Mazmur 73:21-24 --> Sakit hati membuat hati Daud seperti ditusuk-tusuk. Daud sakit hati karena cemburu kepada orang fasik.

Akar kepahitan membuat hati menjadi pahit, akibatnya:

1. Merusak diri sendiri.
- Tumbuh akar pahit (Ibrani 12:15)
- Muka muram, panas hati (Kejadian 4:5)
- Aku dungu (Mazmur 73:22)

2. Merusak hubungan dengan orang lain.
- Cemarkan banyak orang (Ibrani 12:15)
- Aku dungu (Mazmur 73:22). Mengapa? Sebab iri dengan orang fasik (ay. 3)
- Mangajak Habel ke padang, memukul dan membunuh (Kejadian 4:8).

3. Merusak hubungan dengan Tuhan.
- Menjauhkan diri dari kasih karunia Tuhan (Ibrani 12:15)
- Seperti hewan aku di dekat-Mu (Mazmur 73:22)
- Aku tidak tahu, apakah aku penjaga adikku? Bohong (Kejadian 4:9)

Ingat, marah jangan sampai matahari terbenam (dendam), sebab akan memberi kesempatan kepada iblis (Efesus 4:26-27)

Tetapi aku tetap di dekat-Mu; Engkau memegang tangan kananku. Dengan nasihat-Mu, Engkau menuntun aku, dan kemudian Engkau mengangkat aku ke dalam kemuliaan. (Mazmur 73:23-24).

Amin.

Tuhan Yesus memberkati.



Tanggal          : 16 Agustus 2015                              
Pembicara       : Bpk. Pdt. Titus Asen, D.Th
Ayat Pokok     : Mazmur 73:21-24


Ibadah Umum, 9 Desember 2018

Tanggal : 9 Desember 2018
Pembicara :Bpk. Gembala
Ayat Pokok : Matius 12:43-45

Kehidupan kekristenan kita tidak boleh stagnan. Petrus pernah mengalami kegagalan karena kecewa dalam hidupnya. Namun ketika ia mau bergerak dan mengikuti perintah Tuhan, ia diberkati dengan melimpah dan jalanya tidak koyak (Lukas 5:1-11, Yohanes 21:1-3).

Mengapa akhir-akhir ini banyak orang Kristen yang mudah kecewa ? (Matius 12:43-45) Banyak orang Kristen yang rohaninya bersih tersapu dan rapi teratur, namun kosong. Saat rohani kita kosong, kondisi kita akan memburuk lebih dari sebelumnya.

Read more ...

Ibadah Umum, 2 Desember 2018

Tanggal : 2 Desember 2018
Pembicara :Bpk. Gembala
Ayat Pokok : Yohanes 21:1-13

(Markus 4:1) Tuhan Yesus berbicara dengan orang banyak di tepi danau. Demikian banyaknya orang, membuat Yesus harus berbicara dari atas perahu di tepi pantai.

(Lukas 5:1-11) Di tepi pantai danau Genezaret Yesus mengajar orang banyak dari atas perahu. Orang banyak yang tidak mau beranjak dari pantai, dilambangkan dalam pelajaran Tabernakel sebagai mereka yang tinggal di pelataran, yaitu mereka yang akan masuk aniaya besar di zaman antikris (Wahyu 12:17-18). Mereka adalah orang-orang kebanyakan, bagian dari sekumpulan besar orang yang gagal masuk gereja sempurna.

Read more ...

Ibadah Pelprip, 22 November 2018

Tanggal : 22 November 2018
Pembicara : Pdm. Bondan Abraham
Ayat Pokok : Ibrani 12:12-17

Didikan dan ajaran Allah terasa terlalu berat bagi sebagian orang. Dalam menjalani pertandingan iman, kita tidak harus menjalaninya sendiri. Kita harus saling mendukung antar sesama anak Tuhan. Kita berjalan bersama saling menguatkan tangan yang lemah dan lutut yang goyah.

Komsel dan wadah-wadah diadakan dengan tujuan agar kita dapat saling menguatkan antara sesama anak Tuhan. Dalam perlombaan iman, kita tidak akan kuat berjalan sendiri. Dalam kelompok kecil, kita juga saling menajamkan dan saling mengasah (Amsal 27:17). Kita juga bertekun dalam pengajaran firman Tuhan untuk saling menguatkan, saling mendukung, mengingatkan / menegur (Kisah 2:41-42,46, Ibrani 10:24-25)

Read more ...

INFORMASI IBADAH RUTIN

KOMSEL DOA

  • Senin, 17 Des 2018 DILIBURKAN
  • Rabu, 19 Des 2018 DILIBURKAN
  • Kamis, 20 Des 2018 DILIBURKAN

IBADAH KAUM WANITA

  • Selasa, 18 Des 2018 DILIBURKAN
DOA PUASA
  • Selasa, 18 Des 2018 DILIBURKAN
IBADAH RAYON
  • Jumat,, 21 Des 2018 DILIBURKAN

NB : Untuk Alamat Lengkap Bisa dilihat di Warta Jemaat / Hubungi Sekretariat Gereja

 

 
INFORMASI TAMBAHAN

PELAYANAN SOSIAL

 

Menerima Pakaian Layak Pakai untuk disalurkan kepada yang membutuhkan. Pakaian dikumpulkan di Sekretariat. Tuhan Memberkati.