Tanggal : 9 September 2018
Pembicara : Bpk. Gembala
Ayat Pokok :Kejadian 4:1-5

(Kejadian 4:1-5) Ada dua jenis korban yang dipersembahkan Kain & Habel. Korban dari Kain tidak diindahkan Tuhan, sedangkan korban dari Habel diindahkan Tuhan.

Korban yang Tidak Diindahkan Tuhan

1. Ibadah yang Tidak Berkenan (Yesaya 1:10-20)
Ibadah yang tidak berkenan di hadapan Tuhan adalah ibadah yang tidak berbuah, tidak mengubah kehidupan kita. Ibadah dan korban kita akan diterima bila kita bertobat dan mau mengubah kehidupan kita menjadi berkenan di hadapan Tuhan.

2. Ibadah dan Pujian (Amos 5:21-23)
Ibadah dan Pujian tidak diterima oleh Allah bila kita membiarkan keadilan lalu dari hadapan kita. Para pelayan yang tidak menjaga kehidupannya bersih di hadapan Tuhan.

3. Kelakuan yang tidak Berkenan (Yesaya 66:1-4)
Ketika kita tidak melakukan perintah Tuhan, kehidupan kita tidak sesuai dengan firman Allah.

4. Kristen Kristenan (Yeremia 7:1-15)
Mereka yang hidup bergelimang kejahatan, namun berdiri di hadapan Tuhan dan percaya akan tetap diselamatkan. Salah satunya karena percaya ajaran sekali selamat tetap selamat

5. Korban tanpa Ketaatan (1 Samuel 15:22-23)
Mendengarkan dan mengikuti perintah Tuhan lebih baik dari pada korban. Ibadah kita harus memberikan pengaruh yang baik bagi kehidupan kita. Jangan menganggap bahwa karena kita ada di bait Allah, Tuhan akan selalu menerima ibadah kita.

6. Tuhan tidak lagi menginginkan korban-korban (Ibrani 10:1-6)
Di zaman Taurat, setiap tahun ada kesempatan menebus dosa dengan mempersembahkan korban penebusan dosa. Kemudahan penebusan dosa menyebabkan umat Tuhan tidak takut untuk berbuat dosa.

Dosa kita telah ditebus oleh pengorbanan Yesus di kayu salib. Karena itu korban penebusan dosa tidak lagi diindahkan Tuhan. Bila kita tetap berbuat dosa, maka sama artinya kita melecehkan pengorbanan Yesus.

7. Hati-hatilah, jangan kembali kepada ibadah yang tidak berkenan (Ibrani 10:19-39)
Hati-hati dengan pengajaran Pembangunan Bait Allah ketiga, karena akan kembali kepada korban, yang sama artinya dengan kita melecehkan korban Yesus

Roh itu penurut, tapi daging lemah. Karena itu kita memerlukan ibadah dan persekutuan dengan saudara seiman. Kita harus saling menguatkan, saling menasehati, saling mengingatkan.

Korban yang diindahkan Tuhan :

1. Bertobat dari dalam hati dan bukan lahiriah (Yoel 2:12-17)

Sebagai jemaat Tuhan, kita harus bertobat dengan mengoyakkan hati kita, dan bukan pakaian kita. Pastikan firman Allah jatuh ke tanah hati kita yang terbaik, agar berbuah di dalam kehidupan kita dan kita menjadi pelaku firman Tuhan.

2. Yesus adalah jalan / korban yang hidup (Ibrani 10:7-10)

Yesus yang kaya menjadi miskin agar kita menjadi kaya di dalam Dia. Ia telah menjadi korban penebusan dosa manusia.

3. Persembahkan tubuh sebagai Persembahan yang Hidup, Kudus dan Berkenan di hadapan Allah (Roma 12:1-2)

Yesus hidup, kudus dan berkenan di hadapan Allah. Karena itu korban yang sepadan adalah hidup kita yang kudus dan berkenan di hadapan Allah.

4. Persembahkan korban syukur yaitu ucapan bibir yang memuliakan namaNya (Ibrani 13:15)
Pebaharuan hidup di dalam firman akan mengubah hidup kita seturut firman Allah. Kita harus menjaga perbuatan dan ucapan bibir kita hanya mengucapkan hal yang manis, membangun dan berkenan di hadapan Allah.

5. Haleluya !!! Gereja yang menjadi gereja sempurna (Wahyu 14:1-5)

Perubahan hidup kita akan membawa kita ke dalam gereja yang sempurna. Dengan firman Allah, kita dilayakkan di hadapan Allah.

Amin, Tuhan Yesus memberkati.



Ibadah Umum, 9 Desember 2018

Tanggal : 9 Desember 2018
Pembicara :Bpk. Gembala
Ayat Pokok : Matius 12:43-45

Kehidupan kekristenan kita tidak boleh stagnan. Petrus pernah mengalami kegagalan karena kecewa dalam hidupnya. Namun ketika ia mau bergerak dan mengikuti perintah Tuhan, ia diberkati dengan melimpah dan jalanya tidak koyak (Lukas 5:1-11, Yohanes 21:1-3).

Mengapa akhir-akhir ini banyak orang Kristen yang mudah kecewa ? (Matius 12:43-45) Banyak orang Kristen yang rohaninya bersih tersapu dan rapi teratur, namun kosong. Saat rohani kita kosong, kondisi kita akan memburuk lebih dari sebelumnya.

Read more ...

Ibadah Umum, 2 Desember 2018

Tanggal : 2 Desember 2018
Pembicara :Bpk. Gembala
Ayat Pokok : Yohanes 21:1-13

(Markus 4:1) Tuhan Yesus berbicara dengan orang banyak di tepi danau. Demikian banyaknya orang, membuat Yesus harus berbicara dari atas perahu di tepi pantai.

(Lukas 5:1-11) Di tepi pantai danau Genezaret Yesus mengajar orang banyak dari atas perahu. Orang banyak yang tidak mau beranjak dari pantai, dilambangkan dalam pelajaran Tabernakel sebagai mereka yang tinggal di pelataran, yaitu mereka yang akan masuk aniaya besar di zaman antikris (Wahyu 12:17-18). Mereka adalah orang-orang kebanyakan, bagian dari sekumpulan besar orang yang gagal masuk gereja sempurna.

Read more ...

Ibadah Pelprip, 22 November 2018

Tanggal : 22 November 2018
Pembicara : Pdm. Bondan Abraham
Ayat Pokok : Ibrani 12:12-17

Didikan dan ajaran Allah terasa terlalu berat bagi sebagian orang. Dalam menjalani pertandingan iman, kita tidak harus menjalaninya sendiri. Kita harus saling mendukung antar sesama anak Tuhan. Kita berjalan bersama saling menguatkan tangan yang lemah dan lutut yang goyah.

Komsel dan wadah-wadah diadakan dengan tujuan agar kita dapat saling menguatkan antara sesama anak Tuhan. Dalam perlombaan iman, kita tidak akan kuat berjalan sendiri. Dalam kelompok kecil, kita juga saling menajamkan dan saling mengasah (Amsal 27:17). Kita juga bertekun dalam pengajaran firman Tuhan untuk saling menguatkan, saling mendukung, mengingatkan / menegur (Kisah 2:41-42,46, Ibrani 10:24-25)

Read more ...

INFORMASI IBADAH RUTIN

KOMSEL DOA

  • Senin, 17 Des 2018 DILIBURKAN
  • Rabu, 19 Des 2018 DILIBURKAN
  • Kamis, 20 Des 2018 DILIBURKAN

IBADAH KAUM WANITA

  • Selasa, 18 Des 2018 DILIBURKAN
DOA PUASA
  • Selasa, 18 Des 2018 DILIBURKAN
IBADAH RAYON
  • Jumat,, 21 Des 2018 DILIBURKAN

NB : Untuk Alamat Lengkap Bisa dilihat di Warta Jemaat / Hubungi Sekretariat Gereja

 

 
INFORMASI TAMBAHAN

PELAYANAN SOSIAL

 

Menerima Pakaian Layak Pakai untuk disalurkan kepada yang membutuhkan. Pakaian dikumpulkan di Sekretariat. Tuhan Memberkati.