Yesaya 54:1-3:
1. Lapangkan dan bentangkan kemah dan tenda kediamanmu.
2. Panjangkan tali-tai kemah
3. Pancangkan kokoh-kokoh patok-patokmu.

Bila kita tidak memancangkan patok-patok yang kokoh:
1. Kehilangan Tuhan yang menjadi sumber berkat
2. Kehilangan keluarga
3. Kehilangan berkat Tuhan.

Perjalanan bangsa Israel:
Rombongan pertama kembali dari pembuangan pada tahun 538 SM dipimpin oleh Zerubabel membangun bait Allah.

Rombongan ke-2 kembali pada tahun 457 SM di bawah pimpinan Ezra. Ezra memusatkan perhatian pada pengembangan kehidupan rohani umat dan mendorong mereka untuk mentaati hukum Allah.

Rombongan ke-3 kembali pada tahun 444 SM di bawah pimpinan Nehemia yang membangun kembali tembok Yerusalem.

Dalam setiap pembangunan selalu mengalami hambatan/kendala.

Matius 1:12-17 --> Zerubabel masuk dalam silsilah Kristus=pembangunan bait Allah sampai Kristus menyatakan kemuliaan-Nya.

Yesaya 54:1-3 --> Menubuatkan tentang pengembangan bait Allah dan pancangkan kokoh-kokoh patok-patok, sehingga bait Allah yang dibangun tidak tergoyahkan dengan tantangan.

Melapangkan bait Allah dan memancangkan patok-patok dengan membangun rohani dan tembok Yerusalem = keluarga dipagari.

Kita menyiapkan keluarga kita untuk menyongsong mereka yang akan datang mencari jalan Tuhan. Karena itu kita harus benar-benar mempersiapkan diri belajar Firman Allah.

Hagai 2:1-10 --> Dalam membangun perlu kekuatan:
1. Kemegahan bait Allah yang akan datang melebihi kemegahan sekarang.
2. Kemuliaan yang akan datang melebihi kemuliaan gereja mula-mula.
3. Sama halnya tantangan yang akan datang melebihi tantangan yang saat ini.

Tiga hal tersebut di atas dapat kita alami dan kita atasi dengan memancangkan kokoh-kokoh patok-patok kekristenan kita. Untuk itu kita harus PEDULI dengan kerohanian anggota keluarga kita.

Amin.

Tuhan Yesus memberkati.



Tanggal          : 11 Oktober 2015                              
Pembicara       : Bpk. Gembala
Ayat Pokok     : Yesaya 54:1-3


Ibadah Umum, 10 Juni 2018

Tanggal : 10 Juni 2018
Pembicara : Bpk. Gembala
Ayat Pokok : Amsal 3:1-2
Tema : Sejahtera


(Amsal 3:1-2) Panjang umur dan lanjut usia serta sejahtera akan ditambahkan kepada kita bila kita tidak melupakan ajaran Tuhan dan memelihara perintah Tuhan. Kata sejahtera dalam bahasa Ibrani tertulis Shalowm, dalam bahasa Inggris diartikan sebagai Completeness, Welfare, Health, Prosperity. Saat kita hidup sejahtera, kita akan menikmati keselamatan, kesehatan, kekayaan dan kelengkapan.

Kekayaan akan kita peroleh ketika kita memuliakan Tuhan dengan harta kita, dan dengan penghasilan pertama dari segala usaha kita (Amsal 3:9-10,16). Kesehatan akan menjadi bagian kita ketika kita hidup takut akan Tuhan dan menjauhi kejahatan (Amsal 3:8).

Read more ...

Ibadah Umum, 3 Juni 2018

Tanggal : 3 Juni 2018
Pembicara : Bpk. Gembala
Ayat Pokok : Matius 3:7-12


(Matius 3:7-12) Ketika Yohanes Pembaptis membaptis di sungai Yordan, ia berbicara kepada orang Farisi dan orang Saduki. Mereka adalah orang-orang yang sangat mengenal Taurat, namun tidak berbuah dalam kehidupan nyata. Yohanes berkata kapak dan alat penampi telah tersedia untuk mereka.

Apa yang disampaikan Yohanes Pembaptis, sama dengan yang disampaikan Yesus (Yohanes 15:1-6). Yesus berkata barangsiapa yang tidak tinggal di dalam Dia, akan menjadi kering, lalu dibuang dan dicampakkan ke dalam api.

Yesus juga memperingatkan kita untuk berhati-hati terhadap nabi-nabi palsu. Mereka terlihat seperti domba, padahal mereka adalah serigala yang buas. Kita dapat melihat dan mengenal mereka dari buahnya. (Matius 7:15-23)

Read more ...

Ibadah Pelprip, 24 Mei 2018

Tanggal : 24 Mei 2018
Pembicara : Bpk. Timotius Liong
Ayat Pokok : 2 Petrus 1:7
Tema : Phileo - Kasih antara Saudara Seiman

Dalam alkitab terjemahan King James Version, kasih antara saudara seiman menggunakan kata Brotherly Kindness. Sedangkan dalam bahasa Yunani menggunakan kata Philadelphian atau Phileo.

Ada empat jenis kasih dalam bahasa Yunani :
  1. Storge : Kasih antara orang tua - anak ( ada pertalian darah )
  2. Eros : Kasih antara pria dan wanita , ada unsur erotis
  3. Phileo : Kasih antara sesama manusia ( tidak ada hubungan darah )
  4. Agape : Kasih tanpa pamrih
Dalam Alkitab ditemukan kasih Phileo dan Agape

Kasih terhadap saudara-saudara / Phileo dapat didefinisikan menjadi kesalehan yang diimplementasikan kepada saudara seiman kita sebagai sesama manusia.. Ada rasa persaudaraan diantara sesama kita. Point pentingnya adalah bagaimana kasih phileo ini dapat kita terapkan, karena ini adalah salah satu langkah yang harus ditambahkan kepada iman kita. Pada akhirnya kita harus menambahkan kepada iman kita dengan kasih Agape.

Read more ...

INFORMASI IBADAH RUTIN

KOMSEL DOA

  • Senin, 18 Juni 2018 DILIBURKAN
  • Rabu, 20 Juni 2018 DILIBURKAN
  • Kamis, 21 Juni 2018 DILIBURKAN

IBADAH KAUM WANITA

  • Selasa, 19 Juni 2018 DILIBURKAN
DOA PUASA
  • Selasa,19 Juni 2018 DILIBURKAN
IBADAH RAYON
  • Jumat,, 22 Juni 2018 DILIBURKAN

NB : Untuk Alamat Lengkap Bisa dilihat di Warta Jemaat / Hubungi Sekretariat Gereja

 

 
INFORMASI TAMBAHAN

PELAYANAN SOSIAL

 

Menerima Pakaian Layak Pakai untuk disalurkan kepada yang membutuhkan. Pakaian dikumpulkan di Sekretariat. Tuhan Memberkati.