Tanggal : 8 April 2018
Pembicara : Bpk. Gembala
Ayat Pokok : Kejadian 7:1-5

Pada zaman Adam, Adam dan ciptaan Allah lainnya ditempatkan di taman Eden. Allah mengambil tulang rusuk Adam saat ia tertidur, dan menciptakan Hawa dari tulang rusuk Adam. Namun Iblis tidak mau manusia menikmati Taman Eden dalam kesempunaan, sehingga iblis menyerupai ular dan menggoda Adam dan Hawa jatuh ke dalam dosa (Kejadian 3:1-7)

Pada zaman Nuh, ia diperintahkan Allah untuk masuk ke dalam bahtera bersama seisi rumahnya. Nuh melakukan tepat seperti yang diperintahkan Allah. Kemudian hujan turun selama empat puluh hari empat puluh malam (Kejadian 7:1-5)

Para ahli alkitab menyatakan angka 40 berbicara tentang Transisi. Transisi adalah peralihan dari keadaan tempat, tindakan atau kondisi kepada yang lain.

(Kejadian 50:1-5) Jenazah Yakub dirempahi selama empat puluh hari lamanya. Angka empat puluh melambangkan peralihan dari dunia ke sorga.

(Keluaran 24:12-18) Musa berada di atas gunung Sinai selama empat puluh hari empat puluh malam, dan ia penuh kemuliaan Allah. Angka empat puluh di sini melambangkan transisi kepada kemuliaan Tuhan. Musa berpuasa selama empat puluh hari empat puluh malam di atas gunung Sinai dan Musa turun dengan penuh kemuliaan Tuhan (Keluaran 34:27-29).

Kemuliaan Tuhan dinyatakan di atas gunung. Bila Musa tetap tinggal di kaki gunung, ia tidak akan mengalami kemuliaan Tuhan. Hal ini juga berlaku bagi kita sekarang ini. Untuk mengalami kemuliaan Tuhan, kita tidak bisa hanya tinggal di “kaki gunung”. Dalam Tabernakel, kita harus masuk lebih dalam, jangan hanya di pekarangan saja, tapi harus masuk ke ruang kudus dan ruang maha kudus..

Dalam zaman Perjanjian Baru, Yesus melayani selama tiga setengah tahun sebelum Ia disalibkan. Di awal pelayananNya, Yesus berpuasa selama empat puluh hari empat puluh malam (Lukas 4:1-13). Yesus mengawali pekerjaanNya dengan Roh, Jiwa lalu Tubuh. Iblis bekerja menggoda manusia diawali dengan tubuh, baru kemudian jiwa dan roh..

(Yohanes 1:12-14) Semua orang yang menerima Yesus diberiNya kuasa untuk menjadi anak-anak Allah. Mereka anak-anak Allah yang bukan diperanakkan bukan dari darah dan daging, dan bukan dari hubungan antar manusia, melainkan dari Allah.

(1 Raja-raja 17:1-6) Elia di pelihara Tuhan dengan makanan yang diberikan melalui burung gagak, dan minum dari air sungai Kerit. Dalam kehidupan kita, berhati-hatilah dengan “roti yang diberikan oleh burung gagak”. Roti yang mengandung daging / kedagingan, hanya dapat dimurnikan dengan air hidup.

(1 Raja-raja 17:7-16) Roti yang memelihara janda dari Sarfat selama 3½ tahun adalah roti yang dihasilkan dari tepung / gandum dan sedikit minyak. Tepung dan Minyak harus terus menerus diolah sampai jadi roti. Dalam kehidupan kita, jangan berkecil hati bila kita hanya memiliki sedikit “minyak”, yang berbicara tentang Roh Kudus. Yang penting firman dan Roh Kudus harus terus menerus bertumbuh agar menjadi Rhema.

(1 Raja-raja 19:1-8) Izebel mengancam Elia sehingga Elia menjadi takut dan putus ada. Elia dipelihara Allah dengan dua kali roti bakar sehingga Elia kuat berjalan sampai ke gunung Horeb. Dalam kehidupan kita, iblis selalu berusaha menggagalkan rencana Tuhan dengan tekanan-tekanan melalui takut dan putus asa. Kita perlu dua kali “roti bakar:”, (bicara tentang roti yang sudah diolah / rhema) agar kita kuat berjalan terus dalam rencana Tuhan.

Amin, Tuhan Yesus memberkati.



Ibadah Umum, 7 Oktober 2018

Tanggal : 7 Oktober 2018
Pembicara : Bpk. Gembala
Ayat Pokok : Matius 16:13-20

Ketika Yesus bertanya kepada murid-muridNya apa kata orang mengenai Anak Manusia, murid-muridNya menjawab, ada yang mengatakan Yohanes Pembaptis, Elia, Yeremia dan salah seorang dari para nabi (Matius 16:14). Yesus kemudian berkata tentang jemaat yang akan didirikan di atas batu karang. Perkembangan gereja / jemaat tergantung dari apa yang dilepaskan dan apa yang diikat (Matius 16:19).

Yohanes Pembaptis mengikat pelayanannya hanya sebatas penginjilan dan pertobatan, sampai kepada baptisan air. Oleh karena itu, murid-muridnya tidak mengenal Roh Kudus. Dalam pelajaran tabernakel, pelayanan Yohanes Pembaptis hanya sampai di pelataran.

Read more ...

Ibadah Umum, 30 September 2018

Tanggal : 30 September 2018
Pembicara : Pdt. Yos Hartono
Ayat Pokok : Kejadian 1:1

(Kej 1:1) Alkitab diawali dengan ayat yang merupakan pernyataan bahwa Allah adalah yang pertama dan awal mula segalanya. Allah kemudian menciptakan langit, bumi dan segenap isinya. Semua boleh ada, karena ada yang menciptakan, ada yang menata, yaitu Allah. Karena itu, hanya Allah yang harus kita utamakan, bukan ciptaanNya. Semua ciptaan, seberapapun berharganya, tidak akan ada tanpa Allah.

(Kej 1:28-29) Semua yang ada di bumi dihadirkan Allah untuk memfasilitasi kebutuhan kita, bukan untuk diutamakan atau disembah. Jangan lupa bahwa yang utama adalah Allah. Hanya Allah yang patut disembah, diutamakan dan menjadi sumber pengharapan kita.

Read more ...

Ibadah Pelprip, 13 September 2018

Tanggal : 9 Agustus 2018
Pembicara : Bpk. Bondan Abraham
Ayat Pokok : Ibrani 11:30-40

Yosua taat mengikuti perintah Allah mengelilingi tembok Yerikho, sehingga tembok itu runtuh (Ibr 11:30). Setelah Yosua dan bangsa Israel menang pertempuran di Yerikho dan Ai, mereka menjadi terlalu percaya diri, sehingga mereka mengambil keputusan sendiri tanpa bertanya kepada Tuhan (Yosua 9:1-15).

Dalam kehidupan kita, seringkali iman kita terganggu oleh kepercayaan tinggi yang terlalu tinggi sehingga kita lupa mengikut-sertakan Tuhan dalam keputusan kita.

Read more ...

INFORMASI IBADAH RUTIN

KOMSEL DOA

  • Senin,15 Okt 2018 di rumah ibu Merci Engka, Villa Melati Mas
  • Rabu, 17 Okt 2018 di rumah ibu Sherly Z, Lippo Karawaci
  • Kamis, 18 Okt 2018 di rumah ibu Ruthy, Nusa Loka BSD, dan di rumah ibu Dewi, Alam Sutera

IBADAH KAUM WANITA

  • Selasa, 16 Okt 2018 di Gereja
DOA PUASA
  • Selasa, 16 Okt 2018 di Gereja
IBADAH RAYON
  • Jumat,, 19 Okt 2018 pukul 19.30 di rumah Kel. Hardi Rita, Villa Melati Mas

NB : Untuk Alamat Lengkap Bisa dilihat di Warta Jemaat / Hubungi Sekretariat Gereja

 

 
INFORMASI TAMBAHAN

PELAYANAN SOSIAL

 

Menerima Pakaian Layak Pakai untuk disalurkan kepada yang membutuhkan. Pakaian dikumpulkan di Sekretariat. Tuhan Memberkati.