Yosua 1:1-3 --> Firman TUHAN kepada Yosua: "Hamba-Ku Musa telah mati; sebab itu bersiaplah sekarang, seberangilah sungai Yordan ini, engkau dan seluruh bangsa ini, menuju negeri yang akan Kuberikan kepada mereka, kepada orang Israel itu.

Permasalahan yang dihadapi Yosua:
1. Generasi yang belum tahun tentang tanah perjanjian.
2. Generasi yang tertinggal adalah generasi ke-2. Generasi yang di bawah umur 20 tahun.
3. Siapa Yosua, memang dia bisa berhasil, Musa saja gagal?
4. Yosua belum pernah melihat mujizat yang Tuhan kerjakan. Yosua 3:15 --> Sungai Yordan menuai dengan hebat selama musim menuai. Orang Israel generasi baru belum pernah menuai, sungai meluap selama musim menuai. Selama 40 tahun orang Israel tidak pernah melihat sungai yang meluap.

Yosua 3:1 --> Yosua bangun pagi-pagi dari Sitim mereka bermalam di sungai Yordan, sebelum menyeberang.

Yosua 3:2-3 --> Setelah lewat tiga hari, para pengatur pasukan menjalani seluruh perkemahan, dan memberi perintah kepada bangsa itu, katanya: "Segera sesudah kamu melihat tabut perjanjian TUHAN, Allahmu, yang diangkat para imam, yang memang suku Lewi, maka kamu harus juga berangkat dari tempatmu dan mengikutinya.

Yosua 3:4-5 --> Hanya antara kamu dan tabut itu harus ada jarak kira-kira dua ribu hasta panjangnya (+/- 1 km), janganlah mendekatinya. Berkatalah Yosua kepada bangsa itu: "Kuduskanlah dirimu, sebab besok TUHAN akan melakukan perbuatan yang ajaib di antara kamu."

Yosua 3:9-13 --> Lalu berkatalah Yosua kepada orang Israel: "Datanglah dekat dan dengarkanlah firman TUHAN, Allahmu." Detail apa yang dikerjakan Tuhan, dijelaskan oleh Yosua.

Yosua 3:14-17; Yosua 4:18 --> Tuhan berbuat mujizat, sehingga mereka berhasil menyeberang sungai Yordan.

Yosua 4:21-24 ; Yosua 5:1; Yosua 1:7-8 --> Kalau Tuhan hadir dan melakukan mujizat, maka musuh akan gentar. Penting bagi kita, belajar Firman Allah dan melakukan Firman Allah.

Efek dari orang yang melakukan Firman Allah: Orang Israel beribadah kepada Tuhan sepanjang hidup mereka (Yosua 24:31).

Apa pelajaran yang bisa kita terima hari ini?
1. Kita sedang berada di tahun baru ini, kita tidak tahu apa yang akan terjadi.
2. Hadirkan Tuhan di tengah-tengah hidup kita.

Amin, Tuhan memberkati.



Tanggal          : 29 Januari 2017
Pembicara       : Pdt. Natanael Winanto (GPdI Sunter)
Ayat Pokok     : Yosua 1:1-3


Ibadah Umum, 8 Juli 2018

Tanggal : 8 Julii 2018
Pembicara : Bpk. Gembala
Ayat Pokok :Mazmur 139:6

Dalam Mazmur 139:6, Daud mengatakan bahwa pengetahuan tentang Allah terlalu ajaib dan terlalu tinggi baginya.

Di zaman Abraham (2000 SM) hak kesulungan sudah ada, yang merupakan bayangan hak kesulungan bangsa Israel yang jatuh kepada bangsa-bangsa lain (Kejadian 25:29). Sebagaimana bangsa Israel yang menjual hak kesulungan itu dengan menyalibkan Yesus, di zaman sekarang juga banyak anak-anak Tuhan yang menjual hak kesulungan hanya demi hal-hal duniawi.

Read more ...

Ibadah Umum, 1 Juli 2018

Tanggal : 1 Julii 2018
Pembicara : Bpk. Gembala
Ayat Pokok :Keluaran 3:14

Allah mengatakan diriNya Aku adalah Aku (Keluaran 3:14). Aku adalah Aku berbicara tentang Kekekalan. Waktu tidak berlaku bagi Allah. Sebab Ia adalah Alfa dan Omega, yang awal dan yang akhir.

Allah juga Pribadi yang sempurna. Ketika diciptakan oleh Allah, Adam dapat menikmati kesempurnaan di dalam Allah. Namun ketika jatuh ke dalam dosa, hak manusia untuk menikmati kesempurnaan dicabut. Domba disiapkan pada waktu manusia jatuh ke dalam dosa dan disembelih pada hari / tanggal 14 (Kel 12:1-6).

Read more ...

Ibadah Pelprip, 24 Mei 2018

Tanggal : 24 Mei 2018
Pembicara : Bpk. Timotius Liong
Ayat Pokok : 2 Petrus 1:7
Tema : Phileo - Kasih antara Saudara Seiman

Dalam alkitab terjemahan King James Version, kasih antara saudara seiman menggunakan kata Brotherly Kindness. Sedangkan dalam bahasa Yunani menggunakan kata Philadelphian atau Phileo.

Ada empat jenis kasih dalam bahasa Yunani :
  1. Storge : Kasih antara orang tua - anak ( ada pertalian darah )
  2. Eros : Kasih antara pria dan wanita , ada unsur erotis
  3. Phileo : Kasih antara sesama manusia ( tidak ada hubungan darah )
  4. Agape : Kasih tanpa pamrih
Dalam Alkitab ditemukan kasih Phileo dan Agape

Kasih terhadap saudara-saudara / Phileo dapat didefinisikan menjadi kesalehan yang diimplementasikan kepada saudara seiman kita sebagai sesama manusia.. Ada rasa persaudaraan diantara sesama kita. Point pentingnya adalah bagaimana kasih phileo ini dapat kita terapkan, karena ini adalah salah satu langkah yang harus ditambahkan kepada iman kita. Pada akhirnya kita harus menambahkan kepada iman kita dengan kasih Agape.

Read more ...

INFORMASI IBADAH RUTIN

KOMSEL DOA

  • Senin,16 Juli 2018 di rumah ibu Endang A., Villa Melati Mas
  • Rabu, 18 Juli 2018 di rumah ibu Herlin, Gading Serpong
  • Kamis, 19 Juli 2018 di rumah ibu Dewi, Alam Sutera, dan di rumah ibu Agung, BSD

IBADAH KAUM WANITA

  • Selasa, 17 Juli 2018 di Gereja
DOA PUASA
  • Selasa, 17 Juli 2018 di Gereja
IBADAH RAYON
  • Jumat,, 20 Juli 2018 pukul 19:30 DILIBURKAN

NB : Untuk Alamat Lengkap Bisa dilihat di Warta Jemaat / Hubungi Sekretariat Gereja

 

 
INFORMASI TAMBAHAN

PELAYANAN SOSIAL

 

Menerima Pakaian Layak Pakai untuk disalurkan kepada yang membutuhkan. Pakaian dikumpulkan di Sekretariat. Tuhan Memberkati.