Tanggal : 19 Agustus 2018
Pembicara : Bpk. Gembala
Ayat Pokok :Roma 6:17-23

(Roma 6:17-23) Jemaat di Roma dapat mengubah kehidupannya yang semula menjadi hamba dosa menjadi hamba kebenaran. Kunci untuk dapat dimerdekakan dari kehidupan hamba dosa ada pada diri masing-masing jemaat. Selanjutnya, melalui kebenaran yang kita terima, kita mengejar kekudusan

Dalam jaman Esau & Yakub, Esau dapat dilambangkan sebagai Israel jasmani. Sedangkan Yakub merupakan lambang dari Israel rohani. Esau melambangkan kedagingan karena ia memandang rendah hak kesulungan,. Yakub melambangkan roh yang menjadi pewaris berkat kesulungan. Dalam kehidupan saat ini, kita tidak akan dapat menjadi ahli waris, bila kita tetap hidup dalam kedagingan.

(Roma 8:1-17) Jika kita hidup menurut daging, maka kita akan memikirkan hal-hal daging. Bila kita hidup menurut Roh, kita akan memikirkan kebenaran yang akan menghidupkan roh. Untuk selalu hidup dalam roh, kita membutuhkan Yesus yang hidup dalam kita dan kita hidup di dalam Dia. Dengan hidup di dalam Kristus kita berhak menjadi ahli waris janji-janji Allah.

(Roma 8:18) Penderitaan dalam ayat 18 berbicara tentang hawa nafsu / kedagingan. Jika kita tidak menuruti hawa nafsu, kita akan menerima kemuliaan bersama-sama dengan Kristus. Hawa nafsu / kedagingan tidak sebanding dengan kemuliaan yang akan dinyatakan kepada kita.

(Roma 8:22) Segala makhluk sama-sama mengeluh dan sama-sama sakit bersalin. Kata makhluk bicara tentang ciptaan. (Kejadian 25:19-26) Allah berfirman saat Ribka mengandung Esau dan Yakub bahwa yang tua akan menjadi hamba yang muda. Daging harus menjadi hamba dari Roh. Namun sebelumnya harus terlebih dahulu melewati mengeluh dan sakit bersalin.

(Kejadian 21:1-3) Setelah melewati tahap demi tahap, waktu demi waktu dan sakit bersalin, Sara melahirkan Ishak anak perjanjian. Hagar melahirkan Ismael, anak perhambaan / daging (Galatia 4:21-31). Sama seperti Ishak dan Ismael yang tumbuh bersama, kita saat ini hidup di tengah-tengah daging dan Roh. Ayat 29 menyatakan bahwa Daging menganiaya Roh. (Roma 8:22) Segala makhluk sedang mengeluh dan merasa sakit bersalin. Kita sedang mengandung janji-janji Allah. (Ayat 19) Seluruh makhluk ciptaan sangat rindu menantikan saat anak-anak Allah dinyatakan.

(Roma 8:29) Semua orang yang ditentukanNya dari semula, akan mengalami kemuliaan dan menjadi serupa dengan gambaran AnakNya, menjadi yang sulung diantara banyak saudara.

(Roma 8:30) Semua yang sudah ditentukanNya, akan dipanggilNya. dibenarkanNya dan pada akhirnya akan dimuliakanNya. Tetaplah bertahan agar kita tidak keguguran, hingga kita melahirkan kemuliaan bersama Kristus

Amin, Tuhan Yesus memberkati



Ibadah Umum, 9 Desember 2018

Tanggal : 9 Desember 2018
Pembicara :Bpk. Gembala
Ayat Pokok : Matius 12:43-45

Kehidupan kekristenan kita tidak boleh stagnan. Petrus pernah mengalami kegagalan karena kecewa dalam hidupnya. Namun ketika ia mau bergerak dan mengikuti perintah Tuhan, ia diberkati dengan melimpah dan jalanya tidak koyak (Lukas 5:1-11, Yohanes 21:1-3).

Mengapa akhir-akhir ini banyak orang Kristen yang mudah kecewa ? (Matius 12:43-45) Banyak orang Kristen yang rohaninya bersih tersapu dan rapi teratur, namun kosong. Saat rohani kita kosong, kondisi kita akan memburuk lebih dari sebelumnya.

Read more ...

Ibadah Umum, 2 Desember 2018

Tanggal : 2 Desember 2018
Pembicara :Bpk. Gembala
Ayat Pokok : Yohanes 21:1-13

(Markus 4:1) Tuhan Yesus berbicara dengan orang banyak di tepi danau. Demikian banyaknya orang, membuat Yesus harus berbicara dari atas perahu di tepi pantai.

(Lukas 5:1-11) Di tepi pantai danau Genezaret Yesus mengajar orang banyak dari atas perahu. Orang banyak yang tidak mau beranjak dari pantai, dilambangkan dalam pelajaran Tabernakel sebagai mereka yang tinggal di pelataran, yaitu mereka yang akan masuk aniaya besar di zaman antikris (Wahyu 12:17-18). Mereka adalah orang-orang kebanyakan, bagian dari sekumpulan besar orang yang gagal masuk gereja sempurna.

Read more ...

Ibadah Pelprip, 22 November 2018

Tanggal : 22 November 2018
Pembicara : Pdm. Bondan Abraham
Ayat Pokok : Ibrani 12:12-17

Didikan dan ajaran Allah terasa terlalu berat bagi sebagian orang. Dalam menjalani pertandingan iman, kita tidak harus menjalaninya sendiri. Kita harus saling mendukung antar sesama anak Tuhan. Kita berjalan bersama saling menguatkan tangan yang lemah dan lutut yang goyah.

Komsel dan wadah-wadah diadakan dengan tujuan agar kita dapat saling menguatkan antara sesama anak Tuhan. Dalam perlombaan iman, kita tidak akan kuat berjalan sendiri. Dalam kelompok kecil, kita juga saling menajamkan dan saling mengasah (Amsal 27:17). Kita juga bertekun dalam pengajaran firman Tuhan untuk saling menguatkan, saling mendukung, mengingatkan / menegur (Kisah 2:41-42,46, Ibrani 10:24-25)

Read more ...

INFORMASI IBADAH RUTIN

KOMSEL DOA

  • Senin, 17 Des 2018 DILIBURKAN
  • Rabu, 19 Des 2018 DILIBURKAN
  • Kamis, 20 Des 2018 DILIBURKAN

IBADAH KAUM WANITA

  • Selasa, 18 Des 2018 DILIBURKAN
DOA PUASA
  • Selasa, 18 Des 2018 DILIBURKAN
IBADAH RAYON
  • Jumat,, 21 Des 2018 DILIBURKAN

NB : Untuk Alamat Lengkap Bisa dilihat di Warta Jemaat / Hubungi Sekretariat Gereja

 

 
INFORMASI TAMBAHAN

PELAYANAN SOSIAL

 

Menerima Pakaian Layak Pakai untuk disalurkan kepada yang membutuhkan. Pakaian dikumpulkan di Sekretariat. Tuhan Memberkati.