Tanggal : 26 Nov 2017
Pembicara : Bpk. Gembala
Ayat Pokok : Lukas 17:31

(Luk 17:31) Apabila kita sudah memiliki kerajaan Allah yang sifatnya rohani, jangan kita turun dan kembali kepada hal-hal yang lahiriah. Yang sudah memiliki Kerajaan Allah, jangan mengambil yang lahiriah. Resikonya terlalu besar, karena akan masuk tiga setengah tahun aniaya besar. Dan kesempatan yang tersisa tidak memungkinkan untuk kembali memiliki dan mencari Kerajaan Allah. Kondisinya tidak sama dengan saat kita pertama kali mencari dan memilikiNya.

Karena itu, kita yang telah memiliki Kerajaan Allah, jangan kita meninggalkanNya hanya untuk hal-hal yang lahiriah. Kerajaan Allah memberitakan kebenaran, damai sejahtera dan suka cita oleh Roh Kudus.

(Mat 25:1-13) Belilah minyak saat masih ada waktu, jangan ketika waktunya tiba baru kita mencari dan membeli. Waktunya tidak akan cukup. Janganlah kita meminta, tetapi kita harus mencari dan membeli. Belilah bukan dengan uang, tetapi dengan kehausan dan kelaparan. Haus akan Air Hidup, dan lapar akan Roti Hidup.

Melalui ibadah, kita menerima kebenaran, damai sejahtera dan suka cita oleh Roh Kudus. Kita menyembah Allah dalam Roh dan Kebenaran. Itulah Kerajaan Allah yang sifatnya rohani dan bukan lahiriah. Kita harus terus bertumbuh dalam Kerajaan Allah yang sifatnya rohani.

(Ibr 6:1-8) Jika kita telah mengecap karunia surgawi, mendapat bagian dalam Roh Kudus, janganlah mundur / murtad. Karena walaupun bertobat, tidak mungkin dibaharui seperti semula, tetapi akan berakhir dengan pembakaran ⇒ tiga setengah tahun aniaya besar.

(Mat 13:22) Perumpamaan benih yang jatuh ke tanah hati yang ketiga, tidak akan bertumbuh. (Yoh 21:15-17) Petrus hanya sanggup menjawab tantangan Yesus dengan kasih tingkat ketiga (phileo). (Ibr 6:4-6) Mereka yang pernah diterangi hatinya, hanya sampai karunia Roh Kudus. Semuanya disebabkan karena kekuatiran dan tipu daya kekayaan.

(Ams 4:18) Manusia harus terus maju sampai rembang tengah hari. Tetapi Alkitab berkata kita sulit sampai pada tingkatan keempat karena berhenti di tingkat ketiga.

(Luk 17:31-32) Jangan turun dan kembali karena sangat berbahaya, bisa seperti istri Lot.

(1 Tim 6:6-10) Akar segala kejahatan adalah cinta akan uang. Waspadalah, jangan sampai cinta akan uang membuat kita sulit bertumbuh dan pada akhirnya akan masuk ke tiga setengah tahun masa aniaya besar..

Amin, Tuhan Yesus memberkati.



Ibadah Umum, 8 Juli 2018

Tanggal : 8 Julii 2018
Pembicara : Bpk. Gembala
Ayat Pokok :Mazmur 139:6

Dalam Mazmur 139:6, Daud mengatakan bahwa pengetahuan tentang Allah terlalu ajaib dan terlalu tinggi baginya.

Di zaman Abraham (2000 SM) hak kesulungan sudah ada, yang merupakan bayangan hak kesulungan bangsa Israel yang jatuh kepada bangsa-bangsa lain (Kejadian 25:29). Sebagaimana bangsa Israel yang menjual hak kesulungan itu dengan menyalibkan Yesus, di zaman sekarang juga banyak anak-anak Tuhan yang menjual hak kesulungan hanya demi hal-hal duniawi.

Read more ...

Ibadah Umum, 1 Juli 2018

Tanggal : 1 Julii 2018
Pembicara : Bpk. Gembala
Ayat Pokok :Keluaran 3:14

Allah mengatakan diriNya Aku adalah Aku (Keluaran 3:14). Aku adalah Aku berbicara tentang Kekekalan. Waktu tidak berlaku bagi Allah. Sebab Ia adalah Alfa dan Omega, yang awal dan yang akhir.

Allah juga Pribadi yang sempurna. Ketika diciptakan oleh Allah, Adam dapat menikmati kesempurnaan di dalam Allah. Namun ketika jatuh ke dalam dosa, hak manusia untuk menikmati kesempurnaan dicabut. Domba disiapkan pada waktu manusia jatuh ke dalam dosa dan disembelih pada hari / tanggal 14 (Kel 12:1-6).

Read more ...

Ibadah Pelprip, 24 Mei 2018

Tanggal : 24 Mei 2018
Pembicara : Bpk. Timotius Liong
Ayat Pokok : 2 Petrus 1:7
Tema : Phileo - Kasih antara Saudara Seiman

Dalam alkitab terjemahan King James Version, kasih antara saudara seiman menggunakan kata Brotherly Kindness. Sedangkan dalam bahasa Yunani menggunakan kata Philadelphian atau Phileo.

Ada empat jenis kasih dalam bahasa Yunani :
  1. Storge : Kasih antara orang tua - anak ( ada pertalian darah )
  2. Eros : Kasih antara pria dan wanita , ada unsur erotis
  3. Phileo : Kasih antara sesama manusia ( tidak ada hubungan darah )
  4. Agape : Kasih tanpa pamrih
Dalam Alkitab ditemukan kasih Phileo dan Agape

Kasih terhadap saudara-saudara / Phileo dapat didefinisikan menjadi kesalehan yang diimplementasikan kepada saudara seiman kita sebagai sesama manusia.. Ada rasa persaudaraan diantara sesama kita. Point pentingnya adalah bagaimana kasih phileo ini dapat kita terapkan, karena ini adalah salah satu langkah yang harus ditambahkan kepada iman kita. Pada akhirnya kita harus menambahkan kepada iman kita dengan kasih Agape.

Read more ...

INFORMASI IBADAH RUTIN

KOMSEL DOA

  • Senin,16 Juli 2018 di rumah ibu Endang A., Villa Melati Mas
  • Rabu, 18 Juli 2018 di rumah ibu Herlin, Gading Serpong
  • Kamis, 19 Juli 2018 di rumah ibu Dewi, Alam Sutera, dan di rumah ibu Agung, BSD

IBADAH KAUM WANITA

  • Selasa, 17 Juli 2018 di Gereja
DOA PUASA
  • Selasa, 17 Juli 2018 di Gereja
IBADAH RAYON
  • Jumat,, 20 Juli 2018 pukul 19:30 DILIBURKAN

NB : Untuk Alamat Lengkap Bisa dilihat di Warta Jemaat / Hubungi Sekretariat Gereja

 

 
INFORMASI TAMBAHAN

PELAYANAN SOSIAL

 

Menerima Pakaian Layak Pakai untuk disalurkan kepada yang membutuhkan. Pakaian dikumpulkan di Sekretariat. Tuhan Memberkati.