Mazmur 91 ini menyatakan bahwa diam dalam naungan sayap Yang Maha Kuasa adalah pilihan yang terbaik dalam menghadapi berbagai ancaman dan tantangan hidup.

Naungan sayap Tuhan sesungguhnya berbicara tentang banyak hal. Beberapa pengertian yang bisa kita pelajari adalah sebagai berikut:

1. Naungan sayap Tuhan berbicara tentang PERLINDUNGAN DALAM MENGHADAPI KESULITAN HIDUP

Mazmur 57:1-2 dibuat ketika Daud lari daripada Saul ke dalam gua Adulam (I Samuel 22).

Dalam pelariannya, Daud yang dulunya gagah berani melawan singa dan Goliat, saat itu berada pada titik sebaliknya dimana ia menjadi sangat ketakutan (I Samuel 21:12 ). Segala pengalaman keberhasilan yang pernah dialami dalam hidupnya itu, tidak menjamin ia tetap kuat, jika ia tidak lagi fokus kepada Tuhan.

Namun, Daud akhirnya menyadarinya dan ia meminta belas-kasihan Tuhan untuk berlindung dalam naungan sayap-Nya.

Di gua Adulam tersebut, Daud memimpin tiga macam kelompok yakni mereka yang dalam kesukaran (stress), mereka yang bermasalah keuangan (terbelit hutang) dan mereka yang hidup dalam kepahitan hati.

Adakah hidup saudara sedang seperti Daud ataukah mirip seperti salah satu kelompok orang yang dipimpin Daud? Tiada tempat yang lain untuk bernaung selain datang di bawah kaki Tuhan, bertobat, berlindung dalam naungan-Nya, dan berserah dalam pelukan Yang Maha Tinggi.

2. Naungan sayap Tuhan berbicara tentang PERHENTIAN YANG MEMBERIKAN PENGHARAPAN

Rut bernaung dalam sayap perlindungan Tuhan (Rut 2:12). Rut meminta Boas sebagai tempat bernaung, yang kemudian menjadi penebus dan mempelainya (Rut 3:1,9 ; 4:9-13). Boas adalah gambaran Yesus yang menebus gereja-Nya dan menjadikannya sebagai mempelai-Nya.

Nama Rut berarti sahabat atau kosong. Rut yang ‘kosong’ hidupnya setelah ditinggal mati suami dan masa depannya yang ‘kosong’, kemudian mendapat perhentian dan masa depan bersama Boas.

Naomi pun yang sebelumnya mau dipanggil dengan sebutan Mara (karena mengalami hidup yang pahit di Moab), akhirnya mendapat kesegaran dan pengharapan (Rut 4:14-17). Naomilah yang menjaga anak Rut yakni Obed. Obed adalah kakek dari raja Daud, dan garis keturunannya sampai kepada Yesus Kristus!

3. Naungan sayap Tuhan berbicara tentang PERLINDUNGAN TERHADAP PENGHUKUMAN

Semua yang di luar naungan sayap perlindungan Tuhan, akan masuk dalam penghukuman.

Paling tidak ada dua hal yang bisa membuat seseorang tidak berada dalam sayap perlindungan Tuhan?

Pertama: Matius 23:37-38 yakni apabila ia TIDAK MAU. Buktinya:

1. Membunuh nabi artinya membenci Firman kebenaran /teguran/pengajaran (Yohanes 8: 40)
2. Melempari dengan batu orang yang diutus artinya menolak injil dengan kekerasan hati mereka (Roma 10: 14-15)

Kedua: Yudas 1:3-7 menuliskan bahwa yang akan masuk dalam penghukuman, antara lain mereka yang hidup dalam ketinggian hati dan dosa kenajisan sama seperti dosa di zaman Sodom dan Gemora.

Apabila kita mau hidup dalam kekudusan (masuk dalam ruang kudus / maha kudus), maka akan mendapat perlindungan sayap Tuhan, yang bagaikan tudung dalam Tabernakel yang melindungi. Tudung yang paling luar (tudung kulit lumba-lumba) tidak ada ukurannya karena itu berbicara tentang pelindungan Allah yang tak terukur dan tak terbatas bagi gerejaNya, sama seperti kasih-Nya yang juga tak terukur dan tak terbatas bagi gereja yang dikasihi-Nya. Sungguh tak terselami kasih-Nya. Ia melampaui segala pengetahuan!

Kiranya naungan sayap Yang Maha Tinggi yang kuat dan penuh kasih senantiasa menaungi kita semua.

Amin.

Tuhan Yesus memberkati.



Tanggal          : 3 Mei 2015                              
Pembicara       : Bpk. Howard S. Giam
Ayat Pokok     : Mazmur 91:1-4


Ibadah Umum, 12 Agustus 2018

Tanggal : 12 Agustus 2018
Pembicara : Bpk. Timotius Liong
Ayat Pokok :Yohanes 15:1-8
Tema : Pokok Anggur yang Benar

Tuhan adalah pokok anggur yang benar, dan kita adalah cabang-cabangnya (Yoh 15:1). Ada pokok anggur yang benar, ada juga pokok anggur yang tidak benar.

2 Tim 3 : Banyak orang saat ini yang menempel pada pokok anggur yang tidak benar, seperti materi, uang, jabatan dan kekuasaan. Baiklah kita mau berusaha sungguh-sungguh untuk terus menjadikan Tuhan Yesus sebagai pokok anggur kita.

Read more ...

Ibadah Umum, 5 Agustus 2018

Tanggal : 5 Agustus 2018
Pembicara : Bpk. Gembala
Ayat Pokok :Kej 25:29-34
Tema : Hak Kesulungan

(Kej 3:17-21) Ketika manusia jatuh ke dalam dosa, tanah terkutuk karena manusia. Kemudian Allah mengenakan pakaian kepada Adam dan Hawa dari kulit binatang. Untuk itu, ada korban dan darah yang dicurahkan

(Kej 4:1-5) Kain mempersembahkan hasil dari tanah yang telah dikutuk Allah, dan persembahannya tidak diindahkan oleh Tuhan. Habel mempersembahkan dari anak sulung kambing dombanya, dan persembahannya diindahkan Allah.

Read more ...

Ibadah Pelprip, 9 Agustus 2018

Tanggal : 9 Agustus 2018
Pembicara : Bpk. Bondan Abraham
Ayat Pokok : Ibrani 11:8-22
Tema : Seri Saksi Iman : Abraham, Ishak & Yakub

(Ibr 11:8) Karena iman, Abraham taat kepada Allah untuk pergi ke negeri yang belum dikenalnya. Abraham juga percaya akan janji Allah yang akan menjadikan keturunannya menjadi bangsa yang besar. Abraham bahkan rela mempersembahkan Ishak anaknya di masa tua ketika diperintahkan Allah. Walaupun Abraham sempat berpikir sebelum mempersembahkan Ishak, bahwa Allah berkuasa membangkitkan orang mati dan ia tetap percaya akan janji Allah.

Ketika kita berjalan bersama Allah, seringkali pikiran kita ikut bekerja. Ketika Ishak memberkati Yakub (Kej 27:1-40), dan kemudian Esau datang kepadanya, ia berkata dan memberkati Esau bahwa bila Esau bersungguh-sungguh, maka kuk itu akan diangkat kepadanya. Hal ini merupakan hasil pemikiran Ishak setelah ia dikelabui Yakub.

Read more ...

INFORMASI IBADAH RUTIN

KOMSEL DOA

  • Senin, 20 Agustus 2018 di rumah ibu Anita, Villa Melati Mas
  • Rabu, 22 Agustus 2018 DILIBURKAN
  • Kamis, 23 Agustus 2018 di rumah ibu Henny, BSD, dan di rumah ibu Maria Kartono, Villa Melati Mas

IBADAH KAUM WANITA

  • Selasa, 21 Agustus 2018 di Gereja
DOA PUASA
  • Selasa, 21 Agustus 2018 di Gereja
IBADAH PELPRIP
  • Kamis,, 23 Agustus 2018 pukul 19:30 lobby Gereja
  • IBADAH RAYON
    • Jumat,, 24 Agustus 2018 pukul 19:30 di rumah Kel. Dwi Kokoh, Villa Melati Mas

    NB : Untuk Alamat Lengkap Bisa dilihat di Warta Jemaat / Hubungi Sekretariat Gereja

     

 
INFORMASI TAMBAHAN

PELAYANAN SOSIAL

 

Menerima Pakaian Layak Pakai untuk disalurkan kepada yang membutuhkan. Pakaian dikumpulkan di Sekretariat. Tuhan Memberkati.