Pembicara : Ibu Pdt. Lydia Kairupan
Ayat pokok : Matius 14:14-16

Mat 14:14-16 --> Perkataan Yesus menarik perhatian orang untuk terus mendengarkan Dia, kemanapun Dia pergi.

Alkitab, walaupun bukan buku termahal di dunia, tapi Alkitab adalah satu2nya buku yang bisa membuat orang percaya kepada Yesus dan membawanya ke surga.

Ay. 15, Murid2 kuatir terhadap orang2 yang belum makan dan minum. Tempat di mana mereka berada sunyi, sehingga murid2 menyarankan Tuhan Yesus untuk meminta orang2 yang mengikuti-Nya untuk mencari makanan sendiri. Tapi Tuhan Yesus berkata : “Kamulah yang harus memberi mereka makan.”

Kondisi yang kita hadapi saat ini sering kali membuat kita seperti murid2, membuat kita tidak bisa melihat bahwa Yesus bisa membuat mujizat.

Ay. 18, Yesus katakan berikan kepada-Ku apa yang kamu punya (5 ketul roti dan 2 ekor ikan). Apa yang kita punya: minimal bisa bersyukur setiap hari, bisa menyembah Tuhan, merenungkan Firman Tuhan. Kalau kita berdoa, jangan meminta terus, tapi perlu kita menyembah Tuhan seperti di atas. Sekalipun penghasilan kita kecil dan mungkin tidak cukup untuk makan, tapi kita wajib mengembalikan perpuluhan (karena itu adalah milik Tuhan).

1Raja2 17:7-12 --> Janda di Sarfat yang tidak mengerti Firman Tuhan, diminta oleh Nabi Elia memberikan air dan roti. Janda tersebut memberikannya, walaupun hanya memiliki sedikit tepung untuk membuat roti bagi Elia.

Elia mengajarkan kita untuk memberikan kepada Tuhan lebih dahulu, berikan ucapan syukur setiap hari kepada Tuhan terlebih dahulu. Upahnya, janda tersebut dipelihara Tuhan 3,5 tahun, hari demi hari dicukupkan oleh Tuhan.

Rahasianya --> berikan dahulu pujian dan syukur kepada Tuhan walaupun keadaan hidup kita sunyi (kurang beruntung). Tuhan memelihara kita setiap hari. Hari demi hari, Tuhan cukupkan kebutuhan kita.

Habakuk 3:17-19 --> Sekalipun sulit sekali keadaan kita, ingatlah kepada Tuhan, Tuhan itu kekuatan kita.

Kisah 8:26 --> Malaikat memerintahkan Filipus – yang habis mengadakan mujizat di kota besar, Samaria – untuk berangkat ke selatan turun dari Yerusalem ke Gaza, suatu tempat yang sunyi hanya untuk bertemu dengan 1 orang yang belum mengerti Firman Tuhan.

Jangan kuatir, tapi lipatkan lutut, bersyukur, menyembah Tuhan, maka mujizat akan terjadi.

Amin. Tuhan memberkati.



Ibadah Umum, 10 Juni 2018

Tanggal : 10 Juni 2018
Pembicara : Bpk. Gembala
Ayat Pokok : Amsal 3:1-2
Tema : Sejahtera


(Amsal 3:1-2) Panjang umur dan lanjut usia serta sejahtera akan ditambahkan kepada kita bila kita tidak melupakan ajaran Tuhan dan memelihara perintah Tuhan. Kata sejahtera dalam bahasa Ibrani tertulis Shalowm, dalam bahasa Inggris diartikan sebagai Completeness, Welfare, Health, Prosperity. Saat kita hidup sejahtera, kita akan menikmati keselamatan, kesehatan, kekayaan dan kelengkapan.

Kekayaan akan kita peroleh ketika kita memuliakan Tuhan dengan harta kita, dan dengan penghasilan pertama dari segala usaha kita (Amsal 3:9-10,16). Kesehatan akan menjadi bagian kita ketika kita hidup takut akan Tuhan dan menjauhi kejahatan (Amsal 3:8).

Read more ...

Ibadah Umum, 3 Juni 2018

Tanggal : 3 Juni 2018
Pembicara : Bpk. Gembala
Ayat Pokok : Matius 3:7-12


(Matius 3:7-12) Ketika Yohanes Pembaptis membaptis di sungai Yordan, ia berbicara kepada orang Farisi dan orang Saduki. Mereka adalah orang-orang yang sangat mengenal Taurat, namun tidak berbuah dalam kehidupan nyata. Yohanes berkata kapak dan alat penampi telah tersedia untuk mereka.

Apa yang disampaikan Yohanes Pembaptis, sama dengan yang disampaikan Yesus (Yohanes 15:1-6). Yesus berkata barangsiapa yang tidak tinggal di dalam Dia, akan menjadi kering, lalu dibuang dan dicampakkan ke dalam api.

Yesus juga memperingatkan kita untuk berhati-hati terhadap nabi-nabi palsu. Mereka terlihat seperti domba, padahal mereka adalah serigala yang buas. Kita dapat melihat dan mengenal mereka dari buahnya. (Matius 7:15-23)

Read more ...

Ibadah Pelprip, 24 Mei 2018

Tanggal : 24 Mei 2018
Pembicara : Bpk. Timotius Liong
Ayat Pokok : 2 Petrus 1:7
Tema : Phileo - Kasih antara Saudara Seiman

Dalam alkitab terjemahan King James Version, kasih antara saudara seiman menggunakan kata Brotherly Kindness. Sedangkan dalam bahasa Yunani menggunakan kata Philadelphian atau Phileo.

Ada empat jenis kasih dalam bahasa Yunani :
  1. Storge : Kasih antara orang tua - anak ( ada pertalian darah )
  2. Eros : Kasih antara pria dan wanita , ada unsur erotis
  3. Phileo : Kasih antara sesama manusia ( tidak ada hubungan darah )
  4. Agape : Kasih tanpa pamrih
Dalam Alkitab ditemukan kasih Phileo dan Agape

Kasih terhadap saudara-saudara / Phileo dapat didefinisikan menjadi kesalehan yang diimplementasikan kepada saudara seiman kita sebagai sesama manusia.. Ada rasa persaudaraan diantara sesama kita. Point pentingnya adalah bagaimana kasih phileo ini dapat kita terapkan, karena ini adalah salah satu langkah yang harus ditambahkan kepada iman kita. Pada akhirnya kita harus menambahkan kepada iman kita dengan kasih Agape.

Read more ...

INFORMASI IBADAH RUTIN

KOMSEL DOA

  • Senin, 18 Juni 2018 DILIBURKAN
  • Rabu, 20 Juni 2018 DILIBURKAN
  • Kamis, 21 Juni 2018 DILIBURKAN

IBADAH KAUM WANITA

  • Selasa, 19 Juni 2018 DILIBURKAN
DOA PUASA
  • Selasa,19 Juni 2018 DILIBURKAN
IBADAH RAYON
  • Jumat,, 22 Juni 2018 DILIBURKAN

NB : Untuk Alamat Lengkap Bisa dilihat di Warta Jemaat / Hubungi Sekretariat Gereja

 

 
INFORMASI TAMBAHAN

PELAYANAN SOSIAL

 

Menerima Pakaian Layak Pakai untuk disalurkan kepada yang membutuhkan. Pakaian dikumpulkan di Sekretariat. Tuhan Memberkati.