Efesus 4:15-16, teguh berpegang kepada kebenaran menjadi rapi terikat sesuai dengan tatanan Tuhan.

Yosua 23:13-16, rancangan Tuhan adalah hari depan yang bahagia, maka Tuhan memberikan tanah yang baik. Selama kita tidak berubah maka tanah itu menghasilkan yang baik.

Yeremia 29:11, berbicara tentang:

1. Hari Depan, rancangan damai sejahtera. Jika kita tidak berubah setia, maka tersedia rancangan tersebut.

Lukas 19:11-17, Allah itu adil, waktu dan kesempatan itu sama. Allah memberikan hikmat, sehingga ada otoritas atau kuasa melalui lidah bibir kita. Ayat 20, jangan menjadi orang Kristen yang berdalih, tahu kebenaran tetapi tidak melakukan kebenaran.

Amsal 6:6-11, maka berpegang pada kebenaran, jangan kita malas berpegang pada kebenaran.

2. Keluarga. Tanah yang baik artinya keluarga yang baik (Mazmur 128:1-6). Takut akan Tuhan akan menerima berkat yang luar biasa.

Ruth 1:1-6, Elimelekh yang tinggal di Betlehem pergi menetap ke Moab, maka kehidupannya berubah. Bukan kebahagiaan yang dinikmati, tetapi kehancuran.

Orang tua adalah contoh bagi anak-anak kita. Rumah roti : rumah firman. Sebagai orang tua jadilah panutah, jangan berdalih dengan firman (Elimelekh ke anak-anaknya, Mahlon dan Kilyon).

Ayub 1:1-5, Ayub kepala keluarga yang gagal dalam mendisiplinkan anak-anak dalam keluarga. Dia tiak tegas. Dia juga gagal menjadi suami yang baik. Ayub adalah contoh kasih yang diterapkan dengan salah.

Amsal 22:6, didiklah orang muda yang patut baginya, maka pada masa tuanya pun ia tidak akan menyimpang dari pada jalan itu.

Hakim 13:1-7, Nazir artinya orang yang akan menyelamatkan bangsanya. Tuhan sudah merancangkan masa depan yang gilang-gemilang pada Simson. Dia memang sudah berhasil mengalahkan bangsa Filistin, tapi di akhir hidupnya dia mengalami masa depan suram karena pergaulan Simson yang buruk. Pergaulan yang buruk merusak kebiasaan yang baik. Setiap bagian dalam keluarga memiliki andil dalam menjaga tatanan keluarga Allah, baik kepala keluarga, isteri dan anak-anak.

Salomo awalnya tatanan Allah yang sempurna. Namun akhirnya Salomo jatuh dalam dosa.

Pesan Firman Tuhan, jangan korbankan:

  1. Isteri + anak-anak dan masa depan = ekonomi
  2. Suami + anak-anak dan masa depan = ekonomi
  3. Orang tua dan masa depan = ekonomi

Amin.

Tuhan Yesus memberkati.



Tanggal          : 15 Februari 2015                              
Pembicara       : Bpk. Gembala
Ayat Pokok     : Efesus 4:15-16


Ibadah Umum, 7 Oktober 2018

Tanggal : 7 Oktober 2018
Pembicara : Bpk. Gembala
Ayat Pokok : Matius 16:13-20

Ketika Yesus bertanya kepada murid-muridNya apa kata orang mengenai Anak Manusia, murid-muridNya menjawab, ada yang mengatakan Yohanes Pembaptis, Elia, Yeremia dan salah seorang dari para nabi (Matius 16:14). Yesus kemudian berkata tentang jemaat yang akan didirikan di atas batu karang. Perkembangan gereja / jemaat tergantung dari apa yang dilepaskan dan apa yang diikat (Matius 16:19).

Yohanes Pembaptis mengikat pelayanannya hanya sebatas penginjilan dan pertobatan, sampai kepada baptisan air. Oleh karena itu, murid-muridnya tidak mengenal Roh Kudus. Dalam pelajaran tabernakel, pelayanan Yohanes Pembaptis hanya sampai di pelataran.

Read more ...

Ibadah Umum, 30 September 2018

Tanggal : 30 September 2018
Pembicara : Pdt. Yos Hartono
Ayat Pokok : Kejadian 1:1

(Kej 1:1) Alkitab diawali dengan ayat yang merupakan pernyataan bahwa Allah adalah yang pertama dan awal mula segalanya. Allah kemudian menciptakan langit, bumi dan segenap isinya. Semua boleh ada, karena ada yang menciptakan, ada yang menata, yaitu Allah. Karena itu, hanya Allah yang harus kita utamakan, bukan ciptaanNya. Semua ciptaan, seberapapun berharganya, tidak akan ada tanpa Allah.

(Kej 1:28-29) Semua yang ada di bumi dihadirkan Allah untuk memfasilitasi kebutuhan kita, bukan untuk diutamakan atau disembah. Jangan lupa bahwa yang utama adalah Allah. Hanya Allah yang patut disembah, diutamakan dan menjadi sumber pengharapan kita.

Read more ...

Ibadah Pelprip, 13 September 2018

Tanggal : 9 Agustus 2018
Pembicara : Bpk. Bondan Abraham
Ayat Pokok : Ibrani 11:30-40

Yosua taat mengikuti perintah Allah mengelilingi tembok Yerikho, sehingga tembok itu runtuh (Ibr 11:30). Setelah Yosua dan bangsa Israel menang pertempuran di Yerikho dan Ai, mereka menjadi terlalu percaya diri, sehingga mereka mengambil keputusan sendiri tanpa bertanya kepada Tuhan (Yosua 9:1-15).

Dalam kehidupan kita, seringkali iman kita terganggu oleh kepercayaan tinggi yang terlalu tinggi sehingga kita lupa mengikut-sertakan Tuhan dalam keputusan kita.

Read more ...

INFORMASI IBADAH RUTIN

KOMSEL DOA

  • Senin,15 Okt 2018 di rumah ibu Merci Engka, Villa Melati Mas
  • Rabu, 17 Okt 2018 di rumah ibu Sherly Z, Lippo Karawaci
  • Kamis, 18 Okt 2018 di rumah ibu Ruthy, Nusa Loka BSD, dan di rumah ibu Dewi, Alam Sutera

IBADAH KAUM WANITA

  • Selasa, 16 Okt 2018 di Gereja
DOA PUASA
  • Selasa, 16 Okt 2018 di Gereja
IBADAH RAYON
  • Jumat,, 19 Okt 2018 pukul 19.30 di rumah Kel. Hardi Rita, Villa Melati Mas

NB : Untuk Alamat Lengkap Bisa dilihat di Warta Jemaat / Hubungi Sekretariat Gereja

 

 
INFORMASI TAMBAHAN

PELAYANAN SOSIAL

 

Menerima Pakaian Layak Pakai untuk disalurkan kepada yang membutuhkan. Pakaian dikumpulkan di Sekretariat. Tuhan Memberkati.