Tanggal : 11 Maret 2018
Pembicara : Bpk. Gembala
Ayat Pokok : Kejadian 6:22

Nuh diperintahkan Tuhan untuk membuat bahtera, lengkap dengan ukuran dan detail lainnya. Dan Nuh melakukan semuanya tepat seperti yang diperintahkan Allah kepadanya (Kejadian 6:22). Ketaatan dan kebenaran Nuh menyelamatkan Nuh dan seisi rumahNya (Kejadian 7:1).

Apa yang kita terima dari Firman Allah, harus kita lakukan tepat seperti yang diperintahkan Tuhan. Janganlah kita menambah atau mengurangiNya.

Abraham hidup sesuai kehendak Allah. Ia selalu membangun mezbah di manapun ia tinggal, agar selalu dekat dengan hadirat Allah. Abimelekh mengakui Abraham diberkati dalam segala sesuatu yang dilakukannya (Kejadian 21;22).

Ishak juga diberkati Allah seperti Abraham ayahnya. Allah membuat Ishak menjadi sangat kaya dan berkuasa. Abimelekh mengakui bahwa Ishak sudah menjadi lebih berkuasa dari mereka (Kejadian 26:12-16). Bahkan kemudian, Abimelekh kembali mengakui bahwa Tuhan menyertai dan memberkati Ishak (Kejadian 26:26-29), sehingga ia melakukan perjanjian perdamaian dengan Ishak.

Tuhan mencari Anak-anak Tuhan seperti Nuh, Abraham dan Ishak yang melakukan Firman Tuhan tepat seperti yang diperintahkan. Dengan demikian, Tuhan akan membuat perbedaan dengan dunia dan memberkati dengan melimpah. Tuhan tidak pernah berhitung-hitungan dengan kita.

Yusuf dua kali bermimpi bahwa orang tua dan saudara-saudaranya akan sujud menyembah kepadanya. Mimpi itu membuat saudara-saudaranya iri hati kepadanya (Kejadian 37:1-11). Di tengah-tengah kesulitan, Yusuf tetap setia hidup berkenan di hadapan Tuhan. Ketika menjadi budak di rumah Potifar, ia dipercaya menjadi pengurus rumah, karena Potifar melihat Yusuf selalu diberkati Tuhan dalam segala yang dilakukannya. Yusuf berhasil karena Tuhan menyertai (Kejadian 39:1-6)

Saat kemudian ketika Yusuf harus dipenjara karena difitnah istri Potifar, Tuhan tetap menyertai Yusuf dan apa yang dikerjakannya dibuat Tuhan berhasil (Kejadian 39:21-23). Yusuf konsisten melakukan perintah Tuhan tepat seperti yang diperintahkan kepadaNya. Yusuf tidak berubah, walaupun ia diterpa berbagai masalah dan kesulitan.

Namun kemudian Yusuf sempat mengandalkan manusia. Ia ingin mendapatkan balas budi dari juru minuman raja (Kejadian 40:12-15). Dari pengalaman hidupnya, Yusuf tahu bahwa secara berangsur-angsur, Tuhan menggenapi rencanaNya tepat seperti yang sudah dijanjikan sebelumnya. Yusuf sempat mengalihkan pengharapannya dari Tuhan menjadi kepada manusia. Namun setelah mimpinya menjadi kenyataan, juru minuman melupakan Yusuf (Kejadian 40:20-23). Di dalam penjara, Yusuf mengalami siksaan secara psikis. Kakinya dihimpit dan lehernya dibelenggu (Mazmur 105:17-22), akibat dari Yusuf ingin bebas dan menggunakan Firman Allah untuk keuntungannya.

Yusuf mengalami hal seperti itu selama dua tahun (Kejadian 41:1) Setelah lewat dua tahun, barulah Tuhan menggenapi mimpi Yusuf (Kejadian 41:37-43)

Saat kita mulai bergeser sedikit dari perintah Tuhan, Tuhan akan memperingatkan kita melalui suara hati kita. Tuhan ingin kita melakukan tepat seperti yang diinginkanNya. Kita harus konsisten dan setia membangun hubungan dengan Tuhan agar kita peka terhadap suara hati kita dari Tuhan.

Mungkin saat ini kita sedang menanti-nantikan janji Tuhan digenapi dalam kehidupan kita. Tetaplah setia melakukan tepat seperti yang diinginkan Tuhan maka Tuhan akan memberkati kita.

Amin, Tuhan Yesus memberkati.



Ibadah Umum, 11 November 2018

Tanggal : 11 November 2018
Pembicara :Bpk. Gembala
Ayat Pokok : Lukas 16:27-31

Semua bisa kita perbaiki ketika kita hidup. Setelah kita mati, tidak bisa lagi kita perbaiki. Orang kaya dalam perumpamaan Lukas 16:27-31, meminta kepada Abraham untuk memperingatkan saudara-saudaranya yang masih hidup agar mengubah hidupnya supaya tidak berakhir di hades seperti orang kaya itu. Namun Abraham berkata bahwa ada kesaksian para nabi yang dapat mengubah mereka. Apabila kesaksian tersebut tidak dapat mengubah mereka, maka tidak ada yang dapat mengubah mereka walaupun dari kesaksian orang dari dunia orang mati.

Mari kita memanfaatkan waktu dan kesempatan yang diberikan Tuhan saat kita masih hidup.
  • Kehidupan Dunia → Keselamatan
  • Kekayaan / Harta → Mata rohani
  • Kekayaan → Keluarga yang manis
Read more ...

Ibadah Umum, 4 November 2018

Tanggal : 4 November 2018
Pembicara :Bpk. Gembala
Ayat Pokok : Matius 26:14-16

(Matius 26:14-16) Di mata Yudas, Yesus hanya dihargai 30 uang perak. Dengan menjual Yesus, Yudas menjual keselamatan dirinya. Bagi Yudas, keselamatannya hanya berharga 30 uang perak.

(Lukas 16:19-23) Orang kaya dalam kisah ini menghargai / memberi harga keselamatan dunia dengan kehidupannya.. Dengan kekayaannya, ia mampu membeli banyak hal, termasuk khotbah-khotbah dari para nabi palsu agar sesuai dengan keinginannya. Setelah ia meninggal, ternyata ia berakhir di hades, menandakan kehidupannya tidak berkenan di mata Allah

Read more ...

Ibadah Pelprip, 25 Oktober 2018

Tanggal : 25 Oktober 2018
Pembicara : Bpk. Bondan Abraham
Ayat Pokok : Ibrani 12:5-10
Tema : Didikan dan Latihan Sesi 1

(Ibrani 12:5-10) Penulis surat Ibrani pada ayat hari ini mengingatkan bahwa nasehat yang diberikan sebelumnya sudah pernah disampaikan. Yaitu untuk tidak menganggap remeh didikan Tuhan, dan jangan putus asa bila kita diperingatkanNya.

(Ayub 5:17) Kita harus berbahagia jika kita ditegur Allah. Janganlah kita menolak didikan Yang Maha Kuasa

Read more ...

INFORMASI IBADAH RUTIN

KOMSEL DOA

  • Senin, 19 Nov 2018 di rumah Oma Anna, Villa Melati Mas
  • Rabu, 21 Nov 2018 di rumah Oma Sonya, Gading Serpong
  • Kamis, 22 Nov 2018 di rumah ibu Dewi, Alam Sutera, dan di rumah ibu Agung, BSD

IBADAH KAUM WANITA

  • Selasa, 20 Nov 2018 DILIBURKAN
DOA PUASA
  • Selasa, 20 Nov 2018 diliburkan sehubungan adanya latihan gabungan
IBADAH PELPRIP
  • Kamis,, 22 Nov 2018 pukul 19.30 di lobby Gereja
IBADAH RAYON
  • Jumat,, 23 Nov 2018 pukul 19.30 DILIBURKANs

NB : Untuk Alamat Lengkap Bisa dilihat di Warta Jemaat / Hubungi Sekretariat Gereja

 

 
INFORMASI TAMBAHAN

PELAYANAN SOSIAL

 

Menerima Pakaian Layak Pakai untuk disalurkan kepada yang membutuhkan. Pakaian dikumpulkan di Sekretariat. Tuhan Memberkati.