bertekun dalam pengajaran firman Tuhan untuk saling menguatkan, saling mendukung, mengingatkan / menegur (Kisah 2:41-42,46, Ibrani 10:24-25)

Read more ...

INFORMASI IBADAH RUTIN

KOMSEL DOA

  • Senin, 17 Des 2018 DILIBURKAN
  • Rabu, 19 Des 2018 DILIBURKAN
  • Kamis, 20 Des 2018 DILIBURKAN

IBADAH KAUM WANITA

  • Selasa, 18 Des 2018 DILIBURKAN
DOA PUASA
  • Selasa, 18 Des 2018 DILIBURKAN
IBADAH RAYON
  • Jumat,, 21 Des 2018 DILIBURKAN

NB : Untuk Alamat Lengkap Bisa dilihat di Warta Jemaat / Hubungi Sekretariat Gereja

 

 
INFORMASI TAMBAHAN

PELAYANAN SOSIAL

 

Menerima Pakaian Layak Pakai untuk disalurkan kepada yang membutuhkan. Pakaian dikumpulkan di Sekretariat. Tuhan Memberkati.