Kisah Para Rasul 17:22-30, pelayanan dalam gereja mula-mula.

Kejadian 1:26-31, pada awalnya kondisi Allah dengan manusia adalah sempurna.

Kejadian 2:8-9, Allah memenuhi apa yang menjadi kebutuhan manusia. Ketika manusia jatuh dalam dosa maka manusia diusir dari taman Eden. Akibat dosa maka hubungan Allah dengan manusia terputus, oleh karena itu Allah merancangkan kehidupan bagi manusia yaitu Yesus untuk adanya pemulihan.

Dan merancangkan satu kehidupan bagi gereja yaitu surat kepada jemaat di Efesus : pohon kehidupan.

Kejadian 2:9, Allah menumbuhkan berbagai-bagai pohon dari bumi. Kehidupan melalui salib Kristus itulah yang harus kita pelihara dan diperjuangkan sampai dengan gereja sempurna.

Amsal 11:24-25, hukum ekonomi Allah. Persepuluhan : melalui Kristus kita dipulihkan, melalui salib kita dipulihkan. Membawa persepuluhan ke rumah Tuhan supaya ada persediaan makanan di rumah-Ku.

Amsal 3:9-10, muliakanlah Tuhan dengan hartamu, dengan hasil pertaman dari segala penghasilanmu: buah sulung.

Hukum ekonomi:

  1. Dari Allah melalui Yesus
  2. Bejana pemerahanmu akan meluap seperti anggur : keluarga kita.
  3. Lumbung-lumbung diisi penuh

Amin.

Tuhan Yesus memberkati.



Tanggal          : 1 Maret 2015                              
Pembicara       : Bpk. Gembala
Ayat Pokok     : Kisah Para Rasul 17:22-30


Ibadah Umum, 11 November 2018

Tanggal : 11 November 2018
Pembicara :Bpk. Gembala
Ayat Pokok : Lukas 16:27-31

Semua bisa kita perbaiki ketika kita hidup. Setelah kita mati, tidak bisa lagi kita perbaiki. Orang kaya dalam perumpamaan Lukas 16:27-31, meminta kepada Abraham untuk memperingatkan saudara-saudaranya yang masih hidup agar mengubah hidupnya supaya tidak berakhir di hades seperti orang kaya itu. Namun Abraham berkata bahwa ada kesaksian para nabi yang dapat mengubah mereka. Apabila kesaksian tersebut tidak dapat mengubah mereka, maka tidak ada yang dapat mengubah mereka walaupun dari kesaksian orang dari dunia orang mati.

Mari kita memanfaatkan waktu dan kesempatan yang diberikan Tuhan saat kita masih hidup.
  • Kehidupan Dunia → Keselamatan
  • Kekayaan / Harta → Mata rohani
  • Kekayaan → Keluarga yang manis
Read more ...

Ibadah Umum, 4 November 2018

Tanggal : 4 November 2018
Pembicara :Bpk. Gembala
Ayat Pokok : Matius 26:14-16

(Matius 26:14-16) Di mata Yudas, Yesus hanya dihargai 30 uang perak. Dengan menjual Yesus, Yudas menjual keselamatan dirinya. Bagi Yudas, keselamatannya hanya berharga 30 uang perak.

(Lukas 16:19-23) Orang kaya dalam kisah ini menghargai / memberi harga keselamatan dunia dengan kehidupannya.. Dengan kekayaannya, ia mampu membeli banyak hal, termasuk khotbah-khotbah dari para nabi palsu agar sesuai dengan keinginannya. Setelah ia meninggal, ternyata ia berakhir di hades, menandakan kehidupannya tidak berkenan di mata Allah

Read more ...

Ibadah Pelprip, 25 Oktober 2018

Tanggal : 25 Oktober 2018
Pembicara : Bpk. Bondan Abraham
Ayat Pokok : Ibrani 12:5-10
Tema : Didikan dan Latihan Sesi 1

(Ibrani 12:5-10) Penulis surat Ibrani pada ayat hari ini mengingatkan bahwa nasehat yang diberikan sebelumnya sudah pernah disampaikan. Yaitu untuk tidak menganggap remeh didikan Tuhan, dan jangan putus asa bila kita diperingatkanNya.

(Ayub 5:17) Kita harus berbahagia jika kita ditegur Allah. Janganlah kita menolak didikan Yang Maha Kuasa

Read more ...

INFORMASI IBADAH RUTIN

KOMSEL DOA

  • Senin, 19 Nov 2018 di rumah Oma Anna, Villa Melati Mas
  • Rabu, 21 Nov 2018 di rumah Oma Sonya, Gading Serpong
  • Kamis, 22 Nov 2018 di rumah ibu Dewi, Alam Sutera, dan di rumah ibu Agung, BSD

IBADAH KAUM WANITA

  • Selasa, 20 Nov 2018 DILIBURKAN
DOA PUASA
  • Selasa, 20 Nov 2018 diliburkan sehubungan adanya latihan gabungan
IBADAH PELPRIP
  • Kamis,, 22 Nov 2018 pukul 19.30 di lobby Gereja
IBADAH RAYON
  • Jumat,, 23 Nov 2018 pukul 19.30 DILIBURKANs

NB : Untuk Alamat Lengkap Bisa dilihat di Warta Jemaat / Hubungi Sekretariat Gereja

 

 
INFORMASI TAMBAHAN

PELAYANAN SOSIAL

 

Menerima Pakaian Layak Pakai untuk disalurkan kepada yang membutuhkan. Pakaian dikumpulkan di Sekretariat. Tuhan Memberkati.