Iklas: tulus hati dengan hati yang bersih, jujur, rela. Kita perlu mengikhlaskan perjalanan hidup kita, sehingga hidup kita bisa sehat.

Rut 1:18-21 Naomi tidak ikhlas. Naomi menyalahkan Tuhan. Dia menganggap Tuhan sudah melakukan yang pahit kepadnya. Begitu mudah dia menyalahkan Tuhan. Karena dia kehilangan suami, kedua anaknya dan seluruh harta bendanya.

Ay 6, Tuhan telah memperhatikan umat-Nya dan memberikan makanan kepada mereka. Kalau kita tidak ikhlas dengan permasalahan yang kita hadapi, maka hidup kita bukan bertambah baik. Ayub 1:20-22, Tuhan yang memberi, Tuhan yang mengambil terpujilah Tuhan. Ayub tidak berbuat dosa dengan mulutnya. Ayub 3:1 Ayub mengutuki hari kelahirannya. Ini kondisi jiwa Ayub yang sesungguhnya. Ayub 17:1, 11 Ayub berkata tidak ada masa depan lagi, tidak ada pengharapan lagi. Tidak ada pengharapan lagi karena dia tidak ikhlas.

Naomi mengalami pemulihan Ayub tidak. Dia kehilangan semuanya. Dia sebaliknya mengalami penyakit kulit (Ayub 2:1-8). Naomi meninggalkan Moab dan pergi ke Betlehem, sehingga dia dipulihkan.

Kita harus rela dan ikhlas. Kalau kita tidak rela, masalah demi masalah akan datang, seakan-akan tidak ada henti-hentinya. Kondisi kita tetap sama.

2 Kor 4:16-18 Kita menjalaninya yang berakibat kesehatan menurun. Manusia batiniah kita tidak dibaharui dari hari ke hari. Kita melupakan manusia batiniah kita. Manusia lahiriah akan semakin merosot, jangan biarkan manusia batiniah kita merosot.

2 Pet 2:15-16; Galatia 2:11-14 Paulus menentang Petrus di depan umum. Dalam pelayanan, kita sering tidak rela jika ada orang yang menentang dan mencelah. Petrus dengan rela dan ikhlas mengatakan Paulus seorang hamba Tuhan. Perpecahan bisa terjadi dalam gereja karena urusan hati, dengan mengatakan aku lebih lama, lebih tua dan lebih lebih lainnya. Pelayanan akan maju jika kita semua jujur dan ikhlas.

Wahyu 3:19 Barangsiapa Kukasihi, ia Kutegor dan Kuhajar; sebab itu relakanlah hatimu dan bertobatlah!

Mungkin sekian lama kita mengalami masalah, sampai saat ini masalah itu belum pergi dari kita. Relakanlah hati kita menerima tegoran Firman Allah, sehingga Tuhan tidak hajar kita.

Ay 20-22 Tujuan Tuhan: Dia ingin masuk dalam kehidupan kita, kita turunkan gengsi kita, kita perlu ikhlas karena Dia ingin makan bersama kita. Amin.

Tuhan memberkati.



Tanggal          : 4 Des 2016
Pembicara       : Pdt. Kornelius Abraham
Ayat Pokok     : Rut 1:18-21


Ibadah Umum, 7 Oktober 2018

Tanggal : 7 Oktober 2018
Pembicara : Bpk. Gembala
Ayat Pokok : Matius 16:13-20

Ketika Yesus bertanya kepada murid-muridNya apa kata orang mengenai Anak Manusia, murid-muridNya menjawab, ada yang mengatakan Yohanes Pembaptis, Elia, Yeremia dan salah seorang dari para nabi (Matius 16:14). Yesus kemudian berkata tentang jemaat yang akan didirikan di atas batu karang. Perkembangan gereja / jemaat tergantung dari apa yang dilepaskan dan apa yang diikat (Matius 16:19).

Yohanes Pembaptis mengikat pelayanannya hanya sebatas penginjilan dan pertobatan, sampai kepada baptisan air. Oleh karena itu, murid-muridnya tidak mengenal Roh Kudus. Dalam pelajaran tabernakel, pelayanan Yohanes Pembaptis hanya sampai di pelataran.

Read more ...

Ibadah Umum, 30 September 2018

Tanggal : 30 September 2018
Pembicara : Pdt. Yos Hartono
Ayat Pokok : Kejadian 1:1

(Kej 1:1) Alkitab diawali dengan ayat yang merupakan pernyataan bahwa Allah adalah yang pertama dan awal mula segalanya. Allah kemudian menciptakan langit, bumi dan segenap isinya. Semua boleh ada, karena ada yang menciptakan, ada yang menata, yaitu Allah. Karena itu, hanya Allah yang harus kita utamakan, bukan ciptaanNya. Semua ciptaan, seberapapun berharganya, tidak akan ada tanpa Allah.

(Kej 1:28-29) Semua yang ada di bumi dihadirkan Allah untuk memfasilitasi kebutuhan kita, bukan untuk diutamakan atau disembah. Jangan lupa bahwa yang utama adalah Allah. Hanya Allah yang patut disembah, diutamakan dan menjadi sumber pengharapan kita.

Read more ...

Ibadah Pelprip, 13 September 2018

Tanggal : 9 Agustus 2018
Pembicara : Bpk. Bondan Abraham
Ayat Pokok : Ibrani 11:30-40

Yosua taat mengikuti perintah Allah mengelilingi tembok Yerikho, sehingga tembok itu runtuh (Ibr 11:30). Setelah Yosua dan bangsa Israel menang pertempuran di Yerikho dan Ai, mereka menjadi terlalu percaya diri, sehingga mereka mengambil keputusan sendiri tanpa bertanya kepada Tuhan (Yosua 9:1-15).

Dalam kehidupan kita, seringkali iman kita terganggu oleh kepercayaan tinggi yang terlalu tinggi sehingga kita lupa mengikut-sertakan Tuhan dalam keputusan kita.

Read more ...

INFORMASI IBADAH RUTIN

KOMSEL DOA

  • Senin,15 Okt 2018 di rumah ibu Merci Engka, Villa Melati Mas
  • Rabu, 17 Okt 2018 di rumah ibu Sherly Z, Lippo Karawaci
  • Kamis, 18 Okt 2018 di rumah ibu Ruthy, Nusa Loka BSD, dan di rumah ibu Dewi, Alam Sutera

IBADAH KAUM WANITA

  • Selasa, 16 Okt 2018 di Gereja
DOA PUASA
  • Selasa, 16 Okt 2018 di Gereja
IBADAH RAYON
  • Jumat,, 19 Okt 2018 pukul 19.30 di rumah Kel. Hardi Rita, Villa Melati Mas

NB : Untuk Alamat Lengkap Bisa dilihat di Warta Jemaat / Hubungi Sekretariat Gereja

 

 
INFORMASI TAMBAHAN

PELAYANAN SOSIAL

 

Menerima Pakaian Layak Pakai untuk disalurkan kepada yang membutuhkan. Pakaian dikumpulkan di Sekretariat. Tuhan Memberkati.