Iblis hidup dari tidak ada waktu yang membatasi tetapi sayang harus meninggalkan semuanya hanya karena keakuannya dan harus mengalami hidup di neraka dengan menderita yang tidak berakhir.

2 Pet 2:4 --> Sebab jikalau Allah tidak menya-yangkan malaikat-malaikat yang berbuat dosa tetapi melemparkan mereka ke dalam neraka dan dengan demikian menyerahkannya ke dalam gua-gua yang gelap untuk menyimpan mereka sampai hari penghakiman bagi iblis tidak ada pengampunan.

Mat 8:28-29 --> Dua orang yang kerasukan setan berteriak, katanya: "Apa urusan-Mu dengan kami, hai Anak Allah? Adakah Engkau ke mari untuk menyiksa kami sebelum waktunya?" Karena masih ada waktu, maka iblis ingin orang2 Kristen di neraka bersamanya, dengan cara Iblis menyamar sebagai malaikat terang. (2 Kor 11:14) Mat 7:15-22 --> Nabi-nabi palsu menyamar seperti domba.

Seseorang yang sudah dipenuhi Roh Kudus, akan terlihat dari buah-buah Roh.

Mat 24:23-28 --> Mesias-mesias palsu.

Gereja dengan kebenaran (gandum) sulit bertumbuh dengan baik. Lalang bertumbuh lebih cepat.

Gal 2:4 --> Saudara-saudara palsu. Ada saudara-saudara palsu yang tidak menghendaki kita menjadi bulir-bulir gandum yang bertumbuh baik. Mereka menyusup dan mengajarkan Yudhaisme yang melecehkan pengorbanan Yesus.

2 Pet 2:1-3 --> Guru-guru palsu.

Wah 8:6-13 --> Sangkakala 1-4:
1. Kesulitan: sandang, pangan & papan. Barang siapa memiliki minyak dan anggur akan dipulihkan
2. Gereja palsu dengan antek-anteknya
3. Jatuhnya hamba Tuhan besar = Antikris
4. Gereja sempurna disingkirkan.

Wah 12:13-17 --> Sangkakala ke-4 ditiup --> Iblis sadar bahwa ia gagal --> Oleh karena itu ia mengejar dan berusaha menenggelamkan dengan air --> gagal lagi --> Ia mengejar keturunan-Nya yang lain --> Wah 13:5-7: Ia menang.

Mat 24:21 --> Siksaan yang belum pernah terjadi.

Tidak ada pilihan --> Gereja sempurna.

Amin. Tuhan memberkati.



Tanggal          : 19 Februari 2017
Pembicara       : Bpk. Gembala
Ayat Pokok     : 2 Petrus 2:4


Ibadah Umum, 10 Juni 2018

Tanggal : 10 Juni 2018
Pembicara : Bpk. Gembala
Ayat Pokok : Amsal 3:1-2
Tema : Sejahtera


(Amsal 3:1-2) Panjang umur dan lanjut usia serta sejahtera akan ditambahkan kepada kita bila kita tidak melupakan ajaran Tuhan dan memelihara perintah Tuhan. Kata sejahtera dalam bahasa Ibrani tertulis Shalowm, dalam bahasa Inggris diartikan sebagai Completeness, Welfare, Health, Prosperity. Saat kita hidup sejahtera, kita akan menikmati keselamatan, kesehatan, kekayaan dan kelengkapan.

Kekayaan akan kita peroleh ketika kita memuliakan Tuhan dengan harta kita, dan dengan penghasilan pertama dari segala usaha kita (Amsal 3:9-10,16). Kesehatan akan menjadi bagian kita ketika kita hidup takut akan Tuhan dan menjauhi kejahatan (Amsal 3:8).

Read more ...

Ibadah Umum, 3 Juni 2018

Tanggal : 3 Juni 2018
Pembicara : Bpk. Gembala
Ayat Pokok : Matius 3:7-12


(Matius 3:7-12) Ketika Yohanes Pembaptis membaptis di sungai Yordan, ia berbicara kepada orang Farisi dan orang Saduki. Mereka adalah orang-orang yang sangat mengenal Taurat, namun tidak berbuah dalam kehidupan nyata. Yohanes berkata kapak dan alat penampi telah tersedia untuk mereka.

Apa yang disampaikan Yohanes Pembaptis, sama dengan yang disampaikan Yesus (Yohanes 15:1-6). Yesus berkata barangsiapa yang tidak tinggal di dalam Dia, akan menjadi kering, lalu dibuang dan dicampakkan ke dalam api.

Yesus juga memperingatkan kita untuk berhati-hati terhadap nabi-nabi palsu. Mereka terlihat seperti domba, padahal mereka adalah serigala yang buas. Kita dapat melihat dan mengenal mereka dari buahnya. (Matius 7:15-23)

Read more ...

Ibadah Pelprip, 24 Mei 2018

Tanggal : 24 Mei 2018
Pembicara : Bpk. Timotius Liong
Ayat Pokok : 2 Petrus 1:7
Tema : Phileo - Kasih antara Saudara Seiman

Dalam alkitab terjemahan King James Version, kasih antara saudara seiman menggunakan kata Brotherly Kindness. Sedangkan dalam bahasa Yunani menggunakan kata Philadelphian atau Phileo.

Ada empat jenis kasih dalam bahasa Yunani :
  1. Storge : Kasih antara orang tua - anak ( ada pertalian darah )
  2. Eros : Kasih antara pria dan wanita , ada unsur erotis
  3. Phileo : Kasih antara sesama manusia ( tidak ada hubungan darah )
  4. Agape : Kasih tanpa pamrih
Dalam Alkitab ditemukan kasih Phileo dan Agape

Kasih terhadap saudara-saudara / Phileo dapat didefinisikan menjadi kesalehan yang diimplementasikan kepada saudara seiman kita sebagai sesama manusia.. Ada rasa persaudaraan diantara sesama kita. Point pentingnya adalah bagaimana kasih phileo ini dapat kita terapkan, karena ini adalah salah satu langkah yang harus ditambahkan kepada iman kita. Pada akhirnya kita harus menambahkan kepada iman kita dengan kasih Agape.

Read more ...

INFORMASI IBADAH RUTIN

KOMSEL DOA

  • Senin, 18 Juni 2018 DILIBURKAN
  • Rabu, 20 Juni 2018 DILIBURKAN
  • Kamis, 21 Juni 2018 DILIBURKAN

IBADAH KAUM WANITA

  • Selasa, 19 Juni 2018 DILIBURKAN
DOA PUASA
  • Selasa,19 Juni 2018 DILIBURKAN
IBADAH RAYON
  • Jumat,, 22 Juni 2018 DILIBURKAN

NB : Untuk Alamat Lengkap Bisa dilihat di Warta Jemaat / Hubungi Sekretariat Gereja

 

 
INFORMASI TAMBAHAN

PELAYANAN SOSIAL

 

Menerima Pakaian Layak Pakai untuk disalurkan kepada yang membutuhkan. Pakaian dikumpulkan di Sekretariat. Tuhan Memberkati.