Pembicara : Bpk. Gembala
Ayat pokok : 1 Raja-raja 17:6


1 Raja 17:6 --> Setiap pagi dan petang, burung-burung gagak membawa daging dan Elia minum dari sungai itu setiap hari untuk menetralisir.

Iblis bekerja di dalam gereja melalui cara-cara yang biasa dipakai gereja.

Yohanes 13:1-2 --> Yesus tahu Dia akan disalibkan, iblispun tahu hal itu.

Saat ini suara hati lebih diakuasai oleh suara iblis. Kita perlu introspeksi. Suara-suara dalam hidup kita, kita perlu menyandingkannya dengan Firman Allah. Jika tidak sesuai, maka itu adalah suara iblis.

Matius 16:21-23 --> Petrus dikuasai suara iblis menegur Yesus. Petrus memikirkan hal-hal jasmani, Yesus memikirkan hal-hal rohani.

Ketika kita tahu Firman Allah tapi tidak melakukannya, maka kita sudah berjalan bersama iblis.

Hal-hal apa saja yang selalu dibisiki iblis kepada kita.

1. KUATIR

Matius 6:27-31 --> Kuatir akan hari esok, sandang, pangan, papan. Itu semua dicari oleh orang-orang yang kurang percaya

Kalau Tuhan memberikan hari esok untuk kita, maka Tuhan pasti bertanggung jawab atas kehidupan kita. Paulus mengatakan : Jika tidak bekerja, jangan makan.

Yang penting carilah dahulu kerajaan Allah, Salomo mengatakan : masa depan itu sungguh ada. Saat kita kuatir, tambahkan iman kita. Surga saja Yesus tinggalkan demi keselamatan kita. Masakan urusan sandang, pangan, papan Dia tidak mencukupinya ?


2. KECEWA

Lukas 7:18-23 --> Yohanes Pembaptis dalam tawanan membuat dia menjadi kecewa dan bimbang bahwa Tuhan akan datang dan menolong dia. Kita merasa sudah banyak berbuat sesuatu untuk Tuhan seperti Yohanes Pembaptis, tapi terus dan terus kita menantikan pertolongan Tuhan. Iblis menyerang kita dengan membisikkan kepada kita bahwa Tuhan tidak akan menolong. Kekecewaan merusak hidup kita. Termasuk para pelayan Tuhan sering kecewa, karena menganggap Tuhan tidak menolong mereka.

Baik atau tidak sesuatu itu sebenarnya tergantung kita. Hendaknya kita mengucap syukur atas segala sesuatu yang Tuhan berikan.

Mazmur 42:1-12 --> Mengapa engkau gelisah dan tertekan hai jiwaku. Bersyukurlah lagi kepada Tuhan. Janganlah kita patah semangat, berharaplah lagi kepada Tuhan. Iblis selalu menyerang kita dengan suara-suara: "Di mana Allahmu ?"

Mazmur 126:1-6 --> Pulihkanlah keadaan kami Tuhan.

Rebut kembali sukacita yang sudah hilang itu.

Filipi 4:4-9 --> Ketika kuatir itu datang, nyatakanlah keinginanmu dalam doa dan ucapan syukur, maka damai sejahtera Allah yang melampaui hati dan pikiran akan menguasai hati dan pikiran kita. Amin

Tuhan memberkati.



Ibadah Umum, 13 Mei 2018

Tanggal : 6 Mei 2018
Pembicara : Pdt. Bondan Abraham
Ayat Pokok : Kejadian 1:1-26
Tema : Terbentuk dan Penuh


Saat pertama diciptakan, bumi belum berbentuk dan kosong. Maka berfirmanlah Allah dan membentuk bumi. Allah menjadikan terang, cakrawala, memisahkan samudera dan daratan (Kej 1:1-26). Semuanya dibuat Tuhan sebagai proses untuk mencapai tujuannya menempatkan manusia di muka bumi.

Ketika Allah menempatkan kita dalam rahim ibu kita, Allah telah memiliki tujuan atas kehidupan kita (Yeremia 1:5). Namun saat kita dilahirkan, kita belum terbentuk dan kosong. Kita perlu terlebih dahulu dibentuk dan diisi, untuk menggenapi rencana Tuhan dan tujuannya atas hidup kita.

Read more ...

Ibadah Kenaikan Yesus Kristus, 10 Mei 2018

Tanggal : 10 Mei 2018
Pembicara : Bpk. Gembala
Ayat Pokok : Kisah Para Rasul 1:6-11


Setelah Yesus bangkit dan sebelum naik ke surga, murid-muridNya bertanya kepadaNya perihal kebangkitan kerajaan Israel di bumi Namun Yesus menanggapi pertanyaan tersebut dengan berfirman mengenai kuasa yang akan dicurahkan kepada mereka (Kisah Para Rasul 1:6-11).

Kita semua berharga di mata Tuhan (Maz 116:15). Kita sangat berharga karena kita adalah biji mata Tuhan (Zakharia 2:8). Namun saat menghadapi masalah, kita seringkali merasa tidak berharga, merasa sendiri, bahkan putus asa. Hal yang sama terjadi pada Elia saat menerima ancaman dari Besyeba (1 Raj 19:1-8).

Read more ...

Ibadah Pelprip, 22 Maret 2018

Tanggal : 22 Maret 2018
Pembicara : Bpk. Timotius Liong
Ayat Pokok : 2 Petrus 1:6
Tema : Penguasaan Diri

Penguasaan diri dalam 2 Petrus 1:6 terjemahan King James Version menggunakan kata temperance yang berarti matang / dewasa. Penguasaan diri dalam 2 Petrus 1 adalah langkah ketiga setelah iman, kebajikan dan pengetahuan. Penguasaan diri kita seringkali diuji pada kondisi yang tiba-tiba/mendadak

Penguasaan diri juga merupakan salah satu dari buah-buah Roh. Dalam 1 Yoh 2:12-16, kita diingatkan bahwa ketika kita beriman dan percaya, dosa kita diampuni oleh karena NamaNya. Namun semua keinginan mata dan keinginan daging bukan berasal dari Allah tapi dari dunia.

Read more ...

INFORMASI IBADAH RUTIN

KOMSEL DOA

  • Senin, 21 Mei 2018 di rumah ibu Endang, VMM
  • Rabu, 23 Mei 2018 di rumah ibu Lidia, Gading Serpong
  • Kamis, 24 Mei 2018 di rumah ibu Maria, VMM, dan di rumah ibu Selvi, BSD

IBADAH KAUM WANITA

  • Selasa, 22 Mei 2018 di Gereja
DOA PUASA
  • Selasa, 22 Mei 2018 di Gereja
IBADAH RAYON
  • Jumat,, 25 Mei 2018 pukul 19:30 di kel Freddy Halim, VMM

NB : Untuk Alamat Lengkap Bisa dilihat di Warta Jemaat / Hubungi Sekretariat Gereja

 

 
INFORMASI TAMBAHAN

PELAYANAN SOSIAL

 

Menerima Pakaian Layak Pakai untuk disalurkan kepada yang membutuhkan. Pakaian dikumpulkan di Sekretariat. Tuhan Memberkati.