Tanggal : 31 Des 2017
Pembicara : Bpk. Yohanes Kuntjoro
Ayat Pokok : Yoh 3:16

Tahun 2017 akan segera kita lalui. Siapapun kita, tidak luput dari kesalahan. Begitu pula siapapun kita, tidak luput dari orang lain yang berbuat salah kepada kita.

(Yoh 3:16) Allah memberikan kehidupan melalui pengampunan. (Mat 1:1-16) Kita bisa melihat berbagai karakter dari silsilah Yesus. Banyak diantaranya pernah melakukan kesalahan dan dosa yang memalukan. Hanya Yesus yang tidak berdosa. Sebesar apapun dosa manusia, Yesus sanggup mengampuni dan menyucikan dosa kita. Kasih Allah menyelamatkan manusia melalui pengampunan.

(Mar 2:8) Allah memperhatikan pikiran-pikiran kita. Pikiran kita terkoneksi dengan hati kita. Dari pikiran kita, dapat muncul kekhawatiran, kekecewaan yang dapat membuat kita menghakimi sesama kita secara negatif. Damai dan sejahtera menjauh dari kehidupan kita. (Maz 118:13) Banyak kita merasa ditolak oleh orang tua, anak, keluarga, atau lingkungan sekitar kita.

(Kej 37-45) Yakub memiliki 4 istri, bukan merupakan keluarga yang harmonis. Yusuf dibenci oleh kakak-kakaknya. Namun ketika ayahnya menyuruh Yusuf ke tempat kakak-kakaknya menggembala di Sikhem, ia taat dan mencari kakak- kakaknya dengan bertanggung jawab. Yusuf adalah orang yang penuh tanggung jawab sejak masa mudanya.

(Kej 38) Yehuda berani mengakui kesalahan setelah berdosa menghampiri Tamar, anak menantunya. Tuhan mengampuni dosanya bahkan menjadikan keturunan Yehuda dari Tamar menjadi garis keturunan Yesus.

(Kej 39) Yusuf difitnah oleh istri Potifar, padahal ia telah berusaha untuk menjaga hidupnya sesuai kehendak Tuhan. Yusuf menjalani penderitaannya tanpa protes kepada Tuhan. (Kej 39) Yusuf sempat mengandalkan manusia ketika ia mengharapkan bantuan dari juru minum. (Kej 41) Yusuf akhirnya diberi tanggung jawab yang besar oleh Firaun. Ia diberi nama Mesir yang berarti pemberi kehidupan.

(Kej 42:7) Yusuf bertemu dengan saudara-saudaranya yang sudah berbuat jahat kepadanya. Yusuf tidak dendam dan membalas dendam, bahkan tetap menjalankan perannya sebagai pemberi kehidupan. Bahkan saudara-saudara Yusuf dua kali ke Mesir (Kej 43).

(Kej 45:1-5) Yusuf memperkenalkan diri kepada saudara-saudaranya dengan penuh pengampunan. Ia memanggil saudara-saudaranya sambil menangis dan meminta mereka mendekat kepadanya.

(Mat 11:8) Yesus memanggil kita yang berbeban berat untuk datang kepadanya. Padahal tidak terhitung betapa besar dosa dan kesalahan kita. Ia mengampuni kesalahan kita dengan pengorbanannya di kayu salib. Tangan yang berlobang paku itu terbuka dan mengundang kita untuk datang mendekat kepadaNya.

Di tahun 2017 mungkin kita pernah disakiti oleh orang-orang terdekat kita. Mari kita belajar mengampuni mengikuti teladan Yesus dan Yusuf. Kita tinggalkan tahun 2017 tanpa menyimpan kesalahan orang lain.

(Kej 45:25) Hati Yakub menjadi dingin karena tidak percaya kepada anak-anaknya. Jangan sampai hati kita menjadi dingin karena kita terus menyimpan kesalahan orang lain dan tidak dapat mengampuni.

Amin, Tuhan Yesus memberkati.



Ibadah Umum, 16 September 2018

Tanggal : 16 September 2018
Pembicara : Bpk. Gembala
Ayat Pokok : Matius 16:13-19

(Matius 16:20) Yesus melarang murid-muridNya untuk menceritakan kepada siapapun bahwa Ia adalah Mesias, karena Yesus adalah Mesias untuk seluruh umat manusia dan bukan hanya untuk orang Israel. Saat itu, karya penebusan belum terjadi.

(Matius 16:13-19) Yesus berkata, apa yang kau ikat di dunia akan terikat di sorga, dan apa yang kau lepaskan di dunia ini akan terlepas di sorga.

Read more ...

Ibadah Umum, 9 September 2018

Tanggal : 9 September 2018
Pembicara : Bpk. Gembala
Ayat Pokok :Kejadian 4:1-5

(Kejadian 4:1-5) Ada dua jenis korban yang dipersembahkan Kain & Habel. Korban dari Kain tidak diindahkan Tuhan, sedangkan korban dari Habel diindahkan Tuhan.

Korban yang Tidak Diindahkan Tuhan

1. Ibadah yang Tidak Berkenan (Yesaya 1:10-20)
Ibadah yang tidak berkenan di hadapan Tuhan adalah ibadah yang tidak berbuah, tidak mengubah kehidupan kita. Ibadah dan korban kita akan diterima bila kita bertobat dan mau mengubah kehidupan kita menjadi berkenan di hadapan Tuhan.

Read more ...

Ibadah Pelprip, 13 September 2018

Tanggal : 9 Agustus 2018
Pembicara : Bpk. Bondan Abraham
Ayat Pokok : Ibrani 11:30-40

Yosua taat mengikuti perintah Allah mengelilingi tembok Yerikho, sehingga tembok itu runtuh (Ibr 11:30). Setelah Yosua dan bangsa Israel menang pertempuran di Yerikho dan Ai, mereka menjadi terlalu percaya diri, sehingga mereka mengambil keputusan sendiri tanpa bertanya kepada Tuhan (Yosua 9:1-15).

Dalam kehidupan kita, seringkali iman kita terganggu oleh kepercayaan tinggi yang terlalu tinggi sehingga kita lupa mengikut-sertakan Tuhan dalam keputusan kita.

Read more ...

INFORMASI IBADAH RUTIN

KOMSEL DOA

  • Senin, 24 September 2018 di rumah ibu Yuing, Villa Mutiara
  • Rabu, 26 September 2018 di rumah ibu Herlin, Gading Serpong
  • Kamis, 27 September 2018 di rumah ibu Maria, Villa Melati Mas, dan di rumah ibu Selvi, BSD

IBADAH KAUM WANITA

  • Selasa, 25 September 2018 di Gereja
DOA PUASA
  • Selasa, 25 September 2018 di Gereja
IBADAH PELPRIP
  • Kamis,, 27 September 2018 pukul 19:30 di lobby Gereja
IBADAH RAYON
  • Jumat,, 28 September 2018 pukul 19:30 di rumah Kel. Fredy Halim, Villa Melati Mas

NB : Untuk Alamat Lengkap Bisa dilihat di Warta Jemaat / Hubungi Sekretariat Gereja

 

 
INFORMASI TAMBAHAN

PELAYANAN SOSIAL

 

Menerima Pakaian Layak Pakai untuk disalurkan kepada yang membutuhkan. Pakaian dikumpulkan di Sekretariat. Tuhan Memberkati.