Bagaimana kita menjadikan Allah di pihak kita, sehingga kita boleh mengalami segala sesuatu yang Allah karuniakan bagi kita?

Ulangan 28:1-14 --> Dengar dan lakukan dengan setia suara Tuhan / seluruh perintah Tuhan. Mendengar dan melakukan segala perintah Tuhan dengan setia, tanpa memilih-milih menurut kepentingan kita. Jika kita sudah mementingkan diri kita, maka akan ada toleransi untuk diri kita sehingga akan ada selalu penyimpangan.

Lakukan seluruh perintah Tuhan dengn setia. Allah ini kita tetap setia pada-Nya, bila kita sudah diberkati. Allah ingin kita tetap setia dari awal kita sudah dipanggil, diberkati tetap setia. Allah ingin kita mengerjakan segala sesuatu dengan setia.

Banyak orang Kristen/anak Tuhan yang baru menerima berkat, belum apa-apa sudah berubah kesetiaannya pada Allah. Mulai meninggalkan Tuhan dan pelayanan pada Allah.

Ulangan 28:13 --> Melakukan dengan setia, sebagaimana kita bekerja untuk perusahaan, lakukan juga untuk Tuhan dengan setia.

Kejadian 39:1-6 --> Yusuf disertai Tuhan. Yusuf berhasil atas segala yang dikerjakannya karena Tuhan/Allah membuat Yusuf berhasil atas segala yang dikerjakannya.

Kita dapat membuka "kran” Allah bila kita tetap setia melakukan perintah Allah, walaupun sudah diberkati.

Kejadian 39:21-23 --> Yusuf di dalam penjara, dia tetap setia pada Allah tanpa ada dendam terhadap istri Potifar yang telah mengirimnya ke penjara. Di dalam penjarapun Allah tetap menyertai Yusuf, sehingga apapun yang dikerjakannya tetap berhasil.

Kejadian 40 --> Yusuf mulai berubah saat ia mengandalkan juru minum / manusia. Namum saat ia dilupakan oleh juru minum, Yusuf menyadarinya.

Saat Yusuf kembali mengandalkan Allah, Allah mengangkat Yusuf kembali untuk menjadi berkat. Allah menyatakan rancangan-Nya bagi Yusuf.

Kejadian 45:1-7 --> Dengan segala yang ada pada Yusuf, Yusuf tetap mengasihi saudara-saudaranya yang sudah menyakitinya. Yusuf tidak mempunyai dendam terhadap saudara-saudaranya. Yusuf memiliki kasih Agape. Yusuf tidak memiliki kepentingan diri sendiri. Yusuf menyadari kalau semua ini adalah Rencana Allah.

Kejadian 50:20-21 --> Yusuf mengerti segala yang terjadi adalah rancangan Allah. Kasih hendaknya jangan pura-pura (Roma 12:9).

Biarkan rohmu menyala-nyala dan layanilah Tuhan.

Amin.

Tuhan Yesus memberkati.



Tanggal          : 14 September 2014                               
Pembicara       : Bpk. Gembala
Ayat Pokok     : Ulangan 28:1-14


Ibadah Umum, 7 Oktober 2018

Tanggal : 7 Oktober 2018
Pembicara : Bpk. Gembala
Ayat Pokok : Matius 16:13-20

Ketika Yesus bertanya kepada murid-muridNya apa kata orang mengenai Anak Manusia, murid-muridNya menjawab, ada yang mengatakan Yohanes Pembaptis, Elia, Yeremia dan salah seorang dari para nabi (Matius 16:14). Yesus kemudian berkata tentang jemaat yang akan didirikan di atas batu karang. Perkembangan gereja / jemaat tergantung dari apa yang dilepaskan dan apa yang diikat (Matius 16:19).

Yohanes Pembaptis mengikat pelayanannya hanya sebatas penginjilan dan pertobatan, sampai kepada baptisan air. Oleh karena itu, murid-muridnya tidak mengenal Roh Kudus. Dalam pelajaran tabernakel, pelayanan Yohanes Pembaptis hanya sampai di pelataran.

Read more ...

Ibadah Umum, 30 September 2018

Tanggal : 30 September 2018
Pembicara : Pdt. Yos Hartono
Ayat Pokok : Kejadian 1:1

(Kej 1:1) Alkitab diawali dengan ayat yang merupakan pernyataan bahwa Allah adalah yang pertama dan awal mula segalanya. Allah kemudian menciptakan langit, bumi dan segenap isinya. Semua boleh ada, karena ada yang menciptakan, ada yang menata, yaitu Allah. Karena itu, hanya Allah yang harus kita utamakan, bukan ciptaanNya. Semua ciptaan, seberapapun berharganya, tidak akan ada tanpa Allah.

(Kej 1:28-29) Semua yang ada di bumi dihadirkan Allah untuk memfasilitasi kebutuhan kita, bukan untuk diutamakan atau disembah. Jangan lupa bahwa yang utama adalah Allah. Hanya Allah yang patut disembah, diutamakan dan menjadi sumber pengharapan kita.

Read more ...

Ibadah Pelprip, 13 September 2018

Tanggal : 9 Agustus 2018
Pembicara : Bpk. Bondan Abraham
Ayat Pokok : Ibrani 11:30-40

Yosua taat mengikuti perintah Allah mengelilingi tembok Yerikho, sehingga tembok itu runtuh (Ibr 11:30). Setelah Yosua dan bangsa Israel menang pertempuran di Yerikho dan Ai, mereka menjadi terlalu percaya diri, sehingga mereka mengambil keputusan sendiri tanpa bertanya kepada Tuhan (Yosua 9:1-15).

Dalam kehidupan kita, seringkali iman kita terganggu oleh kepercayaan tinggi yang terlalu tinggi sehingga kita lupa mengikut-sertakan Tuhan dalam keputusan kita.

Read more ...

INFORMASI IBADAH RUTIN

KOMSEL DOA

  • Senin,15 Okt 2018 di rumah ibu Merci Engka, Villa Melati Mas
  • Rabu, 17 Okt 2018 di rumah ibu Sherly Z, Lippo Karawaci
  • Kamis, 18 Okt 2018 di rumah ibu Ruthy, Nusa Loka BSD, dan di rumah ibu Dewi, Alam Sutera

IBADAH KAUM WANITA

  • Selasa, 16 Okt 2018 di Gereja
DOA PUASA
  • Selasa, 16 Okt 2018 di Gereja
IBADAH RAYON
  • Jumat,, 19 Okt 2018 pukul 19.30 di rumah Kel. Hardi Rita, Villa Melati Mas

NB : Untuk Alamat Lengkap Bisa dilihat di Warta Jemaat / Hubungi Sekretariat Gereja

 

 
INFORMASI TAMBAHAN

PELAYANAN SOSIAL

 

Menerima Pakaian Layak Pakai untuk disalurkan kepada yang membutuhkan. Pakaian dikumpulkan di Sekretariat. Tuhan Memberkati.