Tanggal : 27 Mei 2018
Pembicara : Pdt. Yos Minandar
Ayat Pokok : 1 Korintus 13:13
Tema : Harapan


Iman, pengharapan dan kasih adalah komponen yang penting dan harus ada pada jemaat. Karena melalui ketiga komponen ini jemaat akan dibawa menuju gereja sempurna.

Dari ketiga komponen tersebut, yang terbesar adalah Kasih (1 Korintus 13:13). Berbeda dengan kedua komponen lainnya, Kasih tetap dibutuhkan baik kini di muka bumi, maupun saat kekekalan nanti. Iman dan pengharapan akan berakhir pada waktunya, namun kasih kekal.

Namun walaupun Kasih bersifat kekal, tanpa iman dan pengharapan kita tidak dapat bertumbuh dewasa. (Ibrani 6:19-20) Pengharapan seperti jangkar / sauh yang kuat bagi jiwa kita yang telah dilabuhkan sampai ke belakang tabir. Dalam pelajaran kemah tabernakel, antara ruang kudus dengan ruang kudus dibatasi oleh tirai bait Allah. Tirai / tabir ini terbelah ketika Yesus disalibkan. Tabir berbicara tentang batasan yang menghalangi kita dengan Yesus, yang telah terbuka dengan penebusan dosa Yesus di kayu salib. Dengan berpegang teguh kepada pengharapan, pada saatnya nanti kita akan ada bersama-sama dengan Yesus berada (Yoh 14:3b).

Jangan sampai kita kehilangan pengharapan. Yesus sangat menantikan kita untuk tinggal bersama-sama dengan Dia. Orang-orang percaya yang akan tinggal bersama-sama dengan Yesus adalah gereja yang sempurna. Bagaikan mempelai yang dipersiapkan Kristus menjadi mempelai yang sempurna, tanpa cacat dan kerut (Efesus 5:25-27).

Untuk mendapat gereja sempurna, Yesus harus melakukan pemisahan yang diawali dengan adanya perpecahan, yang harus ada di jemaat (1 Korintus 11:19). Kata “harus” berarti sesuatu yang pasti / harus terjadi. Yang dimaksud dengan perpecahan adalah pemisahan dalam jemaat / gereja lokal. Tujuan Allah agar supaya nyata, siapakah di antara jemaat yang tahan uji.

Sebelum Yesus datang kedua kali, akan ada perpecahan (Pemisahan), karena Yesus mencari Gereja / JemaatNya yang tahan uji, yaitu Gereja yang Sempurna di hadapan Yesus. Allah tidak mau kualitas rohani kita biasa-biasa saja. Allah ingin kita menjadi jemaat yang benar-benar tahan uji dan berkualitas, yaitu menjadi sempurna di hadapan Yesus. Sebagaimana harapan Yesus, hal yang sama juga menjadi harapan Gembala.

Namun, apakah kita masuk menjadi gereja yang sempurna atau tidak sempurna, tergantung kepada pilihan kita masing-masing. Gembala jemaat selalu berdoa bagi jemaatnya, agar kita makin melimpah dalam pengetahuan yang benar dan dalam segala macam pengertian (Filipi 1:9). Tujuannya agar kita dapat memilih apa yang baik, menjadi suci dan tak bercacat menjelang kedatangan Yesus yang sudah sangat dekat (Filipi 1:10)

Untuk memilih apa yang baik, kita harus memiliki kasih yang melimpah dalam pengetahuan dan segala macam pengertian, yaitu Firman Allah.

Bila kita memiliki harapan atau kerinduan yang sama seperti kerinduan Yesus maupun Gembala, maka itu adalah modal yang besar untuk kita mencapai kesempurnaan gereja.

Dalam sebuah rumah yang besar, ada perabot yang digunakan untuk tujuan yang mulia, dan ada yang digunakan untuk tujuan yang kurang mulia (2 Tim 2:20). Rumah yang besar berbicara tentang Gereja Lokal, yang berujung Gereja Universal. Perabot berbicara tentang anggota jemaat dalam gereja lokal. Perabot ada yang berkualitas emas / perak, tetapi ada juga yang terbuat dari kayu dan tanah. Apakah kita masuk ke dalam kategori perabot emas / perak atau kayu / tanah, itu adalah pilihan kita.

Jika seorang menyucikan dirinya dari hal-hal yang jahat, ia akan menjadi perabot rumah untuk maksud yang mulia. Ia dikuduskan, dipandang layak untuk dipakai tuannya dan disediakan untuk setiap pekerjaan yang mulia (2 Tim 2:21)

Amin, Tuhan Yesus memberkati.



Ibadah Umum, 10 Juni 2018

Tanggal : 10 Juni 2018
Pembicara : Bpk. Gembala
Ayat Pokok : Amsal 3:1-2
Tema : Sejahtera


(Amsal 3:1-2) Panjang umur dan lanjut usia serta sejahtera akan ditambahkan kepada kita bila kita tidak melupakan ajaran Tuhan dan memelihara perintah Tuhan. Kata sejahtera dalam bahasa Ibrani tertulis Shalowm, dalam bahasa Inggris diartikan sebagai Completeness, Welfare, Health, Prosperity. Saat kita hidup sejahtera, kita akan menikmati keselamatan, kesehatan, kekayaan dan kelengkapan.

Kekayaan akan kita peroleh ketika kita memuliakan Tuhan dengan harta kita, dan dengan penghasilan pertama dari segala usaha kita (Amsal 3:9-10,16). Kesehatan akan menjadi bagian kita ketika kita hidup takut akan Tuhan dan menjauhi kejahatan (Amsal 3:8).

Read more ...

Ibadah Umum, 3 Juni 2018

Tanggal : 3 Juni 2018
Pembicara : Bpk. Gembala
Ayat Pokok : Matius 3:7-12


(Matius 3:7-12) Ketika Yohanes Pembaptis membaptis di sungai Yordan, ia berbicara kepada orang Farisi dan orang Saduki. Mereka adalah orang-orang yang sangat mengenal Taurat, namun tidak berbuah dalam kehidupan nyata. Yohanes berkata kapak dan alat penampi telah tersedia untuk mereka.

Apa yang disampaikan Yohanes Pembaptis, sama dengan yang disampaikan Yesus (Yohanes 15:1-6). Yesus berkata barangsiapa yang tidak tinggal di dalam Dia, akan menjadi kering, lalu dibuang dan dicampakkan ke dalam api.

Yesus juga memperingatkan kita untuk berhati-hati terhadap nabi-nabi palsu. Mereka terlihat seperti domba, padahal mereka adalah serigala yang buas. Kita dapat melihat dan mengenal mereka dari buahnya. (Matius 7:15-23)

Read more ...

Ibadah Pelprip, 24 Mei 2018

Tanggal : 24 Mei 2018
Pembicara : Bpk. Timotius Liong
Ayat Pokok : 2 Petrus 1:7
Tema : Phileo - Kasih antara Saudara Seiman

Dalam alkitab terjemahan King James Version, kasih antara saudara seiman menggunakan kata Brotherly Kindness. Sedangkan dalam bahasa Yunani menggunakan kata Philadelphian atau Phileo.

Ada empat jenis kasih dalam bahasa Yunani :
  1. Storge : Kasih antara orang tua - anak ( ada pertalian darah )
  2. Eros : Kasih antara pria dan wanita , ada unsur erotis
  3. Phileo : Kasih antara sesama manusia ( tidak ada hubungan darah )
  4. Agape : Kasih tanpa pamrih
Dalam Alkitab ditemukan kasih Phileo dan Agape

Kasih terhadap saudara-saudara / Phileo dapat didefinisikan menjadi kesalehan yang diimplementasikan kepada saudara seiman kita sebagai sesama manusia.. Ada rasa persaudaraan diantara sesama kita. Point pentingnya adalah bagaimana kasih phileo ini dapat kita terapkan, karena ini adalah salah satu langkah yang harus ditambahkan kepada iman kita. Pada akhirnya kita harus menambahkan kepada iman kita dengan kasih Agape.

Read more ...

INFORMASI IBADAH RUTIN

KOMSEL DOA

  • Senin, 18 Juni 2018 DILIBURKAN
  • Rabu, 20 Juni 2018 DILIBURKAN
  • Kamis, 21 Juni 2018 DILIBURKAN

IBADAH KAUM WANITA

  • Selasa, 19 Juni 2018 DILIBURKAN
DOA PUASA
  • Selasa,19 Juni 2018 DILIBURKAN
IBADAH RAYON
  • Jumat,, 22 Juni 2018 DILIBURKAN

NB : Untuk Alamat Lengkap Bisa dilihat di Warta Jemaat / Hubungi Sekretariat Gereja

 

 
INFORMASI TAMBAHAN

PELAYANAN SOSIAL

 

Menerima Pakaian Layak Pakai untuk disalurkan kepada yang membutuhkan. Pakaian dikumpulkan di Sekretariat. Tuhan Memberkati.