Tanggal : 7 Oktober 2018
Pembicara : Bpk. Gembala
Ayat Pokok : Matius 16:13-20

Ketika Yesus bertanya kepada murid-muridNya apa kata orang mengenai Anak Manusia, murid-muridNya menjawab, ada yang mengatakan Yohanes Pembaptis, Elia, Yeremia dan salah seorang dari para nabi (Matius 16:14). Yesus kemudian berkata tentang jemaat yang akan didirikan di atas batu karang. Perkembangan gereja / jemaat tergantung dari apa yang dilepaskan dan apa yang diikat (Matius 16:19).

Yohanes Pembaptis mengikat pelayanannya hanya sebatas penginjilan dan pertobatan, sampai kepada baptisan air. Oleh karena itu, murid-muridnya tidak mengenal Roh Kudus. Dalam pelajaran tabernakel, pelayanan Yohanes Pembaptis hanya sampai di pelataran.

Elia mengikat dirinya dengan air sungai Kerit yang melambangkan air hidup. Sungai itu akhirnya kering dan Elia dipelihara oleh tepung dan minyak dari janda di Sarfat. Tepung yang dimiliki janda tersebut merupakan tepung dari buli-buli terakhir pada masa kelaparan. Tanpa campur tangan Allah, janda dan anak-anaknya akan mati setelah makan roti dari tepung terakhir tersebut.. Firman saja tanpa Roh Kudus = Logos.

Firman dan Roh Kudus akan menjadi Roti Bakar, Elia makan dua kali roti yang memberinya kekuatan berjalan ke gunung Horeb. Hal ini melambangkan berkat dua kali ganda yang kita butuhkan saat Allah melakukan pemisahan gandum dengan jerami, sehingga kita disingkirkan pada masa antikris.

Yeremia adalah hamba Tuhan yang selalu menyuarakan suara Tuhan, walaupun ia harus menderita dan dicemooh. (Yeremia 20:7-9) Kalau kita penuh Firman Tuhan dan Roh Kudus, ada kekuatan untuk menjalani kehidupan ini.

Saat kita penuh Firnan dan Roh Kudus, kita akan mengetahui kebenaran (Yeremia 29:8-10). Kita tidak akan mudah terkecoh oleh nabi-nabi palsu dan ajaran-ajaran yang menyesatkan. Allah berfirman kepada Yeremia bahwa bangsa Israel akan dilepaskan dari pembuangan setelah 70 tahun. Namun nabi-nabi lain berkata bahwa bangsa Israel akan kembali dalam 2 tahun.

Saat kita penuh Firman dan Roh Kudus, kita akan mengusahakan kesejahteraan (Yeremia 29:7). Bangunlah kesejahteraan di sekitar kita karena akan menjadi kesejahteraan kita juga. Jangan menjadi seperti laut mati, yang tidak mau membagikan berkat dan kesejahteraan yang diterima.

Saat kita mengusahakan kesejahteraan, maka kita masuk ke dalam rancangan Tuhan yaitu rancangan damai sejahtera (Yeremia 29:11). Rancangan damai sejahtera dapat kita usahakan dengan mencari Tuhan dan berdoa (Yeremi 29:12-14). Bangsa Israel dibuang selama 70 tahun karena mereka melalaikan sabat selama 490 tahun (2 Tawarikh 6:21). Tuhan menghitung kesetiaan kita beribadah, berdoa dan mencari Tuhan. Berserulah kepada Tuhan, maka Tuhan akan memberikan hal-hal yang besar dan tidak terpahami (Yeremia 33:3).

(Kejadian 2:1-7) Allah bekerja selama 6 hari. Pada hari ke 7 Allah beristirahat dan memberkati hari itu sebagai hari sabat, untuk kita bersekutu dan mencari Tuhan. Dia rindu untuk bersekutu dengan kita dan memberkati kita dengan hal-hal yang besar dan tak terpahami.

Amin, Tuhan Yesus memberkati.



Ibadah Umum, 6 Januari 2019

Tanggal : 6 Januari 2019
Pembicara :Bpk. Gembala
Ayat Pokok : Efesus 4:4

(Kej 4:1-5) Persembahan Kain tidak diindahkan Tuhan, tetapi persembahan Habel diindahkan Tuhan. Persembahan Kain ialah sebagian dari hasil tanah, sedangkan persembahan Habel adalah anak sulung dari kambing dombanya.

Kita harus belajar mengerti keinginan Tuhan. Kita harus ada di tempat yang Tuhan tetapkan, ke sanalah kita harus cari dan pergi (Ulangan 12:5-6). Ke sanalah pula harus kita bawa:

Read more ...

Ibadah Tahun Baru, 1 Januari 2019

Tanggal : 31 Januari 2019
Pembicara :Bpk. Gembala
Ayat Pokok : Efesus 4:4

(Efesus 4:4) Satu tubuh dan satu Roh, itulah yang menjadi tujuan kita.

(Bilangan 13:16) Musa mengganti nama Hosea bin Nun menjadi Yosua. Dalam bahasa Ibrani, Hosea berarti Salvation. Yosua berarti Jehovah is Salvation.

(Matius 1:21) Nama Yesus dalam bahasa Yunani, berarti Jehovah is Salvation. Jehovah is Salvation berarti Tuhan yang menyelamatkan / Tuhan adalah keselamatan.

Read more ...

Ibadah Pelprip, 22 November 2018

Tanggal : 22 November 2018
Pembicara : Pdm. Bondan Abraham
Ayat Pokok : Ibrani 12:12-17

Didikan dan ajaran Allah terasa terlalu berat bagi sebagian orang. Dalam menjalani pertandingan iman, kita tidak harus menjalaninya sendiri. Kita harus saling mendukung antar sesama anak Tuhan. Kita berjalan bersama saling menguatkan tangan yang lemah dan lutut yang goyah.

Komsel dan wadah-wadah diadakan dengan tujuan agar kita dapat saling menguatkan antara sesama anak Tuhan. Dalam perlombaan iman, kita tidak akan kuat berjalan sendiri. Dalam kelompok kecil, kita juga saling menajamkan dan saling mengasah (Amsal 27:17). Kita juga bertekun dalam pengajaran firman Tuhan untuk saling menguatkan, saling mendukung, mengingatkan / menegur (Kisah 2:41-42,46, Ibrani 10:24-25)

Read more ...

INFORMASI IBADAH RUTIN

KOMSEL DOA

  • Senin, 14 Jan 2019 di rumah Ibu Ida, Villa Melati Mas
  • Rabu, 16 Jan 2019 di rumah ibu Melani, Lippo Karawaci
  • Kamis, 17 Jan 2019 di rumah ibu Selvi, BSD dan di rumah ibu Maria, Villa Melati Mas

IBADAH KAUM WANITA

  • Selasa, 15 Jan 2019 di Gereja
DOA PUASA
  • Selasa, 15 Jan 2019 pukul 19:00 di Gereja
IBADAH RAYON
  • Jumat,, Jumat, 18 Jan 2019 di rumah Kel. Eko S., Villa Melati Mas

NB : Untuk Alamat Lengkap Bisa dilihat di Warta Jemaat / Hubungi Sekretariat Gereja

 

 
INFORMASI TAMBAHAN

PELAYANAN SOSIAL

 

Menerima Pakaian Layak Pakai untuk disalurkan kepada yang membutuhkan. Pakaian dikumpulkan di Sekretariat. Tuhan Memberkati.