Pembicara : Bapak Gembala
Ayat pokok : Lukas 10:17-20

Lukas 10:17-20 --> Iblis bekerja melalui gereja2/ibadah --> lahiriah tidak menggambarkan kerohanian yang baik. Iblis akan tetap bekerja sampai gereja disempurnakan dengan segala usaha untuk menggagalkan rencana Tuhan.

Ibrani 10:25-29 --> Hati2 dengan ibadah, karena ibadah bisa membuat kita kehilangan pengetahuan akan kebenaran dan akhirnya kita kembali kepada Taurat dengan menghina kasih karunia dengan melecehkan darah Yesus.

Ibrani 9:13 --> Lahiriah, orang/gereja akan kembali ke Taurat karena korban hanya menyucikan lahiriah.

Ibrani 9:14 --> Gereja hidup dalam kasih karunia melalui darah Yesus yang menyucikan hati nurani.

Kejadian 22:17 --> 2 keturunan dari Abram: pasir di tepi laut (Ismael) dan bintang di langit (Ishak).

Roma 11:11-12 --> Karena pelanggaran Israel, keselamatan telah sampai kepada bangsa2 lain. Status Israel turun menjadi pasir di tepi laut. Sedangkan bangsa2 lain menjadi bintang di langit.

Proses peralihan dari Israel ke bangsa2 lain:

Kejadian 48:8-14 --> Berkat di sebelah kanan. Efraim --> bungsu; Manasye --> sulung. Dalam prakteknya Efraim yang menerima tangan kanan.

Manasye = sulung = Israel, karena tangan disilang (salib, Kristus) --> Efraim = bungsu = bangsa2 lain.

Ulangan 21:17 --> Anak sulung = hak kesulungan --> berkat anak sulung = 2x bagian --> inilah yang seharusnya dimiliki gereja.

Wahyu 3:14-18 --> Orang Kristen kaya lahiriah (Taurat) --> suam2 kuku. Gereja yang hidup dalam kasih karunia --> membeli :
1. Emas = Iman
2. Pakaian Putih = perbuatan benar
3. Minyak = Roh Kudus

Wahyu 6:12-15 --> Kristen Taurat rohaninya mentah. Kalau kita terus membeli iman, maka kita akan menjadi gereja sempurna (meterai di dahi) --> Wahyu 7:1-3.

Wahyu 12:17 --> Celaka: bumi dan laut, Iblis telah turun atasmu.

Wahyu 12:1 --> Gereja Sempurna

Wahyu 12:17-18 --> Iblis marah dan memerangi keturunan yang lain: pasir di tepi laut: Ismael, Israel dan orang2 Kristen yang mentah rohaninya = suam2 kuku.

Tapi banyak orang Kristem yang membeli minyak akan disingkirkan (Wahyu 12:13-16), dipelihara selama 3.5 tahun.

Amin. Tuhan memberkati.



Ibadah Umum, 10 Juni 2018

Tanggal : 10 Juni 2018
Pembicara : Bpk. Gembala
Ayat Pokok : Amsal 3:1-2
Tema : Sejahtera


(Amsal 3:1-2) Panjang umur dan lanjut usia serta sejahtera akan ditambahkan kepada kita bila kita tidak melupakan ajaran Tuhan dan memelihara perintah Tuhan. Kata sejahtera dalam bahasa Ibrani tertulis Shalowm, dalam bahasa Inggris diartikan sebagai Completeness, Welfare, Health, Prosperity. Saat kita hidup sejahtera, kita akan menikmati keselamatan, kesehatan, kekayaan dan kelengkapan.

Kekayaan akan kita peroleh ketika kita memuliakan Tuhan dengan harta kita, dan dengan penghasilan pertama dari segala usaha kita (Amsal 3:9-10,16). Kesehatan akan menjadi bagian kita ketika kita hidup takut akan Tuhan dan menjauhi kejahatan (Amsal 3:8).

Read more ...

Ibadah Umum, 3 Juni 2018

Tanggal : 3 Juni 2018
Pembicara : Bpk. Gembala
Ayat Pokok : Matius 3:7-12


(Matius 3:7-12) Ketika Yohanes Pembaptis membaptis di sungai Yordan, ia berbicara kepada orang Farisi dan orang Saduki. Mereka adalah orang-orang yang sangat mengenal Taurat, namun tidak berbuah dalam kehidupan nyata. Yohanes berkata kapak dan alat penampi telah tersedia untuk mereka.

Apa yang disampaikan Yohanes Pembaptis, sama dengan yang disampaikan Yesus (Yohanes 15:1-6). Yesus berkata barangsiapa yang tidak tinggal di dalam Dia, akan menjadi kering, lalu dibuang dan dicampakkan ke dalam api.

Yesus juga memperingatkan kita untuk berhati-hati terhadap nabi-nabi palsu. Mereka terlihat seperti domba, padahal mereka adalah serigala yang buas. Kita dapat melihat dan mengenal mereka dari buahnya. (Matius 7:15-23)

Read more ...

Ibadah Pelprip, 24 Mei 2018

Tanggal : 24 Mei 2018
Pembicara : Bpk. Timotius Liong
Ayat Pokok : 2 Petrus 1:7
Tema : Phileo - Kasih antara Saudara Seiman

Dalam alkitab terjemahan King James Version, kasih antara saudara seiman menggunakan kata Brotherly Kindness. Sedangkan dalam bahasa Yunani menggunakan kata Philadelphian atau Phileo.

Ada empat jenis kasih dalam bahasa Yunani :
  1. Storge : Kasih antara orang tua - anak ( ada pertalian darah )
  2. Eros : Kasih antara pria dan wanita , ada unsur erotis
  3. Phileo : Kasih antara sesama manusia ( tidak ada hubungan darah )
  4. Agape : Kasih tanpa pamrih
Dalam Alkitab ditemukan kasih Phileo dan Agape

Kasih terhadap saudara-saudara / Phileo dapat didefinisikan menjadi kesalehan yang diimplementasikan kepada saudara seiman kita sebagai sesama manusia.. Ada rasa persaudaraan diantara sesama kita. Point pentingnya adalah bagaimana kasih phileo ini dapat kita terapkan, karena ini adalah salah satu langkah yang harus ditambahkan kepada iman kita. Pada akhirnya kita harus menambahkan kepada iman kita dengan kasih Agape.

Read more ...

INFORMASI IBADAH RUTIN

KOMSEL DOA

  • Senin, 18 Juni 2018 DILIBURKAN
  • Rabu, 20 Juni 2018 DILIBURKAN
  • Kamis, 21 Juni 2018 DILIBURKAN

IBADAH KAUM WANITA

  • Selasa, 19 Juni 2018 DILIBURKAN
DOA PUASA
  • Selasa,19 Juni 2018 DILIBURKAN
IBADAH RAYON
  • Jumat,, 22 Juni 2018 DILIBURKAN

NB : Untuk Alamat Lengkap Bisa dilihat di Warta Jemaat / Hubungi Sekretariat Gereja

 

 
INFORMASI TAMBAHAN

PELAYANAN SOSIAL

 

Menerima Pakaian Layak Pakai untuk disalurkan kepada yang membutuhkan. Pakaian dikumpulkan di Sekretariat. Tuhan Memberkati.