Pembicara : Bpk. Gembala
Ayat Pokok : 1 Kor 12:4-6

(Luk 17:20:21) Kerajaan Allah bukan hal-hal yang lahiriah. Kerajaan Allah bukan ada di mana-mana, tetapi ada di antara kita, ada di tengah-tengah kita, ada di dalam kita. Banyak orang mencari hal yang sifatnya lahiriah, namun kerajaan Allah bukan hal-hal yang lahiriah tapi rohani.

(Yes 2:1-3) Pada hari-hari terakhir, gereja dimuliakan dengan Firman Tuhan dan Roh Kudus melalui pengajaran. Setelah gereja dimuliakan, gereja harus memuliakan Tuhan dengan pujian, penyembahan dan pengajaran. Marilah kita menyiapkan diri untuk dimuliakan melalui pengajaran, dengan Firman Tuhan dan Roh Kudus.

2 Tim 3:1-5 ⇒ Gereja tanpa kerajaan Allah di tengah-tengah ibadah. Kita tidak akan mengalami kerajaan Allah di tengah-tengah kita melalui hal-hal yang sifatnya lahiriah.

(Maz 127:1-5) Keluarga yang dibangun dalam Tuhan, tidak akan mendapat malu. Marilah kita melibatkan Tuhan dalam membangun keluarga kita. Tuhan menghendaki kita membangun keluarga kita, dan mengawalnya bersama Tuhan, agar seluruh anggota keluarga kita diberkati melalui firman Tuhan dan Roh Kudus. Sehingga kita menjadi keluarga yang siap diberkati.

(Luk 17:20-37) Yesus memperingatkan kita bahwa kondisi lahiriah sangat membahayakan. Bila kita mencari Tuhan melalui tanda-tanda lahiriah, kita tidak akan mendapatkan hal-hal rohani. Kita tidak akan melihat hari-hari Anak Manusia, bila kita beribadah secara lahiriah (ayat 22).

Banyak orang mencari Yesus karena hal-hal lahiriah (ayat 23). Banyak yang menolak Yesus secara kebenaran dan itu merupakah penderitaan yang harus ditanggungNya (ayat 25).

Dunia kekristenan akan seperti zaman Nuh dan Lot (kawin cerai, LGBT). Keluarga tidak lagi menjadi yang utama di hati kita, tergantikan oleh harta.

Pada akhirnya akan terjadi pemisahan bagaikan perumpamaan 5 dara / gadis yang bijaksana dengan 5 dara / gadis yang bodoh (ayat 34-36). Kesepuluh anak gadis tersebut sama-sama tertidur, melambangkan setiap orang bisa jatuh. Yang membedakan antara anak gadis yang bodoh dan bijaksana, adalah responnya saat mempelai datang. Gadis yang bodoh terlambat merespon sehingga tertinggal seperti istri Lot. Namun gadis yang bijaksana segera merespon dengan bertobat, menyiapkan segala sesuatunya dan mengikuti mempelai menuju perjamuan kawin.

Amin, Tuhan Yesus memberkati.



Ibadah Umum, 7 Oktober 2018

Tanggal : 7 Oktober 2018
Pembicara : Bpk. Gembala
Ayat Pokok : Matius 16:13-20

Ketika Yesus bertanya kepada murid-muridNya apa kata orang mengenai Anak Manusia, murid-muridNya menjawab, ada yang mengatakan Yohanes Pembaptis, Elia, Yeremia dan salah seorang dari para nabi (Matius 16:14). Yesus kemudian berkata tentang jemaat yang akan didirikan di atas batu karang. Perkembangan gereja / jemaat tergantung dari apa yang dilepaskan dan apa yang diikat (Matius 16:19).

Yohanes Pembaptis mengikat pelayanannya hanya sebatas penginjilan dan pertobatan, sampai kepada baptisan air. Oleh karena itu, murid-muridnya tidak mengenal Roh Kudus. Dalam pelajaran tabernakel, pelayanan Yohanes Pembaptis hanya sampai di pelataran.

Read more ...

Ibadah Umum, 30 September 2018

Tanggal : 30 September 2018
Pembicara : Pdt. Yos Hartono
Ayat Pokok : Kejadian 1:1

(Kej 1:1) Alkitab diawali dengan ayat yang merupakan pernyataan bahwa Allah adalah yang pertama dan awal mula segalanya. Allah kemudian menciptakan langit, bumi dan segenap isinya. Semua boleh ada, karena ada yang menciptakan, ada yang menata, yaitu Allah. Karena itu, hanya Allah yang harus kita utamakan, bukan ciptaanNya. Semua ciptaan, seberapapun berharganya, tidak akan ada tanpa Allah.

(Kej 1:28-29) Semua yang ada di bumi dihadirkan Allah untuk memfasilitasi kebutuhan kita, bukan untuk diutamakan atau disembah. Jangan lupa bahwa yang utama adalah Allah. Hanya Allah yang patut disembah, diutamakan dan menjadi sumber pengharapan kita.

Read more ...

Ibadah Pelprip, 13 September 2018

Tanggal : 9 Agustus 2018
Pembicara : Bpk. Bondan Abraham
Ayat Pokok : Ibrani 11:30-40

Yosua taat mengikuti perintah Allah mengelilingi tembok Yerikho, sehingga tembok itu runtuh (Ibr 11:30). Setelah Yosua dan bangsa Israel menang pertempuran di Yerikho dan Ai, mereka menjadi terlalu percaya diri, sehingga mereka mengambil keputusan sendiri tanpa bertanya kepada Tuhan (Yosua 9:1-15).

Dalam kehidupan kita, seringkali iman kita terganggu oleh kepercayaan tinggi yang terlalu tinggi sehingga kita lupa mengikut-sertakan Tuhan dalam keputusan kita.

Read more ...

INFORMASI IBADAH RUTIN

KOMSEL DOA

  • Senin,15 Okt 2018 di rumah ibu Merci Engka, Villa Melati Mas
  • Rabu, 17 Okt 2018 di rumah ibu Sherly Z, Lippo Karawaci
  • Kamis, 18 Okt 2018 di rumah ibu Ruthy, Nusa Loka BSD, dan di rumah ibu Dewi, Alam Sutera

IBADAH KAUM WANITA

  • Selasa, 16 Okt 2018 di Gereja
DOA PUASA
  • Selasa, 16 Okt 2018 di Gereja
IBADAH RAYON
  • Jumat,, 19 Okt 2018 pukul 19.30 di rumah Kel. Hardi Rita, Villa Melati Mas

NB : Untuk Alamat Lengkap Bisa dilihat di Warta Jemaat / Hubungi Sekretariat Gereja

 

 
INFORMASI TAMBAHAN

PELAYANAN SOSIAL

 

Menerima Pakaian Layak Pakai untuk disalurkan kepada yang membutuhkan. Pakaian dikumpulkan di Sekretariat. Tuhan Memberkati.