Pembicara : Pdt. Hendrik Suangga
Ayat Pokok : 2 Kor 5:15-16

Yesus sudah mati bagi semua orang. KematianNya adalah bukti kasihNya kepada kita.

Mati berarti terpisah. Seperti yang terjadi pada Adam dan Hawa ketika mereka melakukan pelanggaran, mereka tidak mati secara fisik. Saat Allah bertanya : “Di manakah engkau Adam ?”, itu tidak berarti Allah tidak mengetahui di mana Adam, tetapi Allah menginginkan adanya pengakuan dari Adam.

Sejak Adam dan Hawa melakukan pelanggaran, mereka terpisah dari Allah. Mereka menyadari kalau mereka telanjang, sehingga Allah mengorbankan seekor domba dan memberikan kulit nya untuk menutupi ketelanjangan mereka.

(Yoh 3:16) Tuhan tidak ingin seorangpun binasa. Barang siapa yang percaya, dialah yang akan menerima keselamatan. Namun mereka yang menolak, akan terpisah untuk selama-lamanya.

Yesus telah mati bagi semua orang :

1. Agar kita tidak hidup hanya untuk diri sendiri.

2. Agar kita tidak menilai orang dengan pikiran kita sendiri (Yak 2:1-4)

Kita semua berdosa di hadapan Tuhan. Namun saat kita menerima penebusanNya, kita menjadi milik yang berharga bagi Tuhan. (Yoh 1:12) Kita semua adalah anak-anak Allah, bersaudara di dalam Tuhan.

3. Agar kita tidak menilai Kristus menurut ukuran manusia

(Mat 13:53-58) Yesus dipandang rendah saat Ia mengajar di daerah asalNya.

(Yoh 1:45-51) Walaupun Natanael sebelumnya ragu karena Yesus hanya berasal dari kota Nazaret, pada akhirnya ia berubah dan memanggil Yesus Rabi, Anak Allah dan Raja Israel setelah berjumpa dengan Yesus. Bahkan Yesus menubuatkan, Natanael akan melihat hal-hal yang lebih besar. Seseorang yang telah diubahkan, ia akan melihat hal-hal yang besar.

Amin, Tuhan Yesus memberkati.



Ibadah Umum, 10 Juni 2018

Tanggal : 10 Juni 2018
Pembicara : Bpk. Gembala
Ayat Pokok : Amsal 3:1-2
Tema : Sejahtera


(Amsal 3:1-2) Panjang umur dan lanjut usia serta sejahtera akan ditambahkan kepada kita bila kita tidak melupakan ajaran Tuhan dan memelihara perintah Tuhan. Kata sejahtera dalam bahasa Ibrani tertulis Shalowm, dalam bahasa Inggris diartikan sebagai Completeness, Welfare, Health, Prosperity. Saat kita hidup sejahtera, kita akan menikmati keselamatan, kesehatan, kekayaan dan kelengkapan.

Kekayaan akan kita peroleh ketika kita memuliakan Tuhan dengan harta kita, dan dengan penghasilan pertama dari segala usaha kita (Amsal 3:9-10,16). Kesehatan akan menjadi bagian kita ketika kita hidup takut akan Tuhan dan menjauhi kejahatan (Amsal 3:8).

Read more ...

Ibadah Umum, 3 Juni 2018

Tanggal : 3 Juni 2018
Pembicara : Bpk. Gembala
Ayat Pokok : Matius 3:7-12


(Matius 3:7-12) Ketika Yohanes Pembaptis membaptis di sungai Yordan, ia berbicara kepada orang Farisi dan orang Saduki. Mereka adalah orang-orang yang sangat mengenal Taurat, namun tidak berbuah dalam kehidupan nyata. Yohanes berkata kapak dan alat penampi telah tersedia untuk mereka.

Apa yang disampaikan Yohanes Pembaptis, sama dengan yang disampaikan Yesus (Yohanes 15:1-6). Yesus berkata barangsiapa yang tidak tinggal di dalam Dia, akan menjadi kering, lalu dibuang dan dicampakkan ke dalam api.

Yesus juga memperingatkan kita untuk berhati-hati terhadap nabi-nabi palsu. Mereka terlihat seperti domba, padahal mereka adalah serigala yang buas. Kita dapat melihat dan mengenal mereka dari buahnya. (Matius 7:15-23)

Read more ...

Ibadah Pelprip, 24 Mei 2018

Tanggal : 24 Mei 2018
Pembicara : Bpk. Timotius Liong
Ayat Pokok : 2 Petrus 1:7
Tema : Phileo - Kasih antara Saudara Seiman

Dalam alkitab terjemahan King James Version, kasih antara saudara seiman menggunakan kata Brotherly Kindness. Sedangkan dalam bahasa Yunani menggunakan kata Philadelphian atau Phileo.

Ada empat jenis kasih dalam bahasa Yunani :
  1. Storge : Kasih antara orang tua - anak ( ada pertalian darah )
  2. Eros : Kasih antara pria dan wanita , ada unsur erotis
  3. Phileo : Kasih antara sesama manusia ( tidak ada hubungan darah )
  4. Agape : Kasih tanpa pamrih
Dalam Alkitab ditemukan kasih Phileo dan Agape

Kasih terhadap saudara-saudara / Phileo dapat didefinisikan menjadi kesalehan yang diimplementasikan kepada saudara seiman kita sebagai sesama manusia.. Ada rasa persaudaraan diantara sesama kita. Point pentingnya adalah bagaimana kasih phileo ini dapat kita terapkan, karena ini adalah salah satu langkah yang harus ditambahkan kepada iman kita. Pada akhirnya kita harus menambahkan kepada iman kita dengan kasih Agape.

Read more ...

INFORMASI IBADAH RUTIN

KOMSEL DOA

  • Senin, 18 Juni 2018 DILIBURKAN
  • Rabu, 20 Juni 2018 DILIBURKAN
  • Kamis, 21 Juni 2018 DILIBURKAN

IBADAH KAUM WANITA

  • Selasa, 19 Juni 2018 DILIBURKAN
DOA PUASA
  • Selasa,19 Juni 2018 DILIBURKAN
IBADAH RAYON
  • Jumat,, 22 Juni 2018 DILIBURKAN

NB : Untuk Alamat Lengkap Bisa dilihat di Warta Jemaat / Hubungi Sekretariat Gereja

 

 
INFORMASI TAMBAHAN

PELAYANAN SOSIAL

 

Menerima Pakaian Layak Pakai untuk disalurkan kepada yang membutuhkan. Pakaian dikumpulkan di Sekretariat. Tuhan Memberkati.