Pembicara : Bpk. Gembala
Ayat pokok : Lukas 10:17

Lukas 10:17 -20 --> Tuhan Yesus tidak memberikan apresiasi kepada kepada murid-murid / orang Kristen. Yesus menjelaskan arti kekristenan.

Ay. 17 --> 70 murid diutus untuk melayani.

Ay. 1 --> 70 murid yang lain --> Yoh 17:20 --> Orang Yunani = Kita --> 70 murid itu artinya kita.

Ay. 18 --> Yesus melihat Iblis jatuh seperti kilat dari langit --> Yesus ingin mengatakan kepada murid2 supaya jangan terlalu bangga atas keberhasilan menaklukkan Iblis.

Yoh 1:1-5 --> Ay 3 --> Segala sesuatu dijadikan oleh Allah. Setan jatuh bagaikan kilat --> permulaan waktu bagi setan.

Manusia mati karena jatuh dalam dosa --> Kej 3 --> Permulaan waktu bagi manusia.

Kej 3 --> Wah 20 --> Sejauh dosa di antara waktu manusia.

Yesus ingin mengatakan kepada murid2, supaya mereka waspada, karena dalam dunia ini ada Iblis yang tidak pernah berhenti bekerja. Iblis tidak pernah membiarkan kehidupan kekristenan berjalan dengan lancar. Iblis bekerja sebagai malaikat terang.

Salah satu yang terus bekerja: Yakobus 4:1-6 --> sengketa, pertengkaran, hawa nafsu.

Mengingini sesuatu --> tidak memperolehnya --> membunuh karakter Kristus, pelayanan, pekerjaan Tuhan. Iri hati dan congkak (menganggap diri lebih baik dari yang lain). Allah membenci kecongkakan.

Jika Yesus memberikan apresiasi akan timbul hawa nafsu. Yesus memperlakukan mereka sama. Semua sama di hadapan Allah.

Yesus tidak ingin ada pertengkaran di antara murid, tapi Yesus menginginkan ada kehidupan/persatuan di antara mereka. Supaya embun dari Hermon meliputi mereka, sehingga berkat2 turun atas kehidupan orang Kristen. Yesus mengasihi kita semua, dengan tidak membedakan kita satu sama lain.

1 Petrus 5:8 --> Iblis bekerja dalam gereja.

Lukas 10:19 --> 2 kata kuasa dengan arti yang berbeda:

1. Kuasa Exouxia --> Yoh 1:12 --> hak sebagai anak Allah --> janganlah hak kita sebagai anak Allah diinjak-injak, tetapi kita menginjak Iblis di bawah kaki kita.

2. Kuasa Dunamis --> Kuasa Roh Kudus untuk kita bertahan atas kekuatan musuh untuk menghancurkan amarah, emosi dan hawa nafsu kita. Supaya kita bisa menahan serangan Iblis.

Apakah kita mau masuk dalan jerat Iblis? Untuk mengejar hawa nafsu. Kita mau menjadi Yudas atau Petrus, tergantung pilihan kita. Amin.

Tuhan memberkati.



Ibadah Umum, 9 Desember 2018

Tanggal : 9 Desember 2018
Pembicara :Bpk. Gembala
Ayat Pokok : Matius 12:43-45

Kehidupan kekristenan kita tidak boleh stagnan. Petrus pernah mengalami kegagalan karena kecewa dalam hidupnya. Namun ketika ia mau bergerak dan mengikuti perintah Tuhan, ia diberkati dengan melimpah dan jalanya tidak koyak (Lukas 5:1-11, Yohanes 21:1-3).

Mengapa akhir-akhir ini banyak orang Kristen yang mudah kecewa ? (Matius 12:43-45) Banyak orang Kristen yang rohaninya bersih tersapu dan rapi teratur, namun kosong. Saat rohani kita kosong, kondisi kita akan memburuk lebih dari sebelumnya.

Read more ...

Ibadah Umum, 2 Desember 2018

Tanggal : 2 Desember 2018
Pembicara :Bpk. Gembala
Ayat Pokok : Yohanes 21:1-13

(Markus 4:1) Tuhan Yesus berbicara dengan orang banyak di tepi danau. Demikian banyaknya orang, membuat Yesus harus berbicara dari atas perahu di tepi pantai.

(Lukas 5:1-11) Di tepi pantai danau Genezaret Yesus mengajar orang banyak dari atas perahu. Orang banyak yang tidak mau beranjak dari pantai, dilambangkan dalam pelajaran Tabernakel sebagai mereka yang tinggal di pelataran, yaitu mereka yang akan masuk aniaya besar di zaman antikris (Wahyu 12:17-18). Mereka adalah orang-orang kebanyakan, bagian dari sekumpulan besar orang yang gagal masuk gereja sempurna.

Read more ...

Ibadah Pelprip, 22 November 2018

Tanggal : 22 November 2018
Pembicara : Pdm. Bondan Abraham
Ayat Pokok : Ibrani 12:12-17

Didikan dan ajaran Allah terasa terlalu berat bagi sebagian orang. Dalam menjalani pertandingan iman, kita tidak harus menjalaninya sendiri. Kita harus saling mendukung antar sesama anak Tuhan. Kita berjalan bersama saling menguatkan tangan yang lemah dan lutut yang goyah.

Komsel dan wadah-wadah diadakan dengan tujuan agar kita dapat saling menguatkan antara sesama anak Tuhan. Dalam perlombaan iman, kita tidak akan kuat berjalan sendiri. Dalam kelompok kecil, kita juga saling menajamkan dan saling mengasah (Amsal 27:17). Kita juga bertekun dalam pengajaran firman Tuhan untuk saling menguatkan, saling mendukung, mengingatkan / menegur (Kisah 2:41-42,46, Ibrani 10:24-25)

Read more ...

INFORMASI IBADAH RUTIN

KOMSEL DOA

  • Senin, 17 Des 2018 DILIBURKAN
  • Rabu, 19 Des 2018 DILIBURKAN
  • Kamis, 20 Des 2018 DILIBURKAN

IBADAH KAUM WANITA

  • Selasa, 18 Des 2018 DILIBURKAN
DOA PUASA
  • Selasa, 18 Des 2018 DILIBURKAN
IBADAH RAYON
  • Jumat,, 21 Des 2018 DILIBURKAN

NB : Untuk Alamat Lengkap Bisa dilihat di Warta Jemaat / Hubungi Sekretariat Gereja

 

 
INFORMASI TAMBAHAN

PELAYANAN SOSIAL

 

Menerima Pakaian Layak Pakai untuk disalurkan kepada yang membutuhkan. Pakaian dikumpulkan di Sekretariat. Tuhan Memberkati.