1 Petrus 1:3 --> Kebangkitan Yesus membangkitkan pengharapan.

Petrus keluar dari apa yang selama ini menguasainya:
1. Takut (sehingga ia menyangkal Tuhan)
2. Tidak bisa menerima
3. Kecewa
4. Merasa Lebih (karena dia paling senior dari murid-murid lain)
5. Kegagalan (gagal dalam menjalankan amanat Yesus)


Petrus berhasil dilahirkan kembali.

Dalam ‘Last Word from Steve Jobs’, Steve Jobs mengatakan nama, kekayaan, kedudukan yang dicari, tapi pada akhirnya dia harus menyerah pada penyakitnya. Kasih murni yang terpendam dalam hati hilang dalam kehidupan Steve Jobs saat sehat. Masih untung kasih murni tersebut baru bisa dinikmatinya ketika terbaring di ranjang rumah sakit yang mahal.

Hati yang gembira adalah obat, semangat yang patah mengeringkan tulang. Apakah selama ini kita masih menikmati kegembiraan dalam hidup keseharian kita?

Lapang dada --> kita harus bisa lapang dada, semua perasaan hati yang tidak adil harus dilepaskan secepatnya. Kita harus menerimanya dengan pengertian.

Kita takut kehilangan dada yang sesak, karena di dada yang sesak kita menikmati proses dikasihani oleh diri sendiri dan orang lain. Itu sebuah taman bermain yang ingin kita pegang selamanya. Kita takut kehilangan sesuatu yang lama dan takut berhadapan dengan sesuatu yang baru. Kita takut perubahan.

Lukas 22:39-46 --> Yesus awalnya tidak bisa menerima harus mati di kayu salib. Tapi akhirnya Dia bangkit dari segala ketakutan-Nya dan menuruti kehendak Bapa.

Hal-hal ini bukan pencobaan tapi masalah kita sendiri. Kita tidak mau keluar dari kehidupan yang lama, dari kehidupan yang membuat kita merasa tidak adil. Keluarlah dari hal-hal tersebut, lepaskanlah dan mengucap syukurlah. Maka hidup kita akan berubah menjadi lebih baik dari hari ke hari bersama Tuhan.

Amin.

Tuhan Yesus memberkati.



Tanggal          : 31 Oktober 2015                              
Pembicara       : Bpk. Gembala
Ayat Pokok     : 1 Petrus 1:3


Ibadah Umum, 15 April 2018

Tanggal : 15 April 2018
Pembicara : Bpk. Gembala
Ayat Pokok : Kejadian 3:1-7

Saat pertama kali Allah menempatkan manusia di taman Eden, mereka diberikan perintah agar hidup dengan berjaga-jaga sebagai Persiapan dalam langkah-langkah selanjutnya (Kej 2:15-17). Namun manusia cenderung (Kej 3:1-7):
  • Tidak memperhatikan firman Tuhan
  • Lebih memperhatikan yang kelihatan
  • Menyatakan kebenarannya sebagai manusia
Di zaman Nuh ketika Allah melihat manusia bertambah jahat. Allah mempersiapkah untuk menyelamatkan Nuh beserta keluarganya. (Kej 6:22) Nuh melakukan tepat seperti yang diperintahkan Tuhan kepadanya. Kemudian Allah mengijinkan hujan turun selama 40 hari 40 malam dan menghapuskan semua makhluk hidup, kecuali Nuh dan seisi bahteranya.

Read more ...

Ibadah Umum, 8 April 2018

Tanggal : 8 April 2018
Pembicara : Bpk. Gembala
Ayat Pokok : Kejadian 7:1-5

Pada zaman Adam, Adam dan ciptaan Allah lainnya ditempatkan di taman Eden. Allah mengambil tulang rusuk Adam saat ia tertidur, dan menciptakan Hawa dari tulang rusuk Adam. Namun Iblis tidak mau manusia menikmati Taman Eden dalam kesempunaan, sehingga iblis menyerupai ular dan menggoda Adam dan Hawa jatuh ke dalam dosa (Kejadian 3:1-7)

Pada zaman Nuh, ia diperintahkan Allah untuk masuk ke dalam bahtera bersama seisi rumahnya. Nuh melakukan tepat seperti yang diperintahkan Allah. Kemudian hujan turun selama empat puluh hari empat puluh malam (Kejadian 7:1-5)

Para ahli alkitab menyatakan angka 40 berbicara tentang Transisi. Transisi adalah peralihan dari keadaan tempat, tindakan atau kondisi kepada yang lain.

Read more ...

Ibadah Pelprip, 22 Maret 2018

Tanggal : 22 Maret 2018
Pembicara : Bpk. Timotius Liong
Ayat Pokok : 2 Petrus 1:6
Tema : Penguasaan Diri

Penguasaan diri dalam 2 Petrus 1:6 terjemahan King James Version menggunakan kata temperance yang berarti matang / dewasa. Penguasaan diri dalam 2 Petrus 1 adalah langkah ketiga setelah iman, kebajikan dan pengetahuan. Penguasaan diri kita seringkali diuji pada kondisi yang tiba-tiba/mendadak

Penguasaan diri juga merupakan salah satu dari buah-buah Roh. Dalam 1 Yoh 2:12-16, kita diingatkan bahwa ketika kita beriman dan percaya, dosa kita diampuni oleh karena NamaNya. Namun semua keinginan mata dan keinginan daging bukan berasal dari Allah tapi dari dunia.

Read more ...

INFORMASI IBADAH RUTIN

KOMSEL DOA

  • Senin, 23 Apr 2018 di lobby Gereja, VMM
  • Rabu, 25 Apr 2018 di rumah Ibu Lidya, Gading Serpong
  • Kamis, 26 Apr 2018 di rumah ibu Henny, BSD, dan di rumah ibu Maria, VMM

IBADAH KAUM WANITA

  • Selasa, 24 Apr 2018 di Gereja
DOA PUASA
  • Selasa, 24 Apr 2018 di Gereja
IBADAH PELPRIP
  • Kamis,, 26 Apr 2018 pkl 19:30 di Gereja, Ruang Tunas
IBADAH RAYON
  • Jumat,, 27 Apr 2018 pkl 19:30 di Kel. Dwi Kokoh, VMM

NB : Untuk Alamat Lengkap Bisa dilihat di Warta Jemaat / Hubungi Sekretariat Gereja

 

 
INFORMASI TAMBAHAN

PELAYANAN SOSIAL

 

Menerima Pakaian Layak Pakai untuk disalurkan kepada yang membutuhkan. Pakaian dikumpulkan di Sekretariat. Tuhan Memberkati.