Tanggal : 1 Julii 2018
Pembicara : Bpk. Gembala
Ayat Pokok :Keluaran 3:14

Allah mengatakan diriNya Aku adalah Aku (Keluaran 3:14). Aku adalah Aku berbicara tentang Kekekalan. Waktu tidak berlaku bagi Allah. Sebab Ia adalah Alfa dan Omega, yang awal dan yang akhir.

Allah juga Pribadi yang sempurna. Ketika diciptakan oleh Allah, Adam dapat menikmati kesempurnaan di dalam Allah. Namun ketika jatuh ke dalam dosa, hak manusia untuk menikmati kesempurnaan dicabut. Domba disiapkan pada waktu manusia jatuh ke dalam dosa dan disembelih pada hari / tanggal 14 (Kel 12:1-6).

Melalui pengorbanan Yesus di kayu salib, manusia kembali diperdamaikan dengan Allah dan membawa kita kembali dapat menikmati kesempurnaan, yaitu Gereja Sempurna di akhir zaman. Kesempurnaan hanya dapat dicapai bila kita jalani bersama Allah.

(Mazmur 139:1-6) Daud memuji Allah sebagai Allah yang Maha Tahu / Omniscient. Namun Daud juga menyatakan bahwa pengetahuan tentang Allah terlalu tinggi dan terlalu ajaib, sehingga ia tidak sanggup mencapainya. Sebagai anak-anak Allah, jangan sampai kita tidak memiliki pengetahuan tentang Allah.

(1 Korintus 2:6-16, Kolose 1:26-28) Rahasia yang sudah tersembunyi berabad-abad lamanya, disampaikan kepada kita melalui Kristus dan Roh Kudus. Jangan sampai apa yang sudah Tuhan sediakan tidak menjadi bagian kita. Dengan hikmat di dalam Roh Kudus, kita memiliki pikiran Kristus. Karena itu ke-Maha Tahu-an Allah telah disediakan bagi kita. Karena itu tidak ada yang terlalu jauh bagi kita. Tuhan tahu pikiran kita (Matius 9:1-4). Tidak ada yang tertutup bagi Tuhan (Ibrani 4:12-13).

(Mazmur 139:7-12) Daud juga memuji Allah sebagai Allah yang Maha Hadir / Omnipresent. Dalam Matius 18:18-20, Yesus berkata bahwa dua atau tiga orang berkumpul demi NamaNya, Yesus hadir. Dalam Yohanes 20:19, Yesus hadir di tengah murid-muridNya, walaupun pintu dan jendela dalam keadaan tertutup. Keterbatasan ruang tidak menghalangi kehadiran Allah.

(Roma 8:26) Untuk mengalami keberadaan Allah dalam hidup kita, kita harus dipenuhi Roh Kudus. Saat kita tidak mampu lagi berdoa karena tekanan hidup, Roh Kudus yang akan berdoa untuk kita. Keberadaan dan kehadiran Allah harus kita alami melalui Roh Kudus.

(Mazmur 139:13-18) Daud juga memuji Allah sebagai Allah yang Maha Kuasa / Omnipotent. Namun Daud juga menyatakan bahwa betapa sulitnya pikiran Allah, betapa besar jumlahNya.

Janganlah kita membatasi kuasa Tuhan dengan pikiran kita. Marilah kita mengalami ke-Maha Kuasa-an Allah dalam hidup kita. Sejak kita masih dalam kandungan, Allah telah berkuasa bagi hidup kita.

Seluruh ke-Maha-an Allah telah Tuhan sediakan untuk kita. Tinggal bagaimana kita apakah bisa menerima dengan sepenuhNya atau tidak.

(Mazmur 139:19-22) Pujian Daud kepada Tuhan sebagai Allah yang Maha Tahu, Maha Hadir dan Maha Kuasa. Namun Daud ingin memakai ke-Maha-an Tuhan untuk menghukum orang-orang yang tidak disukainya. Ia memulai dengan Roh namun mengakhiri dengan daging (Galatia 3:3). Namun dalam Mazmur 139:23-24, Daud akhirnya menyadari bahwa Ia telah salah dan harus introspeksi diri.

Allah juga Allah yang Maha Kasih. Apapun yang kita alami dan diperbuat orang lain kepada kita, Yesus memerintahkan agar kita selalu membalasnya dengan kasih.

Amin, Tuhan Yesus memberkati.



Ibadah Umum, 11 November 2018

Tanggal : 11 November 2018
Pembicara :Bpk. Gembala
Ayat Pokok : Lukas 16:27-31

Semua bisa kita perbaiki ketika kita hidup. Setelah kita mati, tidak bisa lagi kita perbaiki. Orang kaya dalam perumpamaan Lukas 16:27-31, meminta kepada Abraham untuk memperingatkan saudara-saudaranya yang masih hidup agar mengubah hidupnya supaya tidak berakhir di hades seperti orang kaya itu. Namun Abraham berkata bahwa ada kesaksian para nabi yang dapat mengubah mereka. Apabila kesaksian tersebut tidak dapat mengubah mereka, maka tidak ada yang dapat mengubah mereka walaupun dari kesaksian orang dari dunia orang mati.

Mari kita memanfaatkan waktu dan kesempatan yang diberikan Tuhan saat kita masih hidup.
  • Kehidupan Dunia → Keselamatan
  • Kekayaan / Harta → Mata rohani
  • Kekayaan → Keluarga yang manis
Read more ...

Ibadah Umum, 4 November 2018

Tanggal : 4 November 2018
Pembicara :Bpk. Gembala
Ayat Pokok : Matius 26:14-16

(Matius 26:14-16) Di mata Yudas, Yesus hanya dihargai 30 uang perak. Dengan menjual Yesus, Yudas menjual keselamatan dirinya. Bagi Yudas, keselamatannya hanya berharga 30 uang perak.

(Lukas 16:19-23) Orang kaya dalam kisah ini menghargai / memberi harga keselamatan dunia dengan kehidupannya.. Dengan kekayaannya, ia mampu membeli banyak hal, termasuk khotbah-khotbah dari para nabi palsu agar sesuai dengan keinginannya. Setelah ia meninggal, ternyata ia berakhir di hades, menandakan kehidupannya tidak berkenan di mata Allah

Read more ...

Ibadah Pelprip, 25 Oktober 2018

Tanggal : 25 Oktober 2018
Pembicara : Bpk. Bondan Abraham
Ayat Pokok : Ibrani 12:5-10
Tema : Didikan dan Latihan Sesi 1

(Ibrani 12:5-10) Penulis surat Ibrani pada ayat hari ini mengingatkan bahwa nasehat yang diberikan sebelumnya sudah pernah disampaikan. Yaitu untuk tidak menganggap remeh didikan Tuhan, dan jangan putus asa bila kita diperingatkanNya.

(Ayub 5:17) Kita harus berbahagia jika kita ditegur Allah. Janganlah kita menolak didikan Yang Maha Kuasa

Read more ...

INFORMASI IBADAH RUTIN

KOMSEL DOA

  • Senin, 19 Nov 2018 di rumah Oma Anna, Villa Melati Mas
  • Rabu, 21 Nov 2018 di rumah Oma Sonya, Gading Serpong
  • Kamis, 22 Nov 2018 di rumah ibu Dewi, Alam Sutera, dan di rumah ibu Agung, BSD

IBADAH KAUM WANITA

  • Selasa, 20 Nov 2018 DILIBURKAN
DOA PUASA
  • Selasa, 20 Nov 2018 diliburkan sehubungan adanya latihan gabungan
IBADAH PELPRIP
  • Kamis,, 22 Nov 2018 pukul 19.30 di lobby Gereja
IBADAH RAYON
  • Jumat,, 23 Nov 2018 pukul 19.30 DILIBURKANs

NB : Untuk Alamat Lengkap Bisa dilihat di Warta Jemaat / Hubungi Sekretariat Gereja

 

 
INFORMASI TAMBAHAN

PELAYANAN SOSIAL

 

Menerima Pakaian Layak Pakai untuk disalurkan kepada yang membutuhkan. Pakaian dikumpulkan di Sekretariat. Tuhan Memberkati.