Pembicara : Bpk. Gembala
Ayat Pokok : 1 Kor 12:4-6
Tema : Masihkah Kita Melayani ?

Karunia (kharisma) bekerja menghasilkan perbuatan ajaib melalui pelayanan. Hari-hari ini banyak orang yang mulai bimbang dan mulai mundur dari pelayanan.

(2 Kor 12:7) Paulus tiga kali berseru kepada Tuhan untuk mengangkat kelemahannya. Banyak dari antara kita yang memiliki duri dalam daging. Kita mungkin telah berkali-kali berseru kepada Tuhan untuk mengangkat duri dalam daging kita. Masihkah kita melayani bila ada duri dalam daging di kehidupan kita ?

Paulus akhirnya menyadari bahwa perbuatan ajaib Allah terjadi melalui pelayanan. Paulus pun menerima kelemahannya, karena bertujuan agar ia tidak tinggi hati.

(Ibr 11:35) Walaupun memiliki iman, jemaat Tuhan mula-mula tetap mengalami penderitaan. Walaupun kita memiliki iman, Tuhan tidak selalu mengabulkan permintaan kita.

(Luk 7:18) Iman Yohanes Pembaptis sempat goyah ketika ia di penjara. Kita seringkali berdoa minta pertolongan Tuhan namun kita belum memperoleh jawaban. Di sisi lain kita mendengar Tuhan menolong orang lain. Masihkah kita tetap percaya kepada Tuhan ? Masihkah kita beriman dan tetap setia melayani Tuhan ?

Walaupun Tuhan belum menjawab permohonan kita, bukan berarti Tuhan menganggap kita lebih rendah dari orang lain. Kita semua sama di hadapan Tuhan.

(Hab 3:17) Masihkah kita tetap mau melayani Tuhan, sekalipun pohon Ara tidak berbunga, pohon anggur tidak berbuah, hasil pohon zaitun mengecewakan. Ada saatnya usaha kita tidak membuahkan hasil. Masihkah kita setia melayani Tuhan, atau kita mulai berhitung untung-rugi dengan Tuhan ?

(Maz 91:1-2,7) Kondisi ekonomi di sekitar kita sedang sulit. Kita melihat satu persatu orang mengalami kebangkrutan, PHK dan kesulitan dalam berusaha. Masihkah kita percaya firman Tuhan, walaupun seribu rebah di sekitar kita, hal yang buruk tersebut tidak akan menimpa kita ?

Menjelang hari kedatangan Tuhan, dunia dipenuhi ketakutan. Bahkan orang-orang akan mati karena ketakutan. Tetaplah teguh, jangan goyah. Walaupun puluhan ribu orang rebah di sekitar kita, tidak akan menimpa kita. Tuhan akan tetap menjadi penolong kita.

Amin, Tuhan Yesus memberkati



Ibadah Umum, 10 Juni 2018

Tanggal : 10 Juni 2018
Pembicara : Bpk. Gembala
Ayat Pokok : Amsal 3:1-2
Tema : Sejahtera


(Amsal 3:1-2) Panjang umur dan lanjut usia serta sejahtera akan ditambahkan kepada kita bila kita tidak melupakan ajaran Tuhan dan memelihara perintah Tuhan. Kata sejahtera dalam bahasa Ibrani tertulis Shalowm, dalam bahasa Inggris diartikan sebagai Completeness, Welfare, Health, Prosperity. Saat kita hidup sejahtera, kita akan menikmati keselamatan, kesehatan, kekayaan dan kelengkapan.

Kekayaan akan kita peroleh ketika kita memuliakan Tuhan dengan harta kita, dan dengan penghasilan pertama dari segala usaha kita (Amsal 3:9-10,16). Kesehatan akan menjadi bagian kita ketika kita hidup takut akan Tuhan dan menjauhi kejahatan (Amsal 3:8).

Read more ...

Ibadah Umum, 3 Juni 2018

Tanggal : 3 Juni 2018
Pembicara : Bpk. Gembala
Ayat Pokok : Matius 3:7-12


(Matius 3:7-12) Ketika Yohanes Pembaptis membaptis di sungai Yordan, ia berbicara kepada orang Farisi dan orang Saduki. Mereka adalah orang-orang yang sangat mengenal Taurat, namun tidak berbuah dalam kehidupan nyata. Yohanes berkata kapak dan alat penampi telah tersedia untuk mereka.

Apa yang disampaikan Yohanes Pembaptis, sama dengan yang disampaikan Yesus (Yohanes 15:1-6). Yesus berkata barangsiapa yang tidak tinggal di dalam Dia, akan menjadi kering, lalu dibuang dan dicampakkan ke dalam api.

Yesus juga memperingatkan kita untuk berhati-hati terhadap nabi-nabi palsu. Mereka terlihat seperti domba, padahal mereka adalah serigala yang buas. Kita dapat melihat dan mengenal mereka dari buahnya. (Matius 7:15-23)

Read more ...

Ibadah Pelprip, 24 Mei 2018

Tanggal : 24 Mei 2018
Pembicara : Bpk. Timotius Liong
Ayat Pokok : 2 Petrus 1:7
Tema : Phileo - Kasih antara Saudara Seiman

Dalam alkitab terjemahan King James Version, kasih antara saudara seiman menggunakan kata Brotherly Kindness. Sedangkan dalam bahasa Yunani menggunakan kata Philadelphian atau Phileo.

Ada empat jenis kasih dalam bahasa Yunani :
  1. Storge : Kasih antara orang tua - anak ( ada pertalian darah )
  2. Eros : Kasih antara pria dan wanita , ada unsur erotis
  3. Phileo : Kasih antara sesama manusia ( tidak ada hubungan darah )
  4. Agape : Kasih tanpa pamrih
Dalam Alkitab ditemukan kasih Phileo dan Agape

Kasih terhadap saudara-saudara / Phileo dapat didefinisikan menjadi kesalehan yang diimplementasikan kepada saudara seiman kita sebagai sesama manusia.. Ada rasa persaudaraan diantara sesama kita. Point pentingnya adalah bagaimana kasih phileo ini dapat kita terapkan, karena ini adalah salah satu langkah yang harus ditambahkan kepada iman kita. Pada akhirnya kita harus menambahkan kepada iman kita dengan kasih Agape.

Read more ...

INFORMASI IBADAH RUTIN

KOMSEL DOA

  • Senin, 18 Juni 2018 DILIBURKAN
  • Rabu, 20 Juni 2018 DILIBURKAN
  • Kamis, 21 Juni 2018 DILIBURKAN

IBADAH KAUM WANITA

  • Selasa, 19 Juni 2018 DILIBURKAN
DOA PUASA
  • Selasa,19 Juni 2018 DILIBURKAN
IBADAH RAYON
  • Jumat,, 22 Juni 2018 DILIBURKAN

NB : Untuk Alamat Lengkap Bisa dilihat di Warta Jemaat / Hubungi Sekretariat Gereja

 

 
INFORMASI TAMBAHAN

PELAYANAN SOSIAL

 

Menerima Pakaian Layak Pakai untuk disalurkan kepada yang membutuhkan. Pakaian dikumpulkan di Sekretariat. Tuhan Memberkati.