Tanggal : 22 Julii 2018
Pembicara : Bpk. Gembala
Ayat Pokok :Kej 17:1-12

Abram dipanggil Allah dan menerima janji Allah (Kej 12:1-3). Abram memberikan sepersepuluh dari semuanya kepada Melkisedek (Kej 14:17-20). Di tahun yang ke-10, Abram mengambil Hagar menjadi istrinya (Kej 16:1-4). Abram jatuh ke dalam dosa kedagingan di tahun ke-10 setelah Abram tinggal di Kanaan.

(Kej 17:1-12) Allah memberikan janjiNya kepada Abram (ayat 4-8). Allah mengubah nama Abram menjadi Abraham (ayat 5).

Saat hendak membangun kemah suci, Musa memungut persembahan khusus dari bangsa Israel (Keluaran 25:1-9). Bait suci dibuat agar Allah diam di tengah-tengah kita.

Abram bukan lagi Abram melainkan Abraham. Allah ingin tinggal di dalam hidup Abraham sehingga Abraham memegang janji Allah, setia melakukan sepersepuluh, tidak jatuh dalam kedagingan. Janji Allah diturunkan kepada Abraham. Agar Abraham mengingat dan memegang perjanjian itu, Allah juga menetapkan perjanjian dari Abraham untuk menyunat semua anak laki-laki pada umur 8 hari..

Semua kutuk hukum Taurat telah ditebus Tuhan Yesus di atas kayu salib. Dengan pengorbanan Yesus, kita yang menerima Yesus menjadi berhak disebut anak-anak Abraham dan menerima janji Allah kepada Abraham (Galatia 3:11-13, 25-29)

Setelah masa penyaliban Yesus, Yohanes berkata bahwa Firman telah menjadi manusia dan diam di antara kita. Kekayaan, kemuliaan dan kepenuhan Yesus Kristus selama pelayanannya di bumi 3½ tahun tidak dibawaNya ke sorga, namun diberikan melalui Roh yang dinyatakan kepada kita (Yohanes 1:14-18).

Penjanjian Allah kepada Abraham diterima oleh Gereja melalui Roh yang dijanjikan Allah kepada kita. Roh itu harus diam di antara kita dan diperlengkapi oleh kuasa dari tempat yang maha tinggi (1 Korintus 3:16). Itulah karunia-karunia Roh. Untuk menerima karunia Roh, kita harus terlebih dahulu menerima baptisan Roh Kudus.

Kita harus membangun kekristenan kita dengan emas perak dan batu permata agar tahan uji (1 Kor 3:12). Bila tidak, kita tetap akan selamat namun seperti dari dalam api, yaitu masuk ke dalam 3½ tahun masa aniaya besar.

Kita yang telah membangun dengan emas, perak dan batu permata, jangan sampai menukarnya dengan kayu, rumput kering dan jerami. Semuanya itu habis terbakar. Kita harus memegang perjanjian Allah itu agar kita tetap membangun dengan emas, perak dan batu permata yang tahan api.

Untuk memegang perjanjian Allah dengan Abraham, anak laki-laki harus disunat pada umur 8 hari (Kejadian 17:9). Angka delapan bicara tentang ciptaan baru, kalahiran baru, permulaan yang baru.

(Bilangan 1-4) 12 suku berkemah di sekeliling kemah suci, terdiri dari 8 kelompok, berbicara tentang gereja lokal, yang terdiri dari :
  1. Gembala
  2. Majelis
  3. Pembantu Gembala
  4. Aktivis
  5. Jemaat
Bagi kesemua kelompok itu akan selalu tersedia berkat yang baru dari Allah.

(Yohanes 3:1-5) Bila seseorang tidak dilahirkan kembali dari Air dan Roh, ia tidak akan melihat kerajaan Allah. Kerajaan Allah bukan soal makan dan minum, tapi soal Kuasa. Di masa gereja mula-mula, Petrus berkata untuk bertobat, dibaptis maka kamu akan menerima Roh Kudus (Kis 2:37). Dalam ayat 39, dikatakan bahwa janji itu bagi kamu, anak-anakmu dan orang-orang setelah kamu, yang adalah kita sekalian di zaman ini.

Kita yang sudah lahir baru menerima Firman dan Roh yang akan membawa kita kepada tidak bercacat, cemerlang, tidak berkerut (Efesus 5:26-27,32)

Di masa kini, gereja harus terus bertumbuh menuju gereja sempurna. Bagi kita yang sudah membangun dengan emas, perak dan batu permata jangan sampai mundur dan memilih kayu, jerami dan rumput kering. Rencana Tuhan adalah menjadikan kita cemerlang dan tidak bercacat melalui sunat, yaitu lahir baru. (Roma 4:1-25) Kita menerima Yesus dengan percaya dan disunat (lahir baru). Iman Abraham diwariskan kepada orang yang beriman dan lahir baru. Orang percaya diperhitungkan Allah.

(Lukas 19:1-10) Zakheus adalah contoh orang yang bertobat dan lahir baru sehingga berhak menjadi anak Abraham dan berhak menerima janji Allah kepada Abraham.

Amin, Tuhan Yesus memberkati.



Ibadah Umum, 5 Agustus 2018

Tanggal : 5 Agustus 2018
Pembicara : Bpk. Gembala
Ayat Pokok :Kej 25:29-34
Tema : Hak Kesulungan

(Kej 3:17-21) Ketika manusia jatuh ke dalam dosa, tanah terkutuk karena manusia. Kemudian Allah mengenakan pakaian kepada Adam dan Hawa dari kulit binatang. Untuk itu, ada korban dan darah yang dicurahkan

(Kej 4:1-5) Kain mempersembahkan hasil dari tanah yang telah dikutuk Allah, dan persembahannya tidak diindahkan oleh Tuhan. Habel mempersembahkan dari anak sulung kambing dombanya, dan persembahannya diindahkan Allah.

Read more ...

Ibadah Umum, 29 Juli 2018

Tanggal : 29 Julii 2018
Pembicara : Pdt. Ev. Yermia Kristanto
Ayat Pokok :Kisah Para Rasul 24:16
Tema : Hidup Dengan Hati Nurani

Di tengah kesibukan kita sehari-hari, kita seringkali luput mendengar suara hati nurani kita. Rasul Paulus mengingatkan kita untuk senantiasa berusaha menggunakan hati nurani yang murni dalam pelayanan kepada Allah.

Makhluk hidup yang memiliki hati nurani hanya manusia. Tujuan Allah memberikan hati nurani kepada manusia ialah untuk menolong manusia agar dapat maksimal membedakan apa yang benar dan apa yang salah. Hati nurani bagaikan alarm dalam hidup manusia. Alarm akan memberikan tanda-tanda apabila ada bahaya.

Read more ...

Ibadah Pelprip, 9 Agustus 2018

Tanggal : 9 Agustus 2018
Pembicara : Bpk. Bondan Abraham
Ayat Pokok : Ibrani 11:8-22
Tema : Seri Saksi Iman : Abraham, Ishak & Yakub

(Ibr 11:8) Karena iman, Abraham taat kepada Allah untuk pergi ke negeri yang belum dikenalnya. Abraham juga percaya akan janji Allah yang akan menjadikan keturunannya menjadi bangsa yang besar. Abraham bahkan rela mempersembahkan Ishak anaknya di masa tua ketika diperintahkan Allah. Walaupun Abraham sempat berpikir sebelum mempersembahkan Ishak, bahwa Allah berkuasa membangkitkan orang mati dan ia tetap percaya akan janji Allah.

Ketika kita berjalan bersama Allah, seringkali pikiran kita ikut bekerja. Ketika Ishak memberkati Yakub (Kej 27:1-40), dan kemudian Esau datang kepadanya, ia berkata dan memberkati Esau bahwa bila Esau bersungguh-sungguh, maka kuk itu akan diangkat kepadanya. Hal ini merupakan hasil pemikiran Ishak setelah ia dikelabui Yakub.

Read more ...

INFORMASI IBADAH RUTIN

KOMSEL DOA

  • Senin, 13 Agustus 2018 di rumah ibu Mercy, Villa Melati Mas
  • Rabu, 15 Agustus 2018 di rumah ibu Melani, Lippo Karawaci
  • Kamis, 16 Agustus 2018 di rumah ibu Dewi, Alam Sutera, dan di rumah ibu Ruthy, BSD

IBADAH KAUM WANITA

  • Selasa, 14 Agustus 2018 di Gereja
DOA PUASA
  • Kamis, 14 Agustus 2018 di Gereja
IBADAH RAYON
  • Jumat,, 17 Agustus 2018 pukul 19:30 DILIBURKAN

NB : Untuk Alamat Lengkap Bisa dilihat di Warta Jemaat / Hubungi Sekretariat Gereja

 

 
INFORMASI TAMBAHAN

PELAYANAN SOSIAL

 

Menerima Pakaian Layak Pakai untuk disalurkan kepada yang membutuhkan. Pakaian dikumpulkan di Sekretariat. Tuhan Memberkati.