Tanggal : 8 Julii 2018
Pembicara : Bpk. Gembala
Ayat Pokok :Mazmur 139:6

Dalam Mazmur 139:6, Daud mengatakan bahwa pengetahuan tentang Allah terlalu ajaib dan terlalu tinggi baginya.

Di zaman Abraham (2000 SM) hak kesulungan sudah ada, yang merupakan bayangan hak kesulungan bangsa Israel yang jatuh kepada bangsa-bangsa lain (Kejadian 25:29). Sebagaimana bangsa Israel yang menjual hak kesulungan itu dengan menyalibkan Yesus, di zaman sekarang juga banyak anak-anak Tuhan yang menjual hak kesulungan hanya demi hal-hal duniawi.

(Ulangan 21:17) Hak kesulungan adalah hak yang diterima dua bagian dari warisan. Di zaman Musa (1500 SM), Allah mengambil sebagian roh Allah yang diberikan sebelumnya kepada Musa, untuk diberikan kepada tua-tua Israel (Bilangan 11:24). Roh Tuhan diberikan secara khusus untuk orang-orang tertentu sesuai kehendak dan rencana Tuhan.

Roh Allah memberikan kemampuan lebih kepada kita. Daud sangat menghargai Roh Tuhan yang dimilikinya (Mazmur 51:11), Salomo anaknya, memiliki hikmat yang dianugerahkan Allah kepadanya (1 Raja 3:12)

(1 Korintus 2:6-9) Hikmat adalah yang tersembunyi dan yang rahasia, yang sebelum dunia dijadikan telah disediakan Allah bagi kita.. (Kolose 1:25) Hikmat tersebut diberitakan oleh Paulus dengan sepenuhnya, yang tersimpan dari abad ke abad yang sekarang disediakan Allah bagi kemuliaan kita, yaitu Kristus ada di tengah-tengah kamu. Kristus yang adalah pengharapan akan kemuliaan. Kedua hal tersebut merupakan hak kesulungan, yang dianugerahkan kepada kita melalui penyaliban Yesus

Hikmat Allah kita terima ketika kita dibaptis oleh Roh Kudus. Dengan hikmat Allah, kita akan menerima berkat yang belum pernah dilihat, didengar dan belum pernah timbul di dalam hati. Dengan penyertaan Roh Kudus, berkat yang kita terima adalah berkat yang luar biasa.

Dalam 2 Korintus 11:2, Paulus hanya bisa cemburu ilahi atas kemuliaan yang disediakan Allah bagi gereja. Namun banyak anak Allah yang menganggap ringan kemuliaan tersebut. Gereja dapat menerima kemuliaan tersebut melalui lima jawatan yang ditugaskan Allah untuk mencapai kepenuhan Kristus (Efesus 4:11-13). Lima jawatan tersebut memiliki kewajiban untuk membawa jemaat bertumbuh, sampai mencapai tingkat kepenuhan Kristus. Kepenuhan Kristus yang akan membawa kepada Gereja Sempurna (Wahyu 12:1).

Daud merasa hikmat Allah terlalu tinggi untuk dicapainya. Di zaman Daud, Yesus belum disalibkan sehingga hikmat Allah belum disingkapkan bagi anak-anak Allah.

(Wahyu 19:6) Perkawinan gereja dengan Anak Domba itu merupakan perkataan Allah dan benar adanya. Hanya anak-anak Allah yang mencapai gereja sempurna yang akan menerima undangan ke perjamuan kawin tersebut. Apa yang disediakan bagi kita dimungkinkan dengan salib Kristus.

Dalam Wahyu 12:13-14, dikatakan bahwa Perempuan itu akan disingkirkan ke padang gurun dengan dinaungi dua sayap burung nasar yang besar. Dua sayap burung nasar yang besar berbicara tentang berkat kesulungan, berkat dua kali ganda dan hikmat Allah yang membawa kita ke perkawinan Anak Domba, yang akan menyingkirkan kita dan memelihara kita di padang gurun.

Hikmat Allah telah disediakan bagi kita semua Agar mengalami semuanya itu, kita harus dengar-dengaran akan firman yang disampaikan oleh gembala, dan terus bertumbuh mencapai kepenuhan Kristus.

Amin, Tuhan Yesus memberkati.



Ibadah Umum, 9 Desember 2018

Tanggal : 9 Desember 2018
Pembicara :Bpk. Gembala
Ayat Pokok : Matius 12:43-45

Kehidupan kekristenan kita tidak boleh stagnan. Petrus pernah mengalami kegagalan karena kecewa dalam hidupnya. Namun ketika ia mau bergerak dan mengikuti perintah Tuhan, ia diberkati dengan melimpah dan jalanya tidak koyak (Lukas 5:1-11, Yohanes 21:1-3).

Mengapa akhir-akhir ini banyak orang Kristen yang mudah kecewa ? (Matius 12:43-45) Banyak orang Kristen yang rohaninya bersih tersapu dan rapi teratur, namun kosong. Saat rohani kita kosong, kondisi kita akan memburuk lebih dari sebelumnya.

Read more ...

Ibadah Umum, 2 Desember 2018

Tanggal : 2 Desember 2018
Pembicara :Bpk. Gembala
Ayat Pokok : Yohanes 21:1-13

(Markus 4:1) Tuhan Yesus berbicara dengan orang banyak di tepi danau. Demikian banyaknya orang, membuat Yesus harus berbicara dari atas perahu di tepi pantai.

(Lukas 5:1-11) Di tepi pantai danau Genezaret Yesus mengajar orang banyak dari atas perahu. Orang banyak yang tidak mau beranjak dari pantai, dilambangkan dalam pelajaran Tabernakel sebagai mereka yang tinggal di pelataran, yaitu mereka yang akan masuk aniaya besar di zaman antikris (Wahyu 12:17-18). Mereka adalah orang-orang kebanyakan, bagian dari sekumpulan besar orang yang gagal masuk gereja sempurna.

Read more ...

Ibadah Pelprip, 22 November 2018

Tanggal : 22 November 2018
Pembicara : Pdm. Bondan Abraham
Ayat Pokok : Ibrani 12:12-17

Didikan dan ajaran Allah terasa terlalu berat bagi sebagian orang. Dalam menjalani pertandingan iman, kita tidak harus menjalaninya sendiri. Kita harus saling mendukung antar sesama anak Tuhan. Kita berjalan bersama saling menguatkan tangan yang lemah dan lutut yang goyah.

Komsel dan wadah-wadah diadakan dengan tujuan agar kita dapat saling menguatkan antara sesama anak Tuhan. Dalam perlombaan iman, kita tidak akan kuat berjalan sendiri. Dalam kelompok kecil, kita juga saling menajamkan dan saling mengasah (Amsal 27:17). Kita juga bertekun dalam pengajaran firman Tuhan untuk saling menguatkan, saling mendukung, mengingatkan / menegur (Kisah 2:41-42,46, Ibrani 10:24-25)

Read more ...

INFORMASI IBADAH RUTIN

KOMSEL DOA

  • Senin, 17 Des 2018 DILIBURKAN
  • Rabu, 19 Des 2018 DILIBURKAN
  • Kamis, 20 Des 2018 DILIBURKAN

IBADAH KAUM WANITA

  • Selasa, 18 Des 2018 DILIBURKAN
DOA PUASA
  • Selasa, 18 Des 2018 DILIBURKAN
IBADAH RAYON
  • Jumat,, 21 Des 2018 DILIBURKAN

NB : Untuk Alamat Lengkap Bisa dilihat di Warta Jemaat / Hubungi Sekretariat Gereja

 

 
INFORMASI TAMBAHAN

PELAYANAN SOSIAL

 

Menerima Pakaian Layak Pakai untuk disalurkan kepada yang membutuhkan. Pakaian dikumpulkan di Sekretariat. Tuhan Memberkati.