2 Raja-raja 4:38-44 --> Kondisi kelaparan yang terjadi di Gilgal. Elisa, digambarkan sebagai Roh Kudus. Elisa dalam menghadapi kondisi kelaparan yang tidak memiliki apa-apa, namun mau memberikan yang terbaik. Tepung = Firman Allah.

Hal-hal jasmani/materi.

Memberi --> Elisa mau belajar memberi walaupun tidak memiliki apa-apa.

Memberi dengan apa yang ada (Elisa mendapatkan 20 roti jelai, lalu dia membagikan kepada rombongan nabi yang jumlahnya ada 100 orang). Mujizat terjadi sehingga roti tersebut cukup bahkan ada sisa.

2 Raja-raja 4:42 --> Orang yang kaya memberi (Orang Baal-Salisa memberi dengan tulus hari).

Hal-hal yang rohani:

Kelaparan akan Firman Tuhan. Akan ada kelaparan secara bersamaan antara kelaparan rohani atau jasmani.

Rombongan nabi mencari Elisa yang juga untuk diajar Firman Allah.

Bujang Elisa pergi keluar mencari makanan (sayur-sayuran, sulur-suluran liar dan labu liar). Saat itu banyak orang / anak Tuhan pergi keluar / ke tempat ibadah yang lain yang mengakibatkan kesesatan / Firman Tuhan yang disampaikan terdapat kesalahan.

Elisa menyuruh melemparkan tepung dalam kuali = Firman Tuhan yang diurapi memberikan Firman Allah kepada orang-orang / anak-anak Allah yang sering jajan / pergi keluar.

Bila masih ada waktu / kesempatan untuk memperbaiki kesalahan yang terjadi akibat pergi keluar. Firman yang sudah diurapi = roti yang sudah dibakar diambil dari kantong yang baru.

Angka 20 --> harga yang harus dibayar untuk mencari Firman Allah.

Yesaya 2:1-3 --> Akan ada pertobatan besar-besaran.

Yesaya 2:3 --> Gunung Sion adalah:
1. Ibrani 12:22-23 --> Sion = gereja yang penuh Roh Kudus. Jemaat anak sulung. Jangan menjual hak kesulungan. Pelajari Firman dengan sungguh-sungguh, sehingga mampu mengerti yang benar tentang Firman Allah. Permintaan Elisa sukar bagi Elia, tapi tergantung kemitmen kita, maka pasti bisa.
2. Mazmur 50:2 --> Sion = Puncak keindahan kehidupan yang dicari dunia. Amsal 31:10 --> Salomo = Yesus, Sulamit = Gereja. Istri yang cakap (cakap mengatur rumah tangganya. Gereja yang cakap. Amsal 31:29 --> Banyak gereja yang berbuat baik, tapi gereja yang cakap melampaui semuanya (melampaui gereja yang berbuat baik).
3. Mazmur 125:1 --> Orang yang tidak goyah (tetap percaya pada Allah).
Dalam kesulitan apapun Elia tetap memuliakan Allah.
Yesaya 66:5 --> Bila kita mengutamakan allah adatantangan yang akan kita hadapi seperti dikucilkan, dll. Tapi tetaplah percaya pada Allah.

Yesaya 66:6-8 --> Hasil bila kita tetap percaya.

Lukas 11:5-8 --> 3 ketul roti: Tri tunggal Allah.

Yesaya 2, Mikha --> Pertobatan massal. Kita harus siap dengan roti.

Amin.

Tuhan Yesus memberkati.



Tanggal          : 31 Mei 2015                              
Pembicara       : Bpk. Yohanes Kuntjoro
Ayat Pokok     : 2 Raja-raja 2:9-11


Ibadah Umum, 20 Mei 2018

Tanggal : 20 Mei 2018
Pembicara : Bpk. Gembala
Ayat Pokok : Kisah Para Rasul 2:1-4


Yohanes Pembaptis membaptis dengan air. Baptisan Yohanes Pembaptis merupakan baptisan pertobatan. Ia berkata bahwa setelahnya, akan ada fase selanjutnya yaitu baptisan Roh Kudus dan baptisan dengan api (Matius 3:7-12).

Peristiwa di atas loteng (Kis 2:1-4) merupakan kegenapan dari Lukas 24. Mereka penuh dengan Roh Kudus dan berbicara dengan bahasa-bahasa lain. Mereka menerima Dorea, langsung dipenuhkan dan menerima Karisma. Kalimat “pada hari-hari terakhir...” dalam Kis 2:17 menyatakan bahwa janji Tuhan juga berlaku untuk kita, menggenapi Yoel 2:27-28.

Read more ...

Ibadah Umum, 13 Mei 2018

Tanggal : 6 Mei 2018
Pembicara : Pdt. Bondan Abraham
Ayat Pokok : Kejadian 1:1-26
Tema : Terbentuk dan Penuh


Saat pertama diciptakan, bumi belum berbentuk dan kosong. Maka berfirmanlah Allah dan membentuk bumi. Allah menjadikan terang, cakrawala, memisahkan samudera dan daratan (Kej 1:1-26). Semuanya dibuat Tuhan sebagai proses untuk mencapai tujuannya menempatkan manusia di muka bumi.

Ketika Allah menempatkan kita dalam rahim ibu kita, Allah telah memiliki tujuan atas kehidupan kita (Yeremia 1:5). Namun saat kita dilahirkan, kita belum terbentuk dan kosong. Kita perlu terlebih dahulu dibentuk dan diisi, untuk menggenapi rencana Tuhan dan tujuannya atas hidup kita.

Read more ...

Ibadah Pelprip, 24 Mei 2018

Tanggal : 24 Mei 2018
Pembicara : Bpk. Timotius Liong
Ayat Pokok : 2 Petrus 1:7
Tema : Phileo - Kasih antara Saudara Seiman

Dalam alkitab terjemahan King James Version, kasih antara saudara seiman menggunakan kata Brotherly Kindness. Sedangkan dalam bahasa Yunani menggunakan kata Philadelphian atau Phileo.

Ada empat jenis kasih dalam bahasa Yunani :
  1. Storge : Kasih antara orang tua - anak ( ada pertalian darah )
  2. Eros : Kasih antara pria dan wanita , ada unsur erotis
  3. Phileo : Kasih antara sesama manusia ( tidak ada hubungan darah )
  4. Agape : Kasih tanpa pamrih
Dalam Alkitab ditemukan kasih Phileo dan Agape

Kasih terhadap saudara-saudara / Phileo dapat didefinisikan menjadi kesalehan yang diimplementasikan kepada saudara seiman kita sebagai sesama manusia.. Ada rasa persaudaraan diantara sesama kita. Point pentingnya adalah bagaimana kasih phileo ini dapat kita terapkan, karena ini adalah salah satu langkah yang harus ditambahkan kepada iman kita. Pada akhirnya kita harus menambahkan kepada iman kita dengan kasih Agape.

Read more ...

INFORMASI IBADAH RUTIN

KOMSEL DOA

  • Senin, 28 Mei 2018 di lobby Gereja
  • Rabu, 30 Mei 2018 di rumah ibu Sonya, Kelapa Puan 11 blok AF3/7 Gading Serpong
  • Kamis, 31 Mei 2018 di rumah ibu Henny, Jl. Kentang blok B1/44 BSD

IBADAH KAUM WANITA

  • Selasa, 29 Mei 2018 di Gereja
DOA PUASA
  • Selasa, 29 Mei 2018 di Gereja
IBADAH RAYON
  • Jumat,, 1 Juni 2018 DILIBURKAN

NB : Untuk Alamat Lengkap Bisa dilihat di Warta Jemaat / Hubungi Sekretariat Gereja

 

 
INFORMASI TAMBAHAN

PELAYANAN SOSIAL

 

Menerima Pakaian Layak Pakai untuk disalurkan kepada yang membutuhkan. Pakaian dikumpulkan di Sekretariat. Tuhan Memberkati.