Tanggal : 24 Des 2017
Pembicara : Bpk. Yossy Avianto
Ayat Pokok : Matius 2:1-12

Ada dua type manusia :
  1. Manusia yang diubah keadaan
  2. Manusia yang mengubah keadaan
Manusia yang diubah keadaan, sangat terpengaruh oleh kondisi di sekelilingnya. Namun manusia yang mengubah keadaan, tidak mudah terpengaruh oleh kondisi di sekitarnya.

(Mat 2:1-9) Orang majus mengikuti bintang di langit untuk tiba di tempat Yesus dilahirkan. Di siang hari, mereka tidak dapat melihat bintang itu, namun mereka tetap dituntun hingga menemukan tempat Yesus dilahirkan. Kita tidak mengetahui apa yang akan terjadi di tahun 2018. Namun kita tahu Tuhan ada dan tetap menuntun kita.

(Mat 2:10) Setelah sekian lama mereka berjalan di padang gurun, orang majus sangat bersuka cita ketika mereka melihat bintang itu. Biarlah kedatangan Kristus, juga mendatangkan suka cita bagi kita semua. Saat Yesus lahir, Ia mengubah keadaan. Kita harus menjadi teladan, di manapun kita berada, kita harus menjadi pelita yang mengubah keadaan di sekitar kita.

Banyak kali kita mengabaikan kehadiran Tuhan karena kita merasa mampu mengatasi segala hal.

(Luk 1:11) Zakharia dan Elisabeth istrinya tidak henti-hentinya berdoa meminta keturunan, dan Tuhan menjawab doa mereka. Mungkin kita memiliki doa yang belum dijawab. Tetaplah setia menunggu waktunya Tuhan untuk menjawab doa kita.

Saat Maria mengandung bayi Yesus, Yusuf tunangannya yang tulus hati, hendak menceraikan Maria secara diam-diam. Namun malaikat Tuhan datang kepada Yusuf dan mengubah niat Yusuf. Saat kita menghadapi masalah yang berat, ingatlah bahwa Tuhan dapat mengubah keadaan.

Gembala domba di masa kelahiran Yesus dipakai oleh Tuhan untuk memberitakan kabar baik kelahiran Yesus. Tuhan memakai gembala yang sederhana menjadi pembawa berita sukacita bagi umat manusia

(Mat 2:11) Orang majus yang merupakan orang-orang terpandang di daerahnya, datang dan menyembah Yesus. Tuhan dapat mengubah sikap hati orang-orang majus menjadi rendah hati di hadapan bayi Yesus.

Orang majus mempersembahkan mas, kemenyan dan mur. Biarlah kita di masa kini dapat mempersembahkan hidup kita kepada Tuhan. Yesus sudah lahir dan mempersembahkan hidupnya untuk keselamatan kita.

(Mat 2:12) Orang majus pulang ke daerahnya melalui jalan lain, setelah diperingatkan Tuhan melalui mimpi. Karena taat pada Tuhan, orang majus diselamatkan dan memiliki masa depan yang indah. Tuhan bukan hanya sanggup mengubah keadaan saat ini, namun juga sanggup mengubah masa depan kita.

Amin, Tuhan Yesus memberkati.



Ibadah Umum, 11 Februari 2018

Tanggal : 11 Feb 2018
Pembicara : Bpk. Gembala
Ayat Pokok : Efesus 4:1-3

Paulus menasehati agar kita hidup berpadanan dengan panggilan kita, yaitu selalu lemah lembut, rendah hati dan sabar. Juga diwujudkan dalam kasih, dengan tindakan dalam hal saling membantu (Efesus 4:1-3). Setelah kita melakukannya, kita harus menjaga kesatuan roh dalam ikatan damai sejahtera

(Efesus 5:14-17) Masih banyak orang yang tertidur, bahkan mati, yaitu tidak dapat menjaga kesatuan itu sehingga terpecah-belah. Kita masing-masing harus menjaga kerohanian kita, jangan sampai tertidur, apalagi sampai mati.

Selama masih ada kesempatan, kita harus mengasuh dan merawat kesatuan Roh itu. Jangan sampai baru setelah saat kita tinggal sendiri, kita baru merindukan dan menyesali waktu yang berlalu tanpa menikmati momen yang ada (Efesus 5:22-33)

Read more ...

Ibadah Umum, 4 Februari 2018

Tanggal : 4 Feb 2018
Pembicara : Bpk. Gembala
Ayat Pokok : Efesus 4:3

(Kolose 3:14) Kasih Agape adalah pengikat yang menyempurnakan kasih dan kesatuan Roh. Di atas kehidupan kita, kasihlah yang mengikat kita dengan Allah dan dengan sesama. Kasih itu juga yang akan membawa kita kepada kesempurnaan gereja. Pikirkanlah perkara yang di atas, jangan perkara di bumi

(Yesaya 43:18) Jangan lagi mengingat-ingat hal masa lalu, karena Tuhan akan membuat sesuatu yang baru. Jangan lagi mengingat-ingat perkara yang di bumi sehingga kita tidak mengingat perkara yang di atas

(1 Samuel 17:33-37) Daud mengingat penyertaan dan pembelaan Allah ketika ia sedang menghadapi bahaya saat menggembala domba. Ia mengingat bahwa Allah selalu bekerja dan membela karena itu ia percaya Allah juga akan bekerja saat ia melawan Goliat

Read more ...

Ibadah Pelprip, 25 Januari 2018

Tanggal : 25 Jan 2018
Pembicara : Bpk. Hardi
Ayat Pokok : 1 Petrus 2:5-7
Tema : Iman

Tahapan awal untuk kita sampai kepada kasih yang sempurna adalah Iman (1 Pet 2:5-7). Definisi iman seperti dalam Ibrani 11:1 adalah Dasar dari segala sesuatu yang kita harapkan dan bukti dari segala sesuatu yang tidak kita lihat. Beriman berarti yakin sungguh-sungguh akan hal yang kita harapkan walaupun kita tidak melihatnya.

Iman timbul dari pendengaran, pendengaran akan firman Kristus. Artinya, pada awalnya ada yang mewartakannya kepada kita. Bagi kita yang lahir dari keluarga Kristen, kita mendengar firman pada mulanya dari orang tua kita. (1 Tim 1:5) Iman yang dimiliki Timotius, menurun dari Nenek dan Ibunya. .

Read more ...

INFORMASI IBADAH RUTIN

KOMSEL DOA

  • Senin, 19 Feb 2018 di rumah Oma Anna, VMM
  • Rabu, 21 Feb 2018 di rumah ibu Jenny Wongso, Gading Serpong
  • Kamis, 22 Feb 2018 di rumah ibu Hilda, BSD, dan di rumah ibu Esther, Alam Sutera

IBADAH KAUM WANITA

  • Selasa, 20 Feb 2018 di Gereja
DOA PUASA
  • Selasa, 20 Feb 2018 di Gereja
IBADAH PELPRIP
  • Kamis,,22 Feb 2018 pkl 19:30 di ruang Tunas, Gereja
IBADAH RAYON
  • Jumat,,23 Feb 2018 pkl 19:30 di Kel. Fredy Halim, VMM
PERSEKUTUAN KELUARGA MUDA
  • Minggu,18 Feb 2018 pkl 12:15 di Gereja, Ruang Wadah
  • Tema : Pajak

NB : Untuk Alamat Lengkap Bisa dilihat di Warta Jemaat / Hubungi Sekretariat Gereja

 

 
INFORMASI TAMBAHAN

PELAYANAN SOSIAL

 

Menerima Pakaian Layak Pakai untuk disalurkan kepada yang membutuhkan. Pakaian dikumpulkan di Sekretariat. Tuhan Memberkati.