Tanggal : 9 September 2018
Pembicara : Bpk. Gembala
Ayat Pokok :Matius 18:18

(Kejadian 4:1-5) Habel menjadi lambang dari korban, karena Allah tidak ingin kutukan itu terus berjalan. Habel membersembahkan korban yang diindahkan Tuhan, yaitu anak sulung dari ternaknya. Anak sulung berbicara tentang korban Yesus.

Yesus telah menerima kutuk dari dosa di atas kayu salib, sehingga kita telah bebas dari kutuk akibat dosa (Galatia 3:13-14). Ketika kita percaya kepada Yesus, kita dibebaskan dari segala kutuk. Dengan kematian Yesus, hukum kutuk telah diubahkanNya menjadi hukum berkat .

(Matius 6:19-24) Mengumpulkan berkat berupa harta di bumi, akan dirusakkan oleh ngengat, karat dan para pencuri, karena itu kumpulkanlah harta di sorga. (Matius 18:18) Apa yang diikat di dunia akan terikat di sorga. Apa yang dilepaskan di dunia terlepas di sorga. Bila kita mengikat harta di bumi, maka harta kita di sorga juga akan terikat. Sebaliknya bila kita melepaskan harta di bumi, maka harta di sorga juga terlepas.

Namun, di sorga kita tidak memerlukan harta benda. Bahkan sorga / Yerusalem baru sudah bergelimang harta benda (Wahyu 21:18-21)

(Maleakhi 3:6-12) Bila kita mengumpulkan harta di dunia tanpa mengikuti perintah Tuhan, maka berkat kita akan dihabiskan oleh ngengat, karat dan belalang. Saat kita mengikatkan diri dengan harta di dunia, maka berkat dari sorga akan ikut terikat dan tidak turun kepada kita. Namun apabila kita melepaskan harta di dunia dengan mengembalikanNya kepada Tuhan berupa persepuluhan dan persembahan khusus, maka berkat dari sorga juga akan terlepas dan turun kepada kita. Tuhan akan membukakan tingkap-tingkap langit dan mencurahkan berkat sampai berkelimpahan.

(Ulangan 28:1-14) Tuhan akan menganugerahkan berkat dan membukakan perbendahaan Tuhan yang melimpah yaitu Langit. Berkat-berkat ini menjadi bagian kita apabila kita tidak menyimpang ke kanan atau ke kiri..

(Ulangan 28:15-46) Saat kita menyimpang dari perintah Tuhan, kita mengubah berkat menjadi kutuk kembali. Langit menjadi tembaga, tanah menjadi besi.

Melalui penebusan Yesus di kayu salib, kita berhak menerima berkat Abraham, Ishak dan Yakub (Matius 8:11-12). Berkat Abraham, Ishak dan Yakub akan kita nikmati bila kita setia melakukan perintah Tuhan,

salah satunya dengan mengembalikan milik Tuhan melalui persepuluhan, yang juga dilakukan oleh Abraham, Ishak dan Yakub. Kita akan makan di perjamuan kawin dan tidak masuk ke dalam kegelapan yang paling gelap / 3½ tahun antikris.

(Lukas 7:1-5) Tuhan mengapresiasi apa yang dilakukan perwira, yang menanggung pembangunan rumah ibadah di Kapernaum. Saat kita melepaskan diri dari ikatan harta di dunia, Allah akan menghardik belalang, ngengat dan karat sehingga berkat Allah turun kepada kita. Ada pembelaan Tuhan, ada pertolongan Tuhan disediakan untuk kita.

Amin, Tuhan Yesus memberkati.



Ibadah Umum, 11 November 2018

Tanggal : 11 November 2018
Pembicara :Bpk. Gembala
Ayat Pokok : Lukas 16:27-31

Semua bisa kita perbaiki ketika kita hidup. Setelah kita mati, tidak bisa lagi kita perbaiki. Orang kaya dalam perumpamaan Lukas 16:27-31, meminta kepada Abraham untuk memperingatkan saudara-saudaranya yang masih hidup agar mengubah hidupnya supaya tidak berakhir di hades seperti orang kaya itu. Namun Abraham berkata bahwa ada kesaksian para nabi yang dapat mengubah mereka. Apabila kesaksian tersebut tidak dapat mengubah mereka, maka tidak ada yang dapat mengubah mereka walaupun dari kesaksian orang dari dunia orang mati.

Mari kita memanfaatkan waktu dan kesempatan yang diberikan Tuhan saat kita masih hidup.
  • Kehidupan Dunia → Keselamatan
  • Kekayaan / Harta → Mata rohani
  • Kekayaan → Keluarga yang manis
Read more ...

Ibadah Umum, 4 November 2018

Tanggal : 4 November 2018
Pembicara :Bpk. Gembala
Ayat Pokok : Matius 26:14-16

(Matius 26:14-16) Di mata Yudas, Yesus hanya dihargai 30 uang perak. Dengan menjual Yesus, Yudas menjual keselamatan dirinya. Bagi Yudas, keselamatannya hanya berharga 30 uang perak.

(Lukas 16:19-23) Orang kaya dalam kisah ini menghargai / memberi harga keselamatan dunia dengan kehidupannya.. Dengan kekayaannya, ia mampu membeli banyak hal, termasuk khotbah-khotbah dari para nabi palsu agar sesuai dengan keinginannya. Setelah ia meninggal, ternyata ia berakhir di hades, menandakan kehidupannya tidak berkenan di mata Allah

Read more ...

Ibadah Pelprip, 25 Oktober 2018

Tanggal : 25 Oktober 2018
Pembicara : Bpk. Bondan Abraham
Ayat Pokok : Ibrani 12:5-10
Tema : Didikan dan Latihan Sesi 1

(Ibrani 12:5-10) Penulis surat Ibrani pada ayat hari ini mengingatkan bahwa nasehat yang diberikan sebelumnya sudah pernah disampaikan. Yaitu untuk tidak menganggap remeh didikan Tuhan, dan jangan putus asa bila kita diperingatkanNya.

(Ayub 5:17) Kita harus berbahagia jika kita ditegur Allah. Janganlah kita menolak didikan Yang Maha Kuasa

Read more ...

INFORMASI IBADAH RUTIN

KOMSEL DOA

  • Senin, 19 Nov 2018 di rumah Oma Anna, Villa Melati Mas
  • Rabu, 21 Nov 2018 di rumah Oma Sonya, Gading Serpong
  • Kamis, 22 Nov 2018 di rumah ibu Dewi, Alam Sutera, dan di rumah ibu Agung, BSD

IBADAH KAUM WANITA

  • Selasa, 20 Nov 2018 DILIBURKAN
DOA PUASA
  • Selasa, 20 Nov 2018 diliburkan sehubungan adanya latihan gabungan
IBADAH PELPRIP
  • Kamis,, 22 Nov 2018 pukul 19.30 di lobby Gereja
IBADAH RAYON
  • Jumat,, 23 Nov 2018 pukul 19.30 DILIBURKANs

NB : Untuk Alamat Lengkap Bisa dilihat di Warta Jemaat / Hubungi Sekretariat Gereja

 

 
INFORMASI TAMBAHAN

PELAYANAN SOSIAL

 

Menerima Pakaian Layak Pakai untuk disalurkan kepada yang membutuhkan. Pakaian dikumpulkan di Sekretariat. Tuhan Memberkati.