Mat 25:31-46 --> Perduli --> kanan: domba; tidak perduli --> kiri: kambing. Berkat ada di tangan kanan. Pemimpin dalam Alkitab selalu ditempatkan di sebelah kanan.

Ada beberapa tokoh Alkitab tentang hal ini:

1. Musa

Kel 3:1-12 --> Panggilan Allah terhadap Musa untuk memimpin bangsa Israel keluar dari tanah Mesir. Musa sudah berdalih (bukan rendah hati), tapi berusaha tidak memenuhi panggilan Allah. Bil 11:10-15 --> Panggilan Allah terhadap Musa tidak diterima dengan baik bahkan dia mencelah Tuhan yang telah memilih dia, Panggilan itu dianggapnya suatu beban. Ketidakperdulian Musa terhadap bangsa Israel membuat panggilan itu menjadi suatu beban.

Jika jabatan di pekerjaan atau pelayanan di gereja kita anggap suatu beban, maka tidak akan menjadi berkat bagi diri kita atau orang lain. Kita pasti berdalih untuk tidak melakukannya.

Bil 12:3 --> Musa lembut hatinya dari semua orang. Tapi dia tidak menjadikan hatinya yang lembut itu untuk berpaut kepada Tuhan dan bangsa Israel, sehingga Tuhan tidak mengizinkannya masuk ke Kanaan

Yang penting bagi kita adalah punya hati yang perduli.

Maz 90:1-12 --> Musa tidak menjalani hari-harinya dengan sukacita. Hari-harinya dilewatinya dengan keluh kesah dan penderitaan.

Pelayanan itu sebenarnya adalah suatu kesatuan yang harus dikerjakan dalam kehidupan seorang Kristen, maka hari-hari yang dilewati penuh dengan sukacita.

2. Salomo

1 Raja2 3:9-12 --> Salomo diberi hikmat yang luar biasa, melebihi semua orang.

1 Kor 2:6-16 --> Kami memiliki pikiran Kristus. Hikmat Allah = pikiran Allah (Roh Kudus) diberikan kepada kita.

Salomo minta hikmat, tapi mendapat bonus kekayaan dan kemuliaan.

Kesalahan Salomo --> dia tidak perduli untuk memimpin bangsa Israel.

Pkh 2:1-10 --> Salomo menaruh hikmat tidak terpaut kepada Tuhan dan rakyat yang dipimpinnya. Tapi hanya untuk dirinya sendiri. Hikmat itu dipergunakan untuk kepentingan dirinya sendiri. Dia merasa hikmat itu tidak pernah hilang. Yesus bisa mengambil Roh Kudus kita, jika kita tidak mempergunakannya dengan baik.

Ay. 11 s/d 15 --> Salomo berkata: “Aku bodoh”, pada saat dia telah kehilangan hikmat. Dia kehilangan hubungan dengan Allah.

Jangan sampai kita menjadi bodoh seperti Salomo.

3. Yudas Iskariot

Yoh 12:1-8 --> Tuhan menjadikan kita semua bendahara. Masing-masing kita diberkati oleh Tuhan. Jangan kita seperti Yudas Iskariot yang mencuri/merampok apa yang menjadi hak Tuhan. Jika kita tidak perduli dengan pelayanan, maka lama-lama kita juga bisa menjual Tuhan seperti Yudas.

Jika kita melayani dengan semangat yang patah, maka hati kita akan kering. Sehingga emosi kita menjadi tinggi, banyak alasan untuk menghindar.

Jangan salib itu kita potong, sehingga kita hanya perduli hal-hal sekuler saja. Tapi hendaklah kita perduli terhadap hidup kita, terhadap pelayanan kita dengan berpaut kepada Tuhan.

Amin. Tuhan memberkati.



Tanggal          : 12 Maret 2017
Pembicara       : Bpk. Gembala
Ayat Pokok     : Mat 25:31-46


Ibadah Umum, 12 Agustus 2018

Tanggal : 12 Agustus 2018
Pembicara : Bpk. Timotius Liong
Ayat Pokok :Yohanes 15:1-8
Tema : Pokok Anggur yang Benar

Tuhan adalah pokok anggur yang benar, dan kita adalah cabang-cabangnya (Yoh 15:1). Ada pokok anggur yang benar, ada juga pokok anggur yang tidak benar.

2 Tim 3 : Banyak orang saat ini yang menempel pada pokok anggur yang tidak benar, seperti materi, uang, jabatan dan kekuasaan. Baiklah kita mau berusaha sungguh-sungguh untuk terus menjadikan Tuhan Yesus sebagai pokok anggur kita.

Read more ...

Ibadah Umum, 5 Agustus 2018

Tanggal : 5 Agustus 2018
Pembicara : Bpk. Gembala
Ayat Pokok :Kej 25:29-34
Tema : Hak Kesulungan

(Kej 3:17-21) Ketika manusia jatuh ke dalam dosa, tanah terkutuk karena manusia. Kemudian Allah mengenakan pakaian kepada Adam dan Hawa dari kulit binatang. Untuk itu, ada korban dan darah yang dicurahkan

(Kej 4:1-5) Kain mempersembahkan hasil dari tanah yang telah dikutuk Allah, dan persembahannya tidak diindahkan oleh Tuhan. Habel mempersembahkan dari anak sulung kambing dombanya, dan persembahannya diindahkan Allah.

Read more ...

Ibadah Pelprip, 9 Agustus 2018

Tanggal : 9 Agustus 2018
Pembicara : Bpk. Bondan Abraham
Ayat Pokok : Ibrani 11:8-22
Tema : Seri Saksi Iman : Abraham, Ishak & Yakub

(Ibr 11:8) Karena iman, Abraham taat kepada Allah untuk pergi ke negeri yang belum dikenalnya. Abraham juga percaya akan janji Allah yang akan menjadikan keturunannya menjadi bangsa yang besar. Abraham bahkan rela mempersembahkan Ishak anaknya di masa tua ketika diperintahkan Allah. Walaupun Abraham sempat berpikir sebelum mempersembahkan Ishak, bahwa Allah berkuasa membangkitkan orang mati dan ia tetap percaya akan janji Allah.

Ketika kita berjalan bersama Allah, seringkali pikiran kita ikut bekerja. Ketika Ishak memberkati Yakub (Kej 27:1-40), dan kemudian Esau datang kepadanya, ia berkata dan memberkati Esau bahwa bila Esau bersungguh-sungguh, maka kuk itu akan diangkat kepadanya. Hal ini merupakan hasil pemikiran Ishak setelah ia dikelabui Yakub.

Read more ...

INFORMASI IBADAH RUTIN

KOMSEL DOA

  • Senin, 20 Agustus 2018 di rumah ibu Anita, Villa Melati Mas
  • Rabu, 22 Agustus 2018 DILIBURKAN
  • Kamis, 23 Agustus 2018 di rumah ibu Henny, BSD, dan di rumah ibu Maria Kartono, Villa Melati Mas

IBADAH KAUM WANITA

  • Selasa, 21 Agustus 2018 di Gereja
DOA PUASA
  • Selasa, 21 Agustus 2018 di Gereja
IBADAH PELPRIP
  • Kamis,, 23 Agustus 2018 pukul 19:30 lobby Gereja
  • IBADAH RAYON
    • Jumat,, 24 Agustus 2018 pukul 19:30 di rumah Kel. Dwi Kokoh, Villa Melati Mas

    NB : Untuk Alamat Lengkap Bisa dilihat di Warta Jemaat / Hubungi Sekretariat Gereja

     

 
INFORMASI TAMBAHAN

PELAYANAN SOSIAL

 

Menerima Pakaian Layak Pakai untuk disalurkan kepada yang membutuhkan. Pakaian dikumpulkan di Sekretariat. Tuhan Memberkati.