2 Timotius 4:9-10 --> Paulus meminta Timotius datang karena tim Paulus sudah meninggalkan Paulus. Hanya tinggal Lukas seorang diri, karena Paulus dipenjara.

Yang meninggalkan Paulus: Demas, Kreskes dan Titus

Demas telah mencintai dunia, ia berangkat ke Tesalonika (mungkin kota kelahirannya). Demas meninggalkan Paulus. Meninggalkan = mencampakkan Paulus seorang diri tanpa pertolongan. Demas yang tadinya satu kominitas dengan Paulus, telah meninggalkan komunitas.

Mencintai dunia = untuk mendapatkan kesenangan dari dunia = aeon = alam semesta yang berhubungan dengan waktu = zaman kita hidup. Demas mau tetap eksis dan mengikuti trend, sehingga dia meninggalkan Paulus.

Galatia 1:4 --> Dijumpai kata dunia yang sama dengan di 2 Timotius 4:9. Dunia = zaman yang jahat. Dunia kita jahat karena, manusia telah dibutakan oleh ilah zaman ini. Demas jadi jahat.

Apa yang telah menarik Demas menjadi jahat?

  1. Hal-hal di dunia ini yang melemahkan kita
  2. Ingin tetap eksis, sehingga mengikuti trend dunia yang belum tentu cocok dengan firman Allah.
  3. Science maniak --> selalu menghubungkan science (ilmu pengetahuan) dengan Firman Allah. Pada saat tidak menemukan hubungannya dia kecewa. Paradigma kita harus diubah, bukan Firman Tuhan harus mendukung science, tapi sebaliknya science yang harus mendukung Firman Tuhan.

Bagaimana caranya dunia ini menarik anak-anak Tuhan?

  1. 1 Yohanes 2:16 --> melalui keinginan daging, keinginan mata dan keangkuhan hidup (hawa nafsu).
  2. Kejadian 39:6-10 --> dari hari ke hari istri Potifar terus membujuk Yusuf. Iblis secara terus menerus membujuk manusia untuk melakukan dosa.

Bagaimana menghadapinya?

  1. Jangan meninggalkan komunitas, karena seorang diri mudah menjadi lemah.
  2.  Lari keluar dari lingkungan komunitas yang salah yang membuat kita jatuh.
  3. 3. Ajarkan berulang-ulang dan bicarakan terus-menerus Firman Tuhan di komunitas kita (keluarga kita), sampai Firman Tuhan itu tertanam dalam hati kita. Jika sudah tertanam dalam hati kita, maka kita tidak mudah jatuh lagi ke dunia yang jahat ini.

Amin.

Tuhan Yesus memberkati.



Tanggal          : 19 Juli 2015                              
Pembicara       : Bpk. Pdt. Bondan Abraham
Ayat Pokok     : 2 Timotius 4:9-10


Ibadah Umum, 10 Juni 2018

Tanggal : 10 Juni 2018
Pembicara : Bpk. Gembala
Ayat Pokok : Amsal 3:1-2
Tema : Sejahtera


(Amsal 3:1-2) Panjang umur dan lanjut usia serta sejahtera akan ditambahkan kepada kita bila kita tidak melupakan ajaran Tuhan dan memelihara perintah Tuhan. Kata sejahtera dalam bahasa Ibrani tertulis Shalowm, dalam bahasa Inggris diartikan sebagai Completeness, Welfare, Health, Prosperity. Saat kita hidup sejahtera, kita akan menikmati keselamatan, kesehatan, kekayaan dan kelengkapan.

Kekayaan akan kita peroleh ketika kita memuliakan Tuhan dengan harta kita, dan dengan penghasilan pertama dari segala usaha kita (Amsal 3:9-10,16). Kesehatan akan menjadi bagian kita ketika kita hidup takut akan Tuhan dan menjauhi kejahatan (Amsal 3:8).

Read more ...

Ibadah Umum, 3 Juni 2018

Tanggal : 3 Juni 2018
Pembicara : Bpk. Gembala
Ayat Pokok : Matius 3:7-12


(Matius 3:7-12) Ketika Yohanes Pembaptis membaptis di sungai Yordan, ia berbicara kepada orang Farisi dan orang Saduki. Mereka adalah orang-orang yang sangat mengenal Taurat, namun tidak berbuah dalam kehidupan nyata. Yohanes berkata kapak dan alat penampi telah tersedia untuk mereka.

Apa yang disampaikan Yohanes Pembaptis, sama dengan yang disampaikan Yesus (Yohanes 15:1-6). Yesus berkata barangsiapa yang tidak tinggal di dalam Dia, akan menjadi kering, lalu dibuang dan dicampakkan ke dalam api.

Yesus juga memperingatkan kita untuk berhati-hati terhadap nabi-nabi palsu. Mereka terlihat seperti domba, padahal mereka adalah serigala yang buas. Kita dapat melihat dan mengenal mereka dari buahnya. (Matius 7:15-23)

Read more ...

Ibadah Pelprip, 24 Mei 2018

Tanggal : 24 Mei 2018
Pembicara : Bpk. Timotius Liong
Ayat Pokok : 2 Petrus 1:7
Tema : Phileo - Kasih antara Saudara Seiman

Dalam alkitab terjemahan King James Version, kasih antara saudara seiman menggunakan kata Brotherly Kindness. Sedangkan dalam bahasa Yunani menggunakan kata Philadelphian atau Phileo.

Ada empat jenis kasih dalam bahasa Yunani :
  1. Storge : Kasih antara orang tua - anak ( ada pertalian darah )
  2. Eros : Kasih antara pria dan wanita , ada unsur erotis
  3. Phileo : Kasih antara sesama manusia ( tidak ada hubungan darah )
  4. Agape : Kasih tanpa pamrih
Dalam Alkitab ditemukan kasih Phileo dan Agape

Kasih terhadap saudara-saudara / Phileo dapat didefinisikan menjadi kesalehan yang diimplementasikan kepada saudara seiman kita sebagai sesama manusia.. Ada rasa persaudaraan diantara sesama kita. Point pentingnya adalah bagaimana kasih phileo ini dapat kita terapkan, karena ini adalah salah satu langkah yang harus ditambahkan kepada iman kita. Pada akhirnya kita harus menambahkan kepada iman kita dengan kasih Agape.

Read more ...

INFORMASI IBADAH RUTIN

KOMSEL DOA

  • Senin, 18 Juni 2018 DILIBURKAN
  • Rabu, 20 Juni 2018 DILIBURKAN
  • Kamis, 21 Juni 2018 DILIBURKAN

IBADAH KAUM WANITA

  • Selasa, 19 Juni 2018 DILIBURKAN
DOA PUASA
  • Selasa,19 Juni 2018 DILIBURKAN
IBADAH RAYON
  • Jumat,, 22 Juni 2018 DILIBURKAN

NB : Untuk Alamat Lengkap Bisa dilihat di Warta Jemaat / Hubungi Sekretariat Gereja

 

 
INFORMASI TAMBAHAN

PELAYANAN SOSIAL

 

Menerima Pakaian Layak Pakai untuk disalurkan kepada yang membutuhkan. Pakaian dikumpulkan di Sekretariat. Tuhan Memberkati.