Tanggal : 28 Jan 2018
Pembicara : Bpk. Gembala
Ayat Pokok : Wahyu 3:14-18

(Wahyu 3:14-18) Selama masih ada waktu, kita harus membeli :
  1. Emas yang dimurnikan dalam api
  2. Pakaian putih
  3. Minyak untuk melumas mata
(Yesaya 55:1-3) Yang dapat mengenyangkan kita dan memberikan hidup hanya Roti (Firman Tuhan), bukan gandum. Belilah Roti / Firman Tuhan yang mengenyangkan.

(Yesaya 55:6) Carilah Tuhan selagi Dia dekat dan dapat ditemui. Ada waktunya Tuhan / Rhema tidak dapat kita terima, yaitu ketika Gereja telah Sempurna. Saat ini masih ada waktu, karena itu marilah kita beli / mencari Tuhan dan Rhema

(Yesaya 55:10-11) Firman Tuhan / Rhema akan membuahkan berkat ketika diucapkan. (Matius 8:5-13) Bagi perwira di Kapernaum, Firman Tuhan / Rhema yang diucapkannya menjadi berkat bagi dia dan hambanya.

Bagi gereja, Firman Tuhan yang mengenyangkan dan Rhema yang bekerja akan membawa kita kepada gereja sempurna / perjamuan kawin. Kita akan makan sehidangan dengan Abraham, Ishak dan Yakub dan bangsa-bangsa lain akan datang dari utara, selatan, timur dan barat.

(Pengkhotbah 9:7-8) Makanlah roti dan minum anggur karena Allah sudah lama berkenan atas perbuatanmu. Biarlah selalu putih pakaianmu dan dengan tidak ada minyak di atas kepalamu. Mari kita menjaga kekudusan/kesucian kita dan jangan kita tinggalkan Rhema yang sudah ada. Dan Tuhan akan memberkati kita dengan jasmani maupun rohani.

(Matius 25:13) Kita tidak tahu akan hari maupun saatnya, Oleh karena itu mari kita terus makan roti dan anggur itu. Kita harus berusaha untuk “membeli” dan tidak pasif.

(2 Raja-raja 2:1-14) Elisa mengikuti Elia dari Gilgal ke Betel, dari Betel ke Yerokho dan dari Yerikho ke sungai Yordan. Hal inilah yang “dibeli” oleh Elisa. Ketekunan Elisa membuahkan dua bagian Roh / Roh dua kali ganda. Untuk mencapai gereja sempurna, kita harus “membeli” dan “ikut berjalan” untuk terus memupuk Rhema, tidak seperti 50 nabi yang berhenti dan hanya menunggu di tepi sungai Yordan.

(1 Raja-raja 19:1-8) Masalah dan tekanan hidup selalu ada, bahkan dapat membuat seorang nabi besar seperti Elia menjadi putus asa. Dengan makan Roti Bakar dan minum air di kendi, memberi kekuatan kepada kita untuk menghadapi tekanan hidup dan naik ke gunung Allah.

(1 Korintus 15:50-58) Darah dan daging tidak akan masuk ke dalam kerajaan surga. Namun jerih lelah kita tidak akan sia-sia
  1. Mereka yang mati dalam Tuhan akan dibangkitkan dengan tubuh kebangkitan
  2. Bagi kita yang terus makan Roti dan minum Anggur, menjaga pakaian putih (kekudusan), kita akan masuk ke dalam gereja sempurna, disingkirkan dan diubahkan dengan tubuh kemuliaan.
Amin, Tuhan Yesus memberkati.



Ibadah Umum, 12 Agustus 2018

Tanggal : 12 Agustus 2018
Pembicara : Bpk. Timotius Liong
Ayat Pokok :Yohanes 15:1-8
Tema : Pokok Anggur yang Benar

Tuhan adalah pokok anggur yang benar, dan kita adalah cabang-cabangnya (Yoh 15:1). Ada pokok anggur yang benar, ada juga pokok anggur yang tidak benar.

2 Tim 3 : Banyak orang saat ini yang menempel pada pokok anggur yang tidak benar, seperti materi, uang, jabatan dan kekuasaan. Baiklah kita mau berusaha sungguh-sungguh untuk terus menjadikan Tuhan Yesus sebagai pokok anggur kita.

Read more ...

Ibadah Umum, 5 Agustus 2018

Tanggal : 5 Agustus 2018
Pembicara : Bpk. Gembala
Ayat Pokok :Kej 25:29-34
Tema : Hak Kesulungan

(Kej 3:17-21) Ketika manusia jatuh ke dalam dosa, tanah terkutuk karena manusia. Kemudian Allah mengenakan pakaian kepada Adam dan Hawa dari kulit binatang. Untuk itu, ada korban dan darah yang dicurahkan

(Kej 4:1-5) Kain mempersembahkan hasil dari tanah yang telah dikutuk Allah, dan persembahannya tidak diindahkan oleh Tuhan. Habel mempersembahkan dari anak sulung kambing dombanya, dan persembahannya diindahkan Allah.

Read more ...

Ibadah Pelprip, 9 Agustus 2018

Tanggal : 9 Agustus 2018
Pembicara : Bpk. Bondan Abraham
Ayat Pokok : Ibrani 11:8-22
Tema : Seri Saksi Iman : Abraham, Ishak & Yakub

(Ibr 11:8) Karena iman, Abraham taat kepada Allah untuk pergi ke negeri yang belum dikenalnya. Abraham juga percaya akan janji Allah yang akan menjadikan keturunannya menjadi bangsa yang besar. Abraham bahkan rela mempersembahkan Ishak anaknya di masa tua ketika diperintahkan Allah. Walaupun Abraham sempat berpikir sebelum mempersembahkan Ishak, bahwa Allah berkuasa membangkitkan orang mati dan ia tetap percaya akan janji Allah.

Ketika kita berjalan bersama Allah, seringkali pikiran kita ikut bekerja. Ketika Ishak memberkati Yakub (Kej 27:1-40), dan kemudian Esau datang kepadanya, ia berkata dan memberkati Esau bahwa bila Esau bersungguh-sungguh, maka kuk itu akan diangkat kepadanya. Hal ini merupakan hasil pemikiran Ishak setelah ia dikelabui Yakub.

Read more ...

INFORMASI IBADAH RUTIN

KOMSEL DOA

  • Senin, 20 Agustus 2018 di rumah ibu Anita, Villa Melati Mas
  • Rabu, 22 Agustus 2018 DILIBURKAN
  • Kamis, 23 Agustus 2018 di rumah ibu Henny, BSD, dan di rumah ibu Maria Kartono, Villa Melati Mas

IBADAH KAUM WANITA

  • Selasa, 21 Agustus 2018 di Gereja
DOA PUASA
  • Selasa, 21 Agustus 2018 di Gereja
IBADAH PELPRIP
  • Kamis,, 23 Agustus 2018 pukul 19:30 lobby Gereja
  • IBADAH RAYON
    • Jumat,, 24 Agustus 2018 pukul 19:30 di rumah Kel. Dwi Kokoh, Villa Melati Mas

    NB : Untuk Alamat Lengkap Bisa dilihat di Warta Jemaat / Hubungi Sekretariat Gereja

     

 
INFORMASI TAMBAHAN

PELAYANAN SOSIAL

 

Menerima Pakaian Layak Pakai untuk disalurkan kepada yang membutuhkan. Pakaian dikumpulkan di Sekretariat. Tuhan Memberkati.